Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Cuek Tapi Peduli


__ADS_3

Begitu sampai di depan Perusahaan Xander,Alex segera turun tanpa menunggu Caston membuka pintu Nya.


Maryam menurunkan kaca mobil nya,semua orang memperhatikan mobil sang CEO, yang jarang terparkir di depan pintu masuk kantor.


"Mas!"


Panggil Maryam,Alex menoleh,lalu tersenyum kecut.


"Caston akan mengantar Mu ke toko Dessert,Aku ada meeting,Kita akan bertemu nanti siang!"


Pungkas Alex,lalu berjalan masuk ke dalam kantor.


Di depan lobi Jerry sedang menunggu Alex.


Maryam hanya menatap nya tersenyum lalu memindahkan pandangan nya ke depan.Caston mengintip dari spion depan.


"Kita berangkat sekarang Nyonya ?"


"Iya!"


Caston segera memutar arah mobil menuju toko Dessert,yang tidak jauh dari perubahan Xander hanya berjarak beberapa meter saja.


Caston segera turun membuka pintu untuk Maryam.


Ceklek !


"Terimakasih !"


Ucap Maryam,sembari menurunkan kaki Nya.


"Selamat pagi Nyonya !"


Sapa Ayin dengan di ikuti dua orang pelayan rumah utama.


Maryam mengangguk nya,sembari mengembang senyuman yang tertutup cadar.


"Tempat ini telah di bersihkan,di dalam nya juga sudah terdapat beberapa rak,dan bahan kue telah Kami susun,hari ini sudah bisa di gunakan!"


Pungkas Ayin,berjalan mengikuti Maryam.


"Saya akan kembali ke kantor!"


Ujar Caston sembari menunduk kepala nya,Maryam mengangguk nya.


"Nyonya apa yang ingin Anda lakukan di hari pertama ?"


Tanya Ayin,begitu tiba di dalam toko dessert.


Toko nya terlihat begitu rapi dan nuansa nya sangat cocok dengan tema cake yang akan di buatkan oleh Maryam.


"Hari ini Aku ingin mencoba membuat kan Dessert Frozen dan juga Hot Dessert,karena hari ini Tuan tidak sarapan jadi Aku akan membuat itu untuk di cicipi Nya,Ayin setelah siap,bantu Aku mengantar Nya ke sana !"


Pungkas Maryam yang masuk ke ruangan dapur,lalu memakai celemek.


"Baik Nya.."


Dua orang pelayan membantu Maryam di dapur,sementara Ayin,menyusun meja dan kursi agar lebih rapi,ia juga meletakan papan pembuka di depan toko.


Banyak orang yang lalu lalang di depan toko Dessert.Namun,belum ada yang berani singgah apalagi melihat toko yang masih sepi.


Satu jam berlalu,Maryam telah siap dengan ke dua menu dessert yang di hidangkan di atas meja.


"Kenapa membuat Nya begitu banyak?"

__ADS_1


Ayin melihat banyak es krim yogurt dan juga pie pisang di atas meja.


"Di hari pertama ini,Kalian harus bantu Aku untuk membagikan Nya kepada semua orang yang lewat di depan toko Kita sekalian mempromosikan Nya,berharap kedepan nya banyak orang yang singgah!"


Pungkas Maryam,lalu mengambil kotak kue meletakkan beberapa pie dan juga es krim di sebelah nya.


"Ayin,yang ini tolong antar kan ke Tuan Alex!"


Pinta Maryam,memberikan paperbag kepada Ayin.


"Bagaimana semua nya,apa sudah bisa di buka ?"


Tanya Caston yang baru saja datang.


"Sedang apa Kamu disini?"


Ayin menoleh sembari bertanya.


"Tuan mengirim Ku kesini,untuk melihat keadaan disini,Aku melihat di depan banyak sekali orang yang mengambil makanan gratis!"


"Itu sengaja di bagikan oleh Nyonya,semoga ke depan Nya banyak pengunjung!"


Sambung Ayin.


"Apa itu untuk Tuan?"


Caston melihat paperbag di tangan Maryam.


"Iya,bantu Aku memberikan nya kepada Tuan!"


"Nyonya kenapa enggak Anda sendiri yang beri,mungkin Tuan lebih senang!"


Maryam tidak langsung menjawab,ia terdiam beberapa menit.


"Benar Nyonya,Anda bisa sekalian menemani Nya untuk mencicipi cake ini,sekalian bertanya kepada Nya tentang rasa hidangan pertama ini!"


"Baik lah,Caston,Kamu harus mengantar Ku ke sana!"


Sahut Maryam,Caston mengangguk nya,segera membalikkan tubuh nya menuju pintu keluar.


"Selamat pagi,apa ini toko Anda,tadi Kami mendapatkan dessert gratis disini,setelah Kami mencicipi Nya,rasa nya cukup enak,apa saya bisa meminta nya lagi,Saya akan membeli nya beberapa kotak untuk di bawa pulang!"


Ujar seseorang yang berpas-pasan dengan Maryam di depan pintu toko.


"Untuk hari ini sudah habis,Anda bisa kembali besok lagi,Aku akan membuat kan beberapa macam dessert di pagi hari,Kamu hanya buka sampai jam 16:00 sore !"


"Baik lah,Saya akan datang besok,terimakasih !"


Maryam mengangguk nya,lalu Caston menuntun Maryam ke mobil.


Blam!


Caston menutup kembali pintu mobil saat Maryam sudah berada di dalam mobil.


Dengan rasa yang berdebar di dada,Maryam terus menatap dessert buatan nya,yang akan segera di berikan kepada sang Suami.


"Nyonya Kita sudah sampai !"


"Baik,Aku akan segera turun!"


Maryam segera turun,Caston mendapatkan panggilan dari Tuan King.


"Nyonya,Anda bisa langsung ke lantai ti-ga,Saya akan menyusul Anda nanti,Saya sedang ada panggilan !"

__ADS_1


Ujar Caston.


"Baik lah,Saya duluan,Saya sudah tau ruangan Nya,mudah-mudahan saya enggak lupa!"


Jawab Maryam,Caston mengangguk nya.


Maryam segera masuk ke dalam lobi,semua orang menatap Nya.Maryam sudah terbiasa di lihat orang banyak orang dengan pandangan yang begitu rendah.Namun,tidak membuat ia akan getar,ia tetap belajar tenang demi mencapai tujuan Nya.


"Huufff!"


Maryam menghela nafas nya,saat ia sudah berada di dalam lift.


Begitu tiba di lantai ti-ga,dan lift pun terbuka,Maryam berpas-pasan dengan Mario.


Ting!


"Heeeh!Siapa ini?"


Mario melihat ke arah Maryam,dari atas sampai bawah,dengan tangan satu nya di masukan ke dalam saku celana.


Maryam tidak menjawab,ia segera melewati Mario.


"Heii,apa sopan begitu,Kau baru saja mengabaikan Ku!"


Mario mengejar Maryam yang hendak pergi,lalu menghadang nya di depan.


"Maaf Saya tidak ada kepentingan dengan Anda,biarkan saya pergi!"


Maryam segera pergi meninggalkan Mario.


"Tunggu!kenapa terburu-buru!"


Plak !


Maryam menampar Mario,karena menarik tangan Nya,membuat Pria itu terkejut.


"Jangan pernah menyentuh Ku!"


Tegas Maryam,menunjuk wajah Mario.


"Berani Nya Kau!"


Mario maju lebih dekat dengan tempat Maryam berdiri.


"Apa Kau tidak tahu siapa Aku?"


Teriak Mario,


"Kenapa Aku harus tau siapa Kamu,memang Nya Kamu penting?"


Maryam berbalik bertanya kepada Mario.


Perkataan Maryam membuat Mario tercengang,Mario menaikan satu alis nya.


"Heeh!di pertemuan pertama mungkin Kita belum saling mengenal,tapi di pertemuan ke dua ini Aku akan membuat Mu mengenal siapa Aku!"


Mario mendekat,Maryam mundur,saat melihat Pria itu terus saja berjalan ke arah nya,hingga tubuh Maryam menempel ke dinding.


"Kenapa?apa Kau mau menyerah?belum terlambat sih kalau Kamu ingin bersama dengan Ku,Aku tidak kalah hebat dari Alex!"


Ujar Mario memegang ujung hijab Maryam.Maryam segera menepis nya.


Pak!

__ADS_1


"Jauhkan tangan kotor Mu dari pakaian Ku!"


Tegas Maryam,kini netra nya menatap nyalang ke arah Mario.


__ADS_2