Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Ngidam


__ADS_3

Beberapa jam berlalu...


Alex telah kembali ke rumah utama,ia melihat sekitaran rumah masih sama sebelum Dia pergi.Pengawal masih berjaga di depan rumah dan juga di gerbang.


"Tuan .."


"Tuan.."


Beberapa dari Mereka menyapa Alex,saat Pria ini berdiri di teras rumah.


"Tuan ..."Pak Kim yang baru saja keluar.


"Dimana Albert?"Alex tidak melihat adanya Albert di rumah.


"Tuan Muda ada di rumah gym!"


"Awasi Dia,jangan sampai cedera,kalau terjadi sesuatu,Kau tau apa akibat nya Tuan King akan meminta nyawa Mu sebagai ganti nya !"Tegas Alex,lalu melangkah masuk ke dalam rumah.Pak Kim hanya menunduk kepala seraya melirik Alex yang pergi.


Tiba di lantai atas,Alex memegang handle pintu.Namun,ponsel milik nya malah bergetar.


"Alex..."


Orang diseberang sana langsung memanggil namanya setelah panggilan terhubung.


"Charlotte?"


"Ya!"Sahut wanita itu singkat.Alex mengerutkan dahi nya,saat mengetahui wanita ini menelponnya.


"Aku tidak akan bertanya dari mana Kamu dapat nomer ini,karena Aku tau,wanita seperti mu kalau hanya sekedar nomer pasti tidak sulit!"Cibir Alex,Charlotte hanya tersenyum bahagia mendengar perkataan Alex.


"Kamu sangat perhatian kepada Ku,itu saja Kamu dapat menebak nya!"


"Katakan,ada apa Kau menelpon,jik tidak ada hal penting akan Ku matikan!"Tegas Alex,melepas handle pintu nya.


"Aku ingin membuat kesepakatan dengan Mu,tapi kalau Kamu menolak nya,Kamu tau,apa yang akan Aku lakukan!"Ancam Charlotte.


"Sejak kapan Aku takut dengan ancaman wanita?"Timpal Alex,Charlotte mengepalkan tangan nya karena kesal.


"Aku tau Kamu pria tangguh.Tapi,istri Mu?"


"Diam!"Teriak Alex,Charlotte sendiri terkejut.


"Jangan Kau sebut-sebut Istri Ku!"


"Oke,oke,Tuan Bucin,Aku tau saat ini Kau sedang di mabuk cinta.Mungkin Kau tidak akan tergoda oleh perempuan,apa Kau yakin istri Mu tak 'kan tergoda dengan Pria lain?"Charlotte mulai mempermainkan emosi Alex.


Benar,selama ini Alex tidak pernah tergoda dengan wanita mana pun,dan secantik apapun.Namun,ia tidak mengetahui bagaimana perasaan istri Nya terhadap lawan jenis.


"Kenapa Kau diam?apa Kau membenarkan kata-kata Ku?atau Kau sedang memikirkan ucapan Ku?"


"Aku yang Kau ingin 'kan?"Ucap Alex datar,Charlotte menyeringai,karena Dia merasa telah berhasil memprovokasi Alex.


"Gampang,permintaan Ku sangat ringan.Jadilah pasangan dansa untuk Ku malam ini!"


Alex memicingkan mata nya,mendengar permintaan Charlotte.

__ADS_1


"Bagaimana Tuan?"Tanya Charlotte dengan suara manja dan menggoda nya.


"Eem.."Alex terlihat masih berpikir.


"Bagaimana ?"Charlotte kembali bertanya.


"Tidak !"


Tut..Tut..Tut..


Alex segera memutuskan panggilan tersebut.Lalu menyimpan kembali ponsel di dalam saku nya.


Dari kejauhan mungkin Charlotte sedang memaki Alex habis-habisan,karena telah menolak diri nya secara langsung.


Ceklek !


Alex membuka pintu kamar,baru satu langkah menginjak lantai kamar,Alex sudah di buat tercengang oleh pemandangan di dalam.


"Mas.."Seru Maryam,menoleh ke arah pintu,melihat suami tercinta sudah berdiri di ambang pintu.


Dengan wajah nya yang datar,Alex melangkah masuk ke dalam kamar.


"Kenapa Kamu mengantikan sprei dengan warna ini?"Alex melangkah kasar ke arah ranjang,dan Maryam sedang merapikan kasur mereka.


"Aku menyukai nya,entah kenapa Aku ingin menggunakan warna soft begini,Kamu tau mas,ini membuat Aku nyaman!"Ujar Maryam duduk di tepi ranjang.


"Tapi kenapa warna pink?"Alex mengerutkan dahi nya melihat warna yang ia benci,bahkan ia tidak pernah menggunakan warna itu sama sekali.


"Karena pink membuat Aku nyaman,pokoknya Mas,Kamu jangan bertanya,Aku tidak akan bisa menjelaskan nya!"Pungkas Maryam lagi,mengerucutkan bi bir nya.


"Hueek-Hueek!"


Maryam kembali merasa mual.


"Apa Kamu baik-baik saja?"Alex terlihat panik mendapat sang istri yang mual-mual.


"Aku akan meminta Pak Kim untuk memanggil Lauren kemari!"Sambung Alex lagi.


"Mas,enggak perlu,ini 'kan sudah biasa terjadi,Kamu tidak perlu khawatir!"Pungkas Maryam,memegang pa ha sang suami.


"Kamu yakin?"Tanya Alex lagi,Maryam mengangguk sembari tersenyum.


"Mas..."


"Eeem?"Alex menaikan satu alis nya,Maryam segera memalingkan wajahnya.


"Ada apa ?"Tanya Alex,Maryam kembali menggelengkan wajahnya.


"Katakan !"Alex memaksa Maryam.


"Tapi janji jangan marah !"Maryam menatap Alex dengan memelas.


"Iya,Aku tidak akan marah!"Alex mengusap lembut kepala sang istri.


"Mau liat Mas,pakai baju badut hello Kitty!"

__ADS_1


"Aapaa?"


Alex segera berdiri,dan terkejut dengan permintaan sang istri.


"Mas.."Rengek Maryam lagi,melihat Alex dengan memelas.


"Kita bisa sewa badut datang kemari,tidak perlu Aku yang jadi badut!"Ujar Alex,menolak secara tipis.


"Tapi,Aku mau Mas yang pakai.Aku mau liat Mas!"Tegas Maryam,mengerucutkan bi birnya.


Alex berjongkok di depan sang istri,memegang ke dua tangan Maryam.


"Jangan ya sayang.Aku tidak bisa!"Alex memohon sama Maryam,ia tidak mungkin melakukan itu.


"Aku pokoknya mau nya Mas!"Tegas Maryam lagi,tidak mau mengalah.


Hiks..Hiks..


"Eeeh..!"Alex memegang pipi Maryam,sembari menyeka air mata yang mengalir di pipi lembut sang istri.


"Mau liat Mas,memakai baju badut hello Kitty!"Ujar Maryam lirih.


Alex mengusap kasar wajah nya.


"Oke-oke!"Alex mengangguk nya,Maryam segera menarik sang suami dalam pelukan nya.


"Tapi,Kita harus meminta Pak Kim untuk menyiapkan baju nya dulu!"Alex berdiri,sembari melirik ke arah pintu.


"Tidak perlu!"Maryam ikut berdiri,Alex menaikan satu alis nya melihat keceriaan sang istri.Karena permintaan nya di turuti.


"Aku sudah mempersiapkan itu!"Imbuhnya lagi.


"Heeh?"Alex semakin di buat bingung oleh sang Istri.


"Eem"Maryam mangut-mangut,sambil berjalan ke arah lemari.


"Aku sudah meminta Pak Kim,untuk menyiapkan itu sejak Mas,pergi ke kantor!"Maryam menoleh ke arah Alex yang berdiri di samping ranjang.


'Eeem,siapa sangka kelakuan berubah menjadi seperti anak kecil,saat Dia sedang hamil'Alex menggelengkan kepala nya sembari tersenyum melihat sang istri.


"Kenapa Mas tersenyum?"Maryam memergoki sang suami yang sedang tersenyum.


"Enggak,Aku hanya senang melihat Kamu bahagia begini!"Ujar Alex,Maryam berjalan ke arah Alex,sembari membawa baju badut bersama nya.


"Nih!"Maryam memberikan baju badut yang ada di tangan nya kepada Alex.


Alex segera mengambil nya,lalu melihat sang istri dengan senyum smirk.


"Apa Aku harus menggunakan ini?"Alex kembali bertanya,Maryam tidak tahu untuk mengangguk nya segera.


"Eeem..Baiklah!"Alex mengangguk dan segera berjalan ke arah kamar mandi.


"Cepat Mas,Aku menanti Nya!"Teriak Maryam,sambil tersenyum.


Tekan Vote + like +tinggalkan komentar untuk Author๐Ÿ˜๐Ÿ‘‹

__ADS_1


__ADS_2