
Ceklek !
Pintu ruangan terbuka,Alex dan Maryam menoleh ke arah pintu.
"Selamat pagi..!"
"Memang nya jam segini masih bisa di bilang pagi?"Ketus Alex dengan pedas.
Niat nya tadi mau bersikap ramah sama ke dua orang yang ada di depan nya,tapi dokter Lauren malah di cibir oleh Alex.
"Dok,jangan didengerin,suami Saya kurang tidur!"Bela Maryam,sembari tersenyum ke arah Lauren.
"Saya membawa sarapan untuk Nyonya!"Lauren meletakkan rantang mini di atas meja kecil.Alex segera berdiri dan menghampiri Lauren.
"Dok,liat lah,Ayin sudah membawakan Kita sarapan!"Ketus Alex,Lauren terlihat bingung,lalu menundukkan wajah nya karena takut di marahi Alex.
"Dok,kapan jadwal USG nya?"Seru Maryam.Alex menoleh ke arah sang istri yang menyandar di ranjang.
"Sebentar lagi,tunggu Saya menyiapkan alat-alat nya dulu!"
Maryam mengangguk nya,Alex segera menghampiri sang istri,dan duduk di tepi bed ranjang pasien.
"Apa Kamu sudah siap?"Alex menyentuh pipi Maryam.
"Mas,ini hanya USG,kenapa Mas begitu tegang?"
"Apapun hasil nya,Kita harus tetap bersyukur,Kita di beri kesempatan untuk melihat mereka,masih banyak orang di luaran sana yang tidak punya kesempatan untuk memiliki Anak!"Sambung Maryam,Alex segera mengangguk nya.
Tok ...Tok...
"Tuan,di luar ada Tuan King!"Seru Ayin,di luar ruangan.
"Sayang,tunggu sebentar,Aku akan keluar menemui Tuan Besar!"
Maryam mengangguk nya.Alex segera berjalan ke arah pintu ruang,dan pergi menemui Tuan King.
Blam!
Alex menutup kembali pintu ruangan,dan berdiri di depan mereka.
"Bagaimana?apa hasil USG nya?Tanya Tuan King,langsung pada intinya.
"Tidak ada!Kami tidak akan melakukan USG!"Tegas Alex.
"Ayah,bukannya Kita sudah membicarakan ini,jika Anda tidak akan bertanya soal itu?"Seru Sandra,memegang lengan Tuan Besar,Pria tua ini menoleh ke arah Sandra,dengan raut wajah yang datar.
"Please Ayah,Aku tidak ingin Albert membenci Kita!"Sambung Sandra.
__ADS_1
"Bagaimana kabar Albert?"Alex melihat ke arah Sandra yang menundukkan kepala nya.
"Heeem...Albert belum tau keberadaan nya,tapi master bilang Albert baik-baik saja,Albert meminta Ayah untuk segera kembali ke LA!"Pungkas Sandra.
"Jadi apa yang Kalian tunggu segera pergi!"Tegas Alex dengan sombong.Tuan King mengepalkan tangan nya.Jika tidak mengingat janji dengan Albert,mungkin ia akan tetap berada di klinik itu,untuk mengetahui hasil USG Maryam.
"Kak,Kami kembali dulu,semoga Maryam dan calon baby nya sehat selalu!"Seru Sandra,lalu berbalik mengajak Tuan King untuk kembali.
"Tunggu!"
Alex menghentikan langkah kaki Sandra dan Tuan king,ke dua nya menoleh ke arah Alex.
"Sandra Kamu bisa masuk,sebentar lagi Kita akan melakukan USG nya.Namun,Ayah hanya bisa menunggu diluar,tidak ada yang boleh masuk selain wanita!"Tegas Alex,Sandra mengangguk nya.
"Ayah,tunggu sebentar,Aku akan segera kembali!"
Tuan King mengangguk nya,Ayin membantu Tuan Besar untuk kembali ke tempat duduk.
Ceklek !
Suara pintu terbuka,Maryam menoleh,ada Sandra dan Alex disana.Maryam tidak menyimpan sedikitpun dendam terhadap Sandra.Namun,sebalik nya,Sandra malah sedikit tidak enak bertemu kembali dengan Maryam.
"Kebetulan Tuan masuk,liat lah!"Lauren memperlihatkan layar monitor kepada Alex.
Alex menatap layar monitor dengan tatapan bingung sekaligus dia belum paham,apa yang ingin dokter Lauren tunjuk 'kan kepada nya.
"Sandra,kemari lah!"Maryam memanggil Sandra,wanita ini segera mendekat.Namun,bukan layar monitor yang membuat nya terkejut.
"Pantes dia tidak berkedip saat melihat mu,ternyata rembulan ada disini!"Goda Sandra,Maryam tersenyum.
"Kamu berlebihan !"Cetus Maryam yang masih tersenyum.
"Tuan,apa Anda mengerti?"Dokter Lauren menoleh ke arah Alex yang berdiri di samping dokter Lauren.
"Tidak!"Jawab Alex tanpa ragu.
"Ini detak jantung baby,ternyata ada ti-ga detak jantung disini!"
"Haah!"Maryam dan Sandra terkejut bersamaan.Namun,Alex belum sadar apa yang barusan di katakan dokter Lauren.
"Tuan,selamat Anda akan segera di beri kebahagian yang lengkap,Anda memiliki tiga calon baby sekaligus,seperti nya dua laki-laki,dan satu perempuan !"Sambung dokter Lauren.
"Benar dok?"Tanya Alex dengan wajah kaget nya,Alex tidak pernah memindahkan pandangan nya,dari layar monitor walaupun hanya satu detik.
"Sayang,kita akan segera miliki baby boy!"Ujar Alex,segera memeluk Maryam,dan mendorong Sandra ke samping,yang sejak tadi berdiri di pinggir ranjang Maryam.
"Hei,Kak,Kamu baru saja mendorong Ku!"Kesal Sandra,lalu tersenyum,dokter Lauren juga ikut tersenyum.
__ADS_1
"Mas,kenapa hanya mengatakan anak laki-laki,Kita juga memiliki satu bonus,yaitu Anak perempuan!"Ujar Maryam dengan mengerucutkan bibir nya.
"Maaf sayang,Aku lupa!"Alex segera mengecup kening sang istri.
Dokter Lauren segera menyimpan alat yang telah ia gunakan barusan.
"Selamat ya Nyonya,dan Tuan,semoga sehat dan selamat sampai lahiran !"
"Amiin"Sahut Maryam dengan tersenyum.
"Kita beri nama apa ya sayang?"Tanya Alex, sembari memikirkan sesuatu.
"Mas,masih ada empat bulan lagi waktu nya,kenapa harus terburu-buru menyiapkan nama untuk mereka!"
"Biar Aku bisa selalu mengingat anak-anak Ku!"Alex menyentuh pipi sang istri.Maryam harya bisa mengangguk pelan,sembari tersenyum.
"Aku akan memberitahukan Ayah,Ayah pasti senang!"Seru Sandra.
"Tunggu,biar Aku saja.Aku akan memberitahukan nya sendiri!"Tegas Alex.
"Kak,Aku mohon,Kamu sama Ayah berhenti lah untuk berdebat,Aku ingin melihat suasana seperti dulu saat Kamu dan Ayah baik-baik saja.Tanpa ada perselisihan!"
"Aku tau,Kamu hanya perlu menjaga diri mu,berhenti untuk khawatir dengan masalah Ku!"
Sandra terdiam,Maryam kembali menghela nafas nya,melihat Alex yang begitu keras sikap nya kepada Sandra.
"Mas,apa yang dikatakan Sandra benar,berhentilah berdebat,tidak ada guna nya jika Mas dan Tuan Besar selalu berdebat,Kita perlu hidup tenang !"Ujar Maryam.
"Eeem,Aku tau,Kamu jangan khawatir,Aku bisa menyelesaikan masalah ini!"Imbuh Alex,tersenyum kepada Maryam.
'Apa ini orang yang sama,yang kulihat satu tahun lalu,bersikap arogan dan kejam,tapi bisa bersikap lembut hanya dengan satu wanita,eemm...'
Sandra menggeleng-gelengkan kepalanya,Alex menatap nya dengan tajam.
"Apa yang Kau pikirkan !"Ketus Alex,Sandra membulatkan matanya.
"Tidak ada,seperti nya Aku merasa capek,Aku akan segera kembali!"Ujar Sandra,yang bergegas keluar dari ruangan tersebut.
Alex mengikuti nya dari belakang.
Blam!
Alex menutup pintu kembali,Tuan King menanti jawaban dan kabar gembira dari Alex.
"Bagaimana?"Tanya Tuan King,dengan raut wajah serius nya.
"Perempuan!"Jawab Alex singkat.
__ADS_1
Seketika raut wajah Tuan King berubah,sangat terlihat,kalau ia merasa kecewa dengan jawaban itu.
HARI INI SLOW UP YA,MUNGKIN TIDAK BISA UP LEBIH DARI SATU,KITA BISA UP BESOK🙏 ! !See you😘