Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 10


__ADS_3

Al keluar dari kamar,ia melihat kunci mobil milik Joshua ada di atas meja.Tanpa meminta izin kepada pemilik nya,Al segera pergi dengan membawa mobil Joshua bersama dengan nya.


Bruuuummmmm...


Bruummm...


Mendengar ada yang membawa pergi mobil nya,Joshua keluar dari kamar.


"El!"Teriak Joshua,ia tahu pasti El yang membawa pergi mobil itu.


"Apa yang salah,kenapa hari ini begitu aneh.Aku yakin ini karena kecelakaan,yang membuat kepala dia terbentur.El pun bersikap sangat berbeda dengan sebelumnya"Gumam Joshua yang menatap ke arah jalan aspal.


Di dalam mobil,Al berharap kalau El ada bersama dengan Jerry,karena sebenarnya Al juga ingin bertemu dengan pria yang sangat mirip dengan nya.


Tiba di hotel tempat dimana ia dan Jerry menginap.Al segera pergi menuju lantai dua untuk memeriksa kamar nya.


Namun,tiba nya Al disana,dia hanya melihat beberapa pelayan hotel sedang membersihkan kamar itu.


"Tuan Al!"Sapa Mereka yang memang mengenali Al yang nginap di kamar itu.


"Anda kembali lagi?"Tanya Pelayan itu lagi.


"Eeem,kemana orang yang kemarin hari bersama dengan Ku?"


"Tuan Jerry?Tuan Jerry mengajak semua orang untuk kembali ke NY,lima belas menit yang lalu.Saya pikir Anda juga ikut bersama!"Pungkas Pelayan itu.Tentu saja itu membuat Al terkejut,dan segera berlari untuk mengejar Jerry dan El.


"Aku berharap mereka belum naik pesawat!"Al segera turun ke lantai dasar,dan ingin mengejar mereka ke bandara.


Di dalam mobil,Al tidak bisa duduk tenang atau menyetir dengan tenang.Bahkan ia hampir beberapa kali menabrak orang di jalan.


Tiba di bandara Cai Bandara Kairo.Al segera berlari untuk mencari mereka semua.Namun,Al tahu,pasti mereka pergi dengan jet pribadi milik keluarga King.


"Tuan Al,Anda disini?bukan kah Anda harus nya pergi bersama dengan Tuan Jerry.Jet Pribadi Anda baru saja lepas landas!"Seseorang menegur Al saat melihat Pria itu berdiri di apron.


"Eeemm,Aku terlambat!"Gumam Al,


"Apa perlu saya mengatur jadwal keberangkatan Anda dengan penerbangan lain?"


"Tidak perlu!"


Al segera pergi kembali ke mobil nya.


"Sial!"Teriak Al dengan keras,mengusap kasar wajah nya.


Ddzzzrtt..


Ponsel El bergetar yang saat ini ada bersama dengan Al.


"Hallo,Paman!"


"El,dimana Kamu?apa semua baik-baik saja?kembali lah kerumah,Kita harus membereskan barang Kita!"

__ADS_1


"Baik,Aku segera kembali!"


Al segera memutuskan panggilan nya.


"Assa..."


Joshua menatap layar ponsel nya,saat di matikan oleh Al tanpa pamit.


"Ada apa dengan Anak ini,dimana sopan santu nya!"Joshua pun menggelengkan kepala nya,lalu menyimpan benda pipih itu di dalam saku celana nya.


Bugh!


Al memukul setir mobil,ia teringat dengan keadaan El.


"Jika El kembali ke NY.Bukan kah,ia akan mengahadapi banyak masalah?Aku sendiri tidak tau bagaimana El hidup dan tumbuh di Indonesia,kalau dia tiba-tiba ke NY.Bukan kah itu terlalu keras untuk nya?"


Al tidak bisa tidak memikirkan itu semua,karena ia tahu,kehidupan mereka di NY ,tidak lah baik - baik saja.Meskipun ada banyak orang bersama dengan El disana,tapi Al tidak bisa tidak memikirkan resiko untuk El.


Setelah lama berpikir,akhir nya Al memilih untuk kembali ke penginapan,sebelum Joshua menelpon nya lagi.


1 jam berlalu. . .


Mendengar suara mobil yang masuk ke halaman rumah,Joshua mengintip nya dari jendela.Dia segera beranjak pergi untuk membuka pintu buat Al.


Ceklek !


"El!"


"Makan lah dulu,setelah itu Kamu bisa istirahat,Kita akan kembali besok pagi!"


"Baik Paman"


Joshua hanya menatap Al yang berjalan ke arah yang salah.


"El!"Panggil nya lagi,Al menoleh.


"Dapur nya ada disana!"Joshua menunjuk ke arah kiri tempat ia berdiri,Al segera berbalik dan berjalan ke arah yang sudah di beri tahu Joshua.


Di meja makan,terlihat Al yang sedikit bingung.Padahal semua menu makanan sesuai dengan yang ia pesan kepada Joshua.


"El apa Kamu baik-baik saja?"Joshua terus saja memperhatikan kondisi Al.


"Paman,Aku baik-baik saja,hanya saja kepala Ku sakit,Aku juga banyak melupakan hal-hal yang pernah ku lewati,maafkan Aku jika sikap Ku buat paman gelisah!"Ungkap Al,ia terpaksa berbohong,agar Joshua tidak mencurigai nya.


"Paman bisa mengerti,mungkin Kamu mengalami gangguan memori sementara,percayalah El,itu akan segera sembuh!"


"Iya paman,silahkan Anda lanjut makan!"


Joshua menaikan alis nya 'Anda?'Lalu melihat Al,yang makan makanan nya seperti biasa membuat Joshua sekali lagi harus menepis perasaan gelisah nya.


"Paman,maafkan Aku!"Ucap Al,tentu saja membuat Joshua sekali lagi tercengang,menatap pria yang ada di depan nya.

__ADS_1


"Maaf?maaf untuk apa?"Ulang Joshua,menatap tajam ke arah Al.


"El benar-benar tidak tau harus bersikap seperti apa terhadap paman.Saat ini El bingung,karena kecelakaan itu,membuat sebagian memori El seperti ada yang hilang!"Ungkap El,kini juga melihat ke arah Joshua.


Bukan Al namanya kalau ia tidak bisa mengelabui orang.Al sudah lama hidup di dunia permafian,jadi dia tahu betul bagaimana cara menipu orang lain.


"Tidak apa-apa,paman bisa mengerti dengan kondisi mu.Besok Kita akan kembali ke Indonesia,dan semua nya akan baik-baik saja!"


Al mengangguk pelan,sembari menghabiskan makan malam nya.


* * *


New York. . .


Mobil yang menjemput El telah tiba semua nya di rumah utama.Terlihat Ayin dan Caston menunggu mereka di teras rumah.


"Jerry,bagaimana kondisi nya?"Tanya Caston,saat melihat Jerry turun dari mobil,lalu menunggu semua orang menurunkan El,yang masih belum sadar.


"Seperti yang Kamu lihat,dia belum siuman.Bahkan,luka tembok yang di alami nya cukup parah,itu terkena bagian dada!"


Ayin menatap tajam ke arah El yang duduk diatas kursi roda,ia terus memandangi Pria itu dengan begitu intens.


"Ada apa?"Bisik Caston.


"Eeeem,enggak!"Ayin segera menggelengkan kepalanya.


Jerry menyuruh beberapa pengawal untuk membawa El ke kamar atas.


"Apa kalian sudah meminta beberapa perawat dan dokter untuk merawat Tuan Muda?"


"Sudah Mereka akan tiba besok pagi kesini,saat ini Kita perlu membahas apa yang telah terjadi kepada Tuan muda.Jika Nyonya Sandra tau,bukan kah ini akan bermasalah untuk kita semua!"


"Usahakan Nyonya Sandra jangan sampai tau,Aku sudah pastikan kalau Al akan tinggal di NY.Dia tidak akan kembali ke LA.Sebelum nya,Al juga pernah bilang,setelah Xander aman dari penyerangan musuh,maka dia akan pergi ke Indonesia untuk mencari Tuan Alex,dan Nyonya Maryam"Ungkap Jerry.


"Kenapa Kita tidak mencari nya dari sekarang?"Tanya Ayin.


"Jika Kita yang pergi,bagaimana dengan Tuan Muda,setiap hari ada banyak musuh yang mengincar nyawa nya.Karena saat ini dia satu-satu nya pemilik dan pemegang saham paling banyak di Xander.Setelah Tuan Guntur ma ti,Peter menarget Tuan Muda orang yang selanjut nya untuk ma ti!"


"Kalian berdua tidak perlu khawatir,Aku sudah mengatur semua nya,kerjasama dengan Tuan Abizar,berjalan lancar,tidak ada masalah selain insiden yang di alami Tuan Muda!"


Jerry memberikan map biru kepada Ayin,Wanita ini segera mengambil nya.


"Kembali lah ke kamar untuk istirahat!"Pinta Caston kepada Ayin.Wanita ini mengangguk nya,lalu segera masuk ke dalam.


Sementara,Caston dan Jerry masih berdiri di depan teras.


"Caston,Aku titip Tuan Muda,seperti biasa,Aku akan kembali ke rumah,besok pagi Aku akan datang kembali untuk melihat keadaan nya!"


"Baik!"


Jerry segera masuk kembali ke dalam mobil nya dengan di ikuti oleh dua orang pengawal untuk menemani nya.

__ADS_1


__ADS_2