Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Suatu Ancaman


__ADS_3

Sampai di lobi...


Dari jauh Jerry sudah melihat Maryam bersama dengan Alex.Jerry segera menghampiri Mereka.


"Tuan !"


Jerry memberi hormat,Alex berdiri di depan Jerry.


"Untuk kembali ke LA waktu nya tinggal 10 hari lagi,Tuan King meminta Anda segera mempersiapkan diri Anda,begitu juga dengan hasil kehamilan baby yang di kandung oleh Nyonya Maryam !"


Jerry menundukkan kepala nya.


"Apa yang Kau katakan,apa saat ini waktu untuk membahas masalah itu?.Apa Kau tidak bisa liat Aku sedang apa dan bersama siapa?"


Alex menatap Nyalang ke arah Jerry,ingin sekali menendang nya agar lain kali berbicara lebih hati-hati.


'Astaga,Aku keceplosan !'


Jerry menunduk gemetar,ia tidak berani mendongakkan kepala nya.


"Maaf Tuan!"


Ucap Jerry terakhir kali.Namun,Alex telah pergi melewati nya dan membawa Maryam pergi.


Sampai di mobil,Alex tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada Maryam,mengenai hal yang telah di katakan oleh Jerry.


Mereka kembali ke toko dessert,sebelum nya Alex cuma berniat untuk mengantar Maryam saja,tapi entah kenapa meninggalkan Maryam di toko membuat Alex gelisah.


Apalagi Mario telah menganggu Maryam sebelumnya,semakin membuat Alex tidak bisa meninggalkan Maryam bersama dengan Ayin dan yang lain.


"Mas!"


Panggil Maryam saat Mereka telah tiba di depan toko dessert.


Alex menoleh,melihat ke arah Maryam yang saat ini juga sedang melihat Nya.


"Apa maksud dari perkataan Jerry ?"


Alex menaikan alis nya,ia pikir masalah itu akan berlalu begitu saja,tapi Maryam masih ingin tahu lebih lanjut mengenai hal itu.


"Tidak apa - apa,Dia hanya salah bicara!"


Jawab Alex lalu membuka pintu mobil Nya sendiri.Namun,Maryam mencegah nya untuk turun.


"Bisa kah Kita bicara dulu sebentar?Aku merasa ada yang Mas sembunyikan dari Ku"


Ujar Maryam,tangan nya masih menahan tangan Alex yang ingin turun dari mobil.


Alex kembali menempatkan kursi kemudi nya,dan menutup kembali pintu mobil.


Blam!


"Apa yang Kamu ingin bicarakan dengan Ku?"


Alex kini melihat ke arah Maryam yang saat ini juga sedang melihat nya.


"Mas,apa yang Ayah angkat katakan?kenapa dengan kehamilan Ku?"


Maryam memegang tangan Alex.


"Jika Ku katakan,berjanjilah jangan marah !"

__ADS_1


Tegas Alex,Maryam mengangguk Nya.


Alex pun menceritakan semua nya kepada Maryam.


"Ayah angkat memang dari awal sudah menentang pernikahan ini,karena pernikahan ini tidak menguntungkan sama sekali.Dia ingin Aku menikah dengan Charlotte,wanita dari LA yang memang bisa membawa keuntungan di dunia bisnis untuk Nya.Dia memberi satu syarat kepada Ku,jika Aku mau mempertahankan pernikahan ini,Aku harus memilih melahirkan anak laki-laki,Aku berpisah dengan Mu!"


Pungkas Alex,tentu saja Maryam terkejut.


"Apa yang salah dengan Anak perempuan,kenapa selalu Anak perempuan di salahkan,Mereka sama-sama titipan Allah,dan Mereka juga tidak bersalah,kenapa harus di hilangkan !"


Ucap Maryam dengan suara gemetar nya,Alex menyadari kalau saat ini Maryam pasti sedih mendengar permintaan Ayah angkat.


Alex segera menarik tubuh Maryam dalam pelukan nya.


"Tenang saja,Kamu yakin saja pada Ku,Kita akan bisa melewati nya semua!"


Ujar Alex,kita menenangkan Maryam.


"Bagaimana kalau yang Aku kandung anak Perempuan?"


Alex tidak langsung menjawab,ia terdiam sebentar.


"Mas..!"


Lirih Maryam lagi,mere mas punggung jas Alex.'


"Kita akan berjuang sama-sama,Kita harus yakin,kalau Kita mampu!"


Pungkas Alex.Tapi membuat Maryam ragu dengan ucapan Alex.


Maryam melepas pelukan Alex.


Alex memperhatikan netra Maryam,yang saat ini gelembung bening sudah berkumpul di pelupuk mata nya.


"Jangan bersedih,Aku adalah suami Mu,Aku tidak pernah melanggar janji atau sumpah Ku.Aku akan selalu ada di dekat Mu,Kita akan mempertahankan Anak itu meskipun ia perempuan!"


Ujar Alex,menggenggam tangan Maryam.


Cup!


"Percayalah padaKu,Aku akan melindungi Mu!"


Sambung Alex lagi,mengecup punggung tangan Maryam.


"Mas,terimakasih,sudah mau menjaga dan menerima Ku sebagai istri Mu!"


Ucap Maryam,mengelus punggung tangan Alex.


"Jangan bicara begitu,sudah seharusnya Aku melindungi Mu,karena Kamu istri Ku!"


Tok..Tok..Tok..


Caston mengetuk kaca pintu mobil.Alex segera melepaskan tangannya yang menggenggam tangan Maryam.


Ceklek!


Ke dua nya turun dari dalam mobil.


"Ada apa?"


Kini Alex berdiri di depan Caston.

__ADS_1


"Tuan,barusan Tuan Mario menelpon,kata nya ada rapat VC dari Tuan King"


Ujar Caston menundukkan kepala nya.


"Sekarang?"


Caston mengangguk kan kepala nya.


"Tunggu Aku di mobil!"


Alex segera berbalik untuk berpamitan kepada istri nya.


"Aku akan kembali ke kantor,nanti Aku akan menjemput Mu disini,Kita makan siang bersama!"


Alex menyentuh pipi Maryam,seraya berpamitan.


"Baik Mas!"


Alex segera masuk ke dalam mobil,sementara Maryam kembali masuk ke dalam toko dessert.Disana sudah ada Ayin dan dua pelayan lain yang menunggu Nya.


"Nyonya,Caston memesan Dessert semifreddo untuk siang ini,apa Anda bisa membuat Nya?"


Ayin bertanya saat melihat Maryam tiba di sana.


"Tentu bisa,kalau ada kalian yang membantu Nya"


Jawab Maryam mengambil celemek,dan berlalu dari hadapan Mereka.


Ayo beserta ke dua pelayan itu mengikuti Maryam ke dapur.


Sementara di Xander Grup,Alex memimpin rapat VC dengan Tuan king.


Di dalam ruangan tertutup,ruangan yang berbeda yang di gunakan Alex untuk meeting dengan Klien atas staf lain nya.Namun,ruangan rapat ini berada di lantai lima perusahaan.


Terdapat beberapa orang di dalam nya,di ujung meja ada Mario,dan sebelahnya ada Jerry dan Caston,Alex duduk di dekat layar monitor.


"Selamat Petang !"


Disaat VC sudah terhubung,ucapan pertama yang di ucap kan Tuan King kepada Mereka adalah kata-kata tersebut.


"Selamat petang! Tuan Besar!"


Jawab Mereka serentak,sambil berdiri dan memberi penghormatan kepada Tuan King.


Tuan King mengangguk seraya menyuruh Mereka untuk duduk.


"Bulan depan ada rapat penting dengan ti-ga keluarga,hal yang pertama yang harus kita hindari adalah ancaman dari keluarga Guntur!"


Ucap Tuan King langsung pada intinya.


"Ancaman?"


Mario membuka pertanyaan pertama nya.


Tuan King mengangguk "Iya ancaman,Mereka akan mempererat kekuatan dan kekuasaan Mereka dengan keluarga nomer dua di LA.Namun,pada kenyataan nya keluarga nomer dua memilih Alex untuk di jadikan menantu untuk keluarga Mereka di LA,sekarang ke putusan nya ada pada Alex!"


Pungkas Tuan King,Mario melirik ke arah Alex.


"Jika ini demi memperkuat kekuatan Kita,tentu Alex harus menerima syarat itu,jangan biarkan keluarga Guntur mengambil kesempatan ini!"


Sambung Mario,Alex menoleh ke arah Mario yang berada di belakang nya.Begitu juga dengan Caston dan Jerry.

__ADS_1


__ADS_2