
Jam 20:30
Alex dan Maryam berada di ruang makan.Maryam bersikap begitu dingin kepada Alex.Namun,Alex adalah Pria yang begitu peka terhadap keadaan.
"Katakan,apa yang menganggu pikiran mu?"
"Kita bisa berbicara setelah makan,bukan kah saat makan tidak boleh berbicara!"
Seketika Alex terdiam,yang membuat peraturan itu adalah dirinya,dan saat ini ada orang lain yang mengingat nya tentang peraturan tersebut.
"Pak Kim,hidangkan makanan nya!"
"Baik Tuan!"
"Pak Kim,bisa kah Saya meminta satu mangkuk salad dengan sepotong daging salmon panggang?"
"Bisa Nyonya,tunggu sepuluh menit lagi,Aku akan membawa nya kemari!"
"Baik!"
Alex melihat ke arah Maryam,yang dari tadi hanya mendiamkan dirinya.Sudah hampir satu jam Maryam bersikap dingin kepada Alex.
"Caston,Ayin,kemari lah,Kita makan malam bersama!"Ajak Alex,saat melihat Caston dan Ayin yang baru saja kembali dari tugas nya.
"Selamat malam Nyonya dan Tuan!"Mereka berdua secara bersamaan memberi hormat kepada Tuan rumah.
"Ayin duduk lah disini,Kita perlu mengobrol banyak!"Ujar Maryam yang menoleh,Ayin segera berjalan ke arah Maryam dan duduk di sebelah nya,begitu juga Caston.
"Tuan,apa yang terjadi?"Bisik Caston,saat melihat Maryam yang mengabaikan Alex.
"Aku juga belum tau pasti!"
Caston mengangguk nya,Pak Kim datang dengan membawa pesanan Maryam,lalu menghidangkan makanan untuk yang lain.
Jam 21:00
Terlihat mereka berempat pergi meninggalkan meja makan.
"Tuan,Nyonya,Kami ijin ke kamar dulu!"
"Eeem"Sahut Alex singkat,
Caston dan Ayin segera pergi,kini hanya tinggal Alex dan Maryam berdua di depan
pintu ruang makan.
"Kita perlu berbicara!"Ujar Alex,Maryam mengangguk nya.
Alex mengajak Maryam untuk bersantai di ruang tamu.
"Katakan,apa yang ingin Mas bicarakan sama Aku!"Maryam duduk di sofa ruang tamu,dengan di bantu oleh Alex.
"Sudah melihat nya?"Alex menatap sang istri dengan wajah datar nya.
"Lihat?"Maryam berbalik bertanya.
"Pesan dari Putri Wali kota!"
Maryam mengangguk pelan,
"Tapi Aku tidak membuka nya Mas!"
"Aku tidak menyalahkan mu,hanya saja,kenapa tidak langsung di buka dan di baca sampai habis!"
__ADS_1
Maryam menaikan satu alis nya.
"Putri Wali kota sedang dekat dengan Dante,Dia tau Dante ikut ke Inggris,jadi Jasmine meminta ikut dengan Ku,karena kalau minta langsung sama Dante,pasti tidak di ijinkan oleh Pria itu!"Imbuh Alex.
Maryam terdiam mendengar penjelasan sang suami.
"Kenapa ?Kamu tidak percaya?Aku bisa menelpon Dante dan Putri Wali kota secara bersamaan jika Kamu tidak percaya!"
"Tidak,hanya saja Aku sudah berprasangka kepada Mas,padahal Mas tidak begitu!"Lirih Maryam,Alex segera menarik nya dalam pelukan.
"Tidak apa-apa,itu artinya,Kamu peduli,dan Kamu benar - benar mencintai Ku!"Pungkas Alex,dengan senyum di wajah nya.
"Enggak,siapa bilang cinta,Aku masih marah ya,masih tidak akan dapat jatah seminggu jangan menggoda Ku!"Cetus Maryam.
"Memang bisa,ayo..."
Alex segera berdiri memegang tangan Maryam.
"Ke kamar!"
"Ngapain?"Maryam membulatkan mata nya.
"Kamu akan tau!"Alex segera mengendong sang istri keluar dari ruang tamu.
"Aah,Mas,turun 'kan Aku,nanti ada yang liat!"
Alex membawa Maryam menuju tangga.
"Tidak ada yang liat,semua nya sudah beristirahat!"
Maryam membenamkan wajah nya di dada bidang sang suami.Alex membawa nya menuju kamar.
* * *
Maryam sedang merapikan kemeja Alex,begitu juga membenarkan dasi sang suami.
"Aku akan berangkat lebih pagi,baik-baik lah dirumah,jangan kemana-mana,tunggu Aku segera kembali!"
Alex memegang wajah Maryam,ke dua nya terlihat berat untuk melepas satu sama lain.
"Tuan,tenang saja Aku bisa menjaga Nyonya dengan baik dirumah!"Sahut Ayin,yang baru saja keluar.
"Kalian berdua tidak pergi bersama ke Inggris?"Maryam menoleh ke arah Ayin dan Caston.
"Tidak,Aku tidak ikut,Aku akan dirumah bersama dengan Nyonya!"
"Kami berdua tidak ikut,Kami akan disini,untuk melindungi Nyonya!"Sambung Caston yang membawa koper milik Alex.
"Jerry sudah Kamu ambil berkas di rumah wali kota?"
"Sudah Tuan,sebagai tanda permohonan maaf karena Tuan tidak bisa datang,Aku mengirim bingkisan untuk Bapak Wali kota,harus nya dia tidak akan marah!"
"Terimakasih !"
Jerry melongo melihat ke arah Alex,jarang-jarang sekali dapat mendengar ucapan terimakasih dari bi bir Alex.
"Aku berangkat dulu!"
Cup!
"Hati-hati Mas!"
Alex mengecup kening Maryam,lalu mengelus perut Maryam yang sudah mulai keliatan buncit nya.
__ADS_1
"Jangan nyusahin mama sayang,jangan minta yang aneh-aneh ya,Papa akan segera kembali!"Dengan lembut Alex mengecup perut sang istri.Semua bawahan terkesiap melihat sikap lembut Alex kepada Maryam.
"Apa Kamu tidak merasa aneh!"Bisik Ayin kepada Caston.
"Tidak aneh lagi,semenjak Tuan menikah,ini sudah menjadi teater romantis untuk Kita tonton,pada akhirnya sang Mafia Bucin kepada Wanita pemeran utama!"Sahut Caston,ikut berbisik.
Ayin tersenyum,Caston menyenggol nya.
"Apa yang kalian katakan !"Ketus Alex berdiri menatap ke dua bawahan dengan mata yang memerah.
"Tidak ada Tuan!"
Ayin dan Caston menundukkan kepalanya.
"Mas,apa yang Kamu lakukan,sehari saja bersikap normal apa tidak bisa,Kamu membuat mereka ketakutan !"Ujar Maryam.
"Pada akhirnya Kita punya penyelamat!"Bisik Caston lagi,Ayin mengangguk nya.
"Maaf sayang"Alex memegang pipi Maryam,yang berbalut cadar.
"Kalian berdua harus selalu dirumah,jangan biarkan sesuatu terjadi dengan istri Ku,kalian mengerti!"
"Mengerti Tuan!"Jawab ke dua nya serentak.
"Aku berangkat!"
"Mas,Kamu sudah mengatakan itu berulang kali"
"Eeem,ia Aku tau,tapi bisa enggak Aku tidak pergi,Aku tidak ingin meninggalkan Kamu !"
"Tidak bisa Tuan,Anda harus segera menghadiri rapat di Inggris,jika Anda tidak hadir,ke depan nya akan sulit untuk bisnis Tuan!"Sambung Jerry,Alex menoleh menatap nya dengan tajam.Maryam hanya bisa tersenyum.
"Apa Aku meminta pendapat mu?"Tanya Alex dengan nada tinggi.
"Maaf Tuan!"
"Jerry Xander Aku serahkan pada mu,jika ada yang salah segera hubungi Aku!"
"Baik Tuan,Aku mengerti!"
Alex segera berjalan ke arah mobil,dan Jerry yang akan mengantar nya ke bandara.
Maryam melambaikan tangan nya saat melihat mobil sang suami keluar dari halaman rumah utama.
"Tuan Dante sudah sampai di bandara?"
"Sudah,seseorang ada bersama nya!"
"Siapa?"
"Aku tidak tau persis Tuan,tapi seperti nya itu Putri Wali kota!"
"Jasmine?"
Jerry mengangguk nya.
"Tuan,apa tidak masalah,jika Jasmine hadir,terakhir kali Tuan tau,wanita itu sangat menyukai Tuan!"Ujar Jerry.
"Tapi saat ini orang yang di incar Jasmine adalah Dante,bukan Aku!"
"Semoga wanita itu tidak berulah,atau Aku bisa ikut bersama dengan Tuan?Aku bisa mengatasi nya!"
"Tidak perlu,Dante bisa menjaga nya,Xander membutuhkan Kamu.Jerry,Kamu tau,istri Ku saat ini sedang hamil,kadang ada permintaan aneh-aneh dari nya tolong turuti kemauan dia untuk Ku.Aku, tidak bisa menjaga nya sementara waktu.Aku meminta mu untuk menjaga nya,tolong lindungi dia untuk Ku!"
__ADS_1
"Saya mengerti Tuan!"Jawab Jerry,sembari mengangguk 'kan kepala nya.