
Alex menarik dagu Maryam agar memalingkan wajahnya,menghadap sang suami.
"Lihat sini?"
Maryam menaikan ke dua alis nya dalam bersamaan.
"Mau mandi bersama ?"
Maryam kembali memelototi Alex,saat mendengar pertanyaan itu.
"Berhenti menatap Ku begitu!"
Ketus Alex,lalu segera duduk di atas kasur.
"Mau atau enggak!"
Sambung nya lagi,melihat sang istri mengeluarkan sinyal memelas agar Maryam mau mandi bersama nya.
"Eemmm!"
Sahut Maryam.
"Lepas!"
Pekik Maryam lagi,saat Alex segera memeluk sang istri ketika menyetujui permintaan nya.
Alex segera melilitkan handuk di pinggang,lalu mengendong Maryam yang masih berbalut selimut.
"Mas,apa yang Kamu lakukan!"
Maryam terlihat begitu malu,
"Peluk Aku jika tidak Aku tidak dapat menjamin kalau Kamu enggak akan jatuh!"
Maryam segera mengalungkan tangan nya di le her Alex,membenamkan wajah nya di da da bidang sang suami.
Ceklek !
Alex meletakan Maryam di bathub lalu membiarkan ia hanya mengenakan baju mandi nya yang transparan,khusus untuk mandi.
Alex menyalakan keran air dan menuangkan sabun cair ke dalam bathub.
"Mas,mau air yang hangat,ini terlalu dingin"
Alex tersenyum,lalu segera mengantikan suhu air.
"Begini?"
Maryam mengangguk nya.
Di dalam kamar mandi ke dua nya melakukan ritual mandi,meskipun kamar mandi ini tidak terlalu besar seperti yang di atas.Namun cukup nyaman jika mandi berdua.
"Mas,apa yang Kamu lakukan !"
Ujar Maryam yang melihat kenakalan sang suami.
"Aah,Mas hentikan!"
Maryam terus saja mengeluh kelakuan suaminya yang me-sum itu.
Beberapa menit berlalu,kedua nya telah selesai mandi,Maryam segera mengantikan baju nya,begitu juga Alex.
"Mas,sejak kapan Kamu mengambil baju yang lain di atas?"
Tanya Maryam,yang melihat Alex dengan pakaian yang berbeda.
"Sejak Aku masuk ke sini!"
Jawab nya enteng.
Bugh! Maryam melempar bantal ke arah Alex.
"Dasar me-sum,Mas Kamu sudah merencanakan ini sejak awal ya!"
Ketus Maryam mengerucutkan bi bir nya.
"Ia,saat Aku melihat Mu di ruang makan yang terus saja melamun,membuat Aku tidak tahan jika tidak memakan Mu saat itu juga!"
Pungkas Alex,lalu berpaling melihat Maryam,yang berdiri di belakang nya dengan wajah yang merona.
"Aku mau bersiap-siap dulu,jika terus meladeni Mas,enggak akan kelar!"
Ujar Maryam,lalu duduk di depan meja rias.
__ADS_1
"Enggak perlu di rias,wajah Mu sudah cantik,lebih cantik lagi tanpa makeup!Cup !"
Alex kembali mencuri satu kecupan di pipi Maryam.
"Mas!"
"Ya..ya!Aku menunggu Mu di ruang tamu !"
Maryam mengangguk nya.
Alex segera pergi ke arah ruang tamu,disana sudah ada Sandra dan juga anaknya Albert.
"Papa..!"
Panggil Albert yang langsung berlari ke arah Alex.
"Sayang,hati-hati!"
Teriak Sandra,saat melihat Albert lari.
Alex segera mengendong nya,tanpa sadar Albert melihat goresan di dekat leher Alex.
"Pa,ini kenapa ?"
Tanya Albert,Alex pun segera menyadari,kalau itu adalah goresan kuku Maryam saat di kamar mandi tadi.
"Ini di gigit nyamuk!"
Jawab Alex berbohong.
"Nyamuk?"
Albert mengulangi kata-kata itu.Alex mengangguk nya.
"Kak berhenti membohongi anak kecil!"
Cetus Sandra yang kesal.
"Jadi Kamu membiarkan Ku bercerita apa adanya?"
Tanya Alex saat sudah duduk di depan Sandra.
"Jadi benar ?Kakak dan Kak ipar sedang membuat sebuah kesepakatan dalam menghasilkan Alex junior?"
"Jaga ucapan Mu,di depan anak Mu jangan bicara sembarangan !"Tegas Alex,Sandra segera mengerucutkan bi bir nya.
"Mas!"
Panggil Maryam,Alex menoleh,begitu juga Sandra.
"Waah,Kak ipar Kamu sangat cantik,Aku penasaran dengan wajah Mu,kapan Aku bisa melihat Nya!"
Cetus Sandra,Alex segera menatap nya tajam.
"Ya,ya...!Aku hanya bercanda!"
Sambung Sandra saat melihat peringatan dari mata Alex .
Maryam tersenyum melihat keakraban ke dua orang di depan Nya.
"Apa sudah bisa pergi?"
Tanya Alex.
"Ayo!"
Sandra segera berdiri.Begitu juga Alex.
"Aku mau makan Lobster Newberg,papa!"
Ketus Albert.
Itu hanya ada di restoran non muslim,sementara Maryam dan Dia tidak bisa makan,dulu Alex sering memakan nya.Namun,saat itu ada Maryam ia harus bisa menjaga image nya.
"Eeemm"
Alex melirik ke arah Maryam.
"Aku tidak apa-apa Mas,Kita pergi saja,nanti setelah itu Aku bisa makan dirumah,lagian Aku masih kenyang!"
"Kenyang?"Sahut Sandra.
"Bukan kah tadi pagi Kak ipar enggak sarapan?apakah ada makanan spesial lain yang membuat Kak Ipar kenyang!"
__ADS_1
Goda Sandra sambil tersenyum.
"Sandra!"
Teriak Alex,
"Ya ya..!mari pergi !"
Sandra langsung merangkul tangan Maryam,membuat Maryam terkejut.
"Sudah enggak pa-pa,Aku enggak akan memakan Mu seperti kakak Ku!"
Cetus Sandra lagi,Maryam hanya bisa menundukkan pandangan nya karena malu.
"Tuan Alex!"
Sapa Caston.
"Kita pergi cari makanan kesukaan Albert,bawa mobil nya kemari!"
"Baik Tuan !"
Mereka menunggu Caston yang mengambil mobil di garasi.
"Sandra Kamu duduk di depan,biar Albert sama Aku !"
"Oke Kak!"
Sandra segera masuk ke dalam mobil,begitu juga dengan Alex, dan Maryam.
"Papa,siapa Wanita ini ?"
Tanya Albert kembali yang pertanyaan nya belum di jawab oleh Alex tadi pagi.
"Ini Istri Papa !"
"Istri ?istri Itu yang tinggal bersama Papa?kalau Mama ?"
Albert melihat ke arah mama nya.
"Albert Mama adalah Mama Kamu,tapi Papa Alex bukan Papa Kamu,Dia adalah paman Mu!"
Pungkas Sandra.
"Tapi Aku mau Papa Alex sama Mama Sandra,Aku tidak mengenal yang lain,dan kenapa Wanita ini menutupi wajahnya pa,kayak di film -film ninja itu Pa!"
"Sayang,Kamu masih 6 tahun,nanti kalau umur Kamu sudah dewasa,Kamu akan mengerti oke!"
Sandra tersenyum ke arah Anak nya,Albert masih menatap Maryam dengan aneh.
"Albert,Papa bisa jadi Papa Kamu,tapi tidak bisa menjadi suami Mama Kamu,Kamu harus paham itu.Aku adalah suami nya wanita yang disebelah Kamu,Kamu boleh panggil Dia dengan sebutan Bunda Maryam!"
"Hallo Sayang...".Sapa Maryam dengan lembut.
"Pa,suara nya lembut sekali!"Bisik Albert.
Deg..
Alex melirik ke arah Maryam,yang saat ini juga sedang melihat Nya dan tersenyum.
"Itu milik Papa,Kamu enggak boleh menggoda nya!"Bisik Alex kepada Albert.
"Papa curang !"
"Apa yang papa Mu curang sayang?"
Tanya Sandra,
"Papa bilang Ak hmmp!"
Alex segera menutup mulut Albert.
"Kak!apa yang Kamu lakukan,itu membuat Dia kesulitan bernafas"
Cetus Sandra.
Alex segera membuka tangan nya yang menutup mulut Albert.
"Papa Alex bilang Bunda Maryam wanita Nya!"
Teriak Albert.
Alex segera memalingkan wajah nya ke arah jendela,Maryam melirik nya.
__ADS_1
TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA VOTE+BERI HADIAH+TINGGALKAN KOMENT DAN LIKE ,,,😇😘