
Satu Minggu berlalu Albarak dan Aisyah di Swiss.Al baru saja siap sholat subuh lalu melirik sang istri yang masih terlelap di atas tempat tidur.
Maryam dan yang lain nya,menyembunyikan kondisi Alex dan Sandra kepada Al,karena tidak ingin waktu honeymoon ke dua nya terganggu.
Cup!satu kecupan hangat mendarat di kening Aisyah,wanita ini tersenyum,saat merasakan sentuhan tangan Al di pucuk kepala nya.
"Mas.."Lirih Aisyah,yang masih memejamkan matanya.
"Maaf mas menganggu tidur mu,ayo bobok lagi,mas akan menemani mu disini !"Ucap Al yang kembali naik ke atas ranjang,dan berbaring di sebelah Aisyah.Satu yang. mengusap lembut kepala Aisyah,satu tangan lagi menggenggam tangan Aisyah,sesekali mengecup nya.
'Menahan untuk waktu satu Minggu itu sungguh berat,apalagi selalu bersama di kamar yang sama !'Batin Al melihat raut wajah sang istri yang begitu cantik,bahkan Al saja tidak pernah menyangka jika wajah Aisyah bisa secantik dan selembut namanya.Al membelai pipi Aisyah dengan lembut,Aisyah tersenyum,meskipun mata nya masih terpejam.Karena sentuhan Al yang begitu lembut,membuat Aisyah kembali terlena dalam pelukan Al dan tertidur kembali.Begitu juga dengan Al,yang tadi nya cuma niat mau temani sang istri malah ikut tertidur.
Tok..Tok..Tok..
Suara ketukan dari luar membangunkan Aisyah dari tidurnya.
"Eeemm"Aisyah mengucek ke dua mata nya yang masih berbaring di tempat tidur.Tangan Al masih di terletak di atas kepala nya,dan tangan satu lagi melingkar di pinggang Aisyah.
Suasana di Swiss masih turun salju,jadi membuat ke dua nya males untuk pergi kemana-mana,apalagi Aisyah yang tidak terbiasa dengan udara di Swiss.
Tok..Tok..Tok..
Ketukan itu terdengar lagi,saat yang punya kamar belum membuka pintu.Aisyah memindahkan tangan Al ke samping,agar ia bisa segera turun dari ranjang.Namun,Al menarik kembali pinggang sang istri,membuat Aisyah kembali tertidur.
"Mas,seseorang mengetuk pintu kamar kita !"Ujar Aisyah pelan,
"Eeemm,biarkan saja,mereka tidak di bayar untuk menganggu jam istirahat kita.Tapi di bayar untuk melayani tamu dengan baik !"Sahut Al,dengan mata yang masih terpejam.
"Mas,ini sudah jam..."Aisyah melirik ke arah jam yang ada di atas nakas."Sudah jam 07:30,bisa saja itu pelayan datang untuk mengantar sarapan pagi untuk kita!"
"Biarkan saja!"Al masih tidak membiarkan Aisyah untuk turun dari ranjang.Terpaksa Aisyah nurut dan tidur kembali di sebelah Al.Aisyah membelai wajah sang suami dengan jari jemari lentik nya,ia menyentuh setiap inci raut wajah Albarak,lalu mengembangkan senyum,seperti ia sedang mengagumi sosok yang tidur di sebelah nya.
__ADS_1
Cup!Albarak menci-um pipi Aisyah,membuat Aisyah membulatkan matanya karena terkejut.
plak!Aisyah memeluk bahu Al,yang sedang berpura-pura untuk tidur.
"Ayo bangun,jangan tidur lagi!"Aisyah mencoba membangunkan Al yang masih bermalasan di tempat tidur,dengan selimut yang begitu tebal menutupi tubuh ke duanya.
"Jam berapa sudah ?"
"Jam 08:10"Jawab Aisyah sembari melirik ke arah jam.Al segera membuka mata nya,lalu melihat Aisyah yang berada tepat di depan nya,hanya berjarak satu jengkal tangan nya.Ke dua nya dapat merasakan hembusan nafas yang menerpa wajah mereka.
"Pagi Sayang..."Lirih Albarak dengan senyuman di bi-bir nya.
"Assalamualaikum cinta..."Ucap Aisyah dengan lembut,menyentuh pipi Al,
"Waalaikumsalam,bidadari dunia ku!"Al ikut tersenyum,kini membelai raut wajah sang istri dengan lembut.
Albarak segera duduk di atas kasur,lalu di susul oleh Aisyah yang ikut duduk di sebelah Al.
"Enggak ah,Ning mau mandi hadas,entar aja mandi sama!"Ujar Aisyah yang segera turun dari ranjang,dan berjalan ke arah kamar mandi,
"Sayang haid nya sudah habis?"Tanya Al yang masih duduk di atas ranjang.Aisyah menoleh sembari menggelengkan kepalanya.
"Eeeemmm"Al mengerucutkan bi-bir nya yang kecewa.
"Siapkan diri mas untuk nanti malam,kita akan sama-sama pergi ke taman surga Allah,yang lebih indah dari taman apapun itu!"Ujar Aisyah,lalu berbalik melangkahkan kaki nya masuk ke dalam kamar mandi.Di tempat tidur,Al masih bengong mencerna ucapan sang istri yang begitu ambigu bagi nya.
"Ini istriku benar udah selesai masa libur nya atau memang sedang mencoba menggoda ku sih?"Al menompangkan kepala nya dengan satu tangan,masih menatap ke arah kamar mandi.
Tok..Tok..Tok..
Ketukan itu terdengar lagi,Al segera turun dari ranjang,dan mencoba membuka pintu kamar.
__ADS_1
Ceklek !
Seorang pelayan dengan nampan di tangan nya,ia sudah berdiri lebih dari satu jam di depan kamar Al.Namun,mengetahui Al orang penting,pelayan tersebut masih berusaha mengembangkan senyuman smirk nya ke arah Al, saat pria ini membuka pintu.
"Terimakasih sudah berusaha menunggu disini!"Al pun kembali ke kamar,dan tak lama ia balik lagi,memberikan beberapa lembar uang kepada pelayan itu sebagai tip atas pekerjaan yang ia lakukan.
"Terimakasih Tuan"Ucap Pelayan sembari membungkuk tubuh nya,Al mengangguk,Al segera menutup kembali pintu kamar tersebut.
Al segera meletakkan nampan tersebut di atas meja kecil yang ada di dalam kamar,ia memeriksa sarapan yang di hidangkan pihak hotel kepada nya,sesuai yang di pesan oleh Al sebelumnya.
"Harum sekali..."Seru Aisyah yang baru saja keluar dari kamar mandi,memakai baju mandi yang memperlihatkan pa-ha mulusnya.
"Sayang,kamu sengaja menggoda ku?"Sindir Al,Aisyah tersipu malu,lalu segera beralih ke lemari untuk mengambil baju ganti.Al yang melihat itu hanya tersenyum saja,lalu mendekati sang istri yang sedang membuka lemari.
"Wangi nya.."Bisik Al,yang mendekatkan bi-bir nya di daun telinga sang istri.
"Mas"
"Eeemmm"
"Biarkan Aku pakai baju dulu,terus kita sarapan sama,mas juga mandi dulu sana!"
"Sebentar,masih betah disini"Al melingkarkan tangan nya di pinggang Aisyah,ia juga meletakkan dagu nya di bahu sang istri.
"Heeeemm"Aisyah menghela nafasnya,sembari mengeluarkan baju dari dalam lemari,lalu meletakkan nya di atas ranjang,Al masih betah dengan posisi nya yang terus saja memeluk Aisyah dari belakang.Disaat Aisyah ingin kembali ke meja rias,kaki nya tersandung.
"Aah!"Untung saja Al cepat sadar dan segera menangkap tubuh istrinya,jika tidak ia akan meni-ndih Aisyah di lantai.
"Maaf sayang,Kamu enggak pa-pa?"Tanya Al panik,Aisyah menggelengkan kepala nya.
"Mas,mandi dulu ya,biar Aku bersiap-siap dulu,nanti kita makan sama!"
__ADS_1
"Oke sayang,Aku mandi dulu,cup"Al masih sempat nya mencuri ciu-man di bi-bir Aisyah sekilas dan ia segera berlari ke kamar mandi.Aisyah yang berdiri di samping ranjang hanya bisa tersenyum sembari menggelengkan kepala melihat sikap suami nya yang random itu.