Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 23


__ADS_3

Atika berdiri menatap pria itu yang masih membelakangi nya.


"Pah,kenapa Papa menampar Ku?"Teriak Atika dengan keras.


"Kamu pantas mendapatkan itu!Kamu dan ibu mu sama-sama ja lang!"Teriak pria itu sembari membalikkan tubuh nya.


"Apa salah Ku?bukan kah,Aku sudah menuruti semua keinginan mu?"


"Tapi,kenapa Kau menolak tawaran keluarga itu!jika Kau berada di klinik Xander,kau bisa memantau perkembangan disana !"Teriak pria itu lagi.


"Pah,Aku ini bukan boneka,bukan alat yang bisa papa gunakan untuk menghancurkan keluarga itu.Aku juga punya perasaan,Aku ingin bebas,dan hidup dengan damai seperti yang lain!"Teriak Atika.


Pria yang mendengar teriakan Akita lantas marah,dan murka,Pria itu mencengkram kuat leher Atika.


"Eegrrh!"Atika memberontak mencoba melepaskan tangan kekar yang mencengkram leher nya.


"Berani sekali Kau berteriak,kalau bukan Aku yang menyelamatkan mu,mungkin Kau sudah mati bersama dengan ibu mu hari itu!"Teriak Pria itu dengan lancang.


"Le-bih ba-ik A-ku ma-ti hari itu.Eggrrh,dari pada A-ku di jadikan alat untuk menghancurkan keluarga Xan-der!"Ungkap Atika dengan suara yang terbata-bata,menahan sakit akibat cengkraman kuat pria itu.


Plaaak!


"Lancang !"Teriak pria itu dengan keras.


"Jangan katakan Kau jatuh cinta pada pria itu!"Sambung nya lagi,Atika yang masih terduduk di lantai hanya diam mendengar perkataan itu.


"Jawab Aku!"Teriak nya lagi menarik rambut panjang Atika.


"Aggrrhh,pah,sakit!"Teriak nya,memberontak agar mau di lepaskan.


Bugh!


Pria itu kembali menghempaskan nya ke lantai.


"Tuan Peter,seseorang datang menemui Anda !"Ucap seorang pengawal yang datang menghadap Peter di ruangan kerja nya.

__ADS_1


"Eeem!"Peter hanya menoleh,Pengawal itu segera pergi.


"Aku akan segera kembali,jangan berani-berani untuk lari dari tempat ini!"Titah Peter,lalu pergi meninggalkan Atika di ruangan kerja nya.


"Hiks..Hiks..Hiks.."Atika yang tidak dapat lagi menahan tangisan nya pun,menangis tersedu-sedu,meratapi nasib nya yang begitu tragis.


Atika segera berdiri dan duduk di sofa yang ada di dalam ruangan itu,ia membenarkan rambut dan juga riasan di wajah nya.Dia tahu,mungkin akan ada tamu yang tiba-tiba datang untuk bertemu dengan keluarga nya.


Atika adalah anak yang di selamatkan oleh Peter,saat Charlotte di nyatakan meninggal.Peter datang kerumah sakit,dengan memaksa pihak rumah sakit untuk memeriksa janin yang di kandung oleh Charlotte.Mengetahui anak itu masih hidup dan berjenis kelamin perempuan,Peter segera menyuruh dokter untuk mengambil tindakan operasi sesar.


Atika terlahir prematur,dia dengan El hanya berselisih li-ma bulan beda nya.Hanya saja Atika prematur,lahir di usia kandungan Charlotte tujuh bulan.


Tujuan Peter,menyelamatkan bayi Charlotte hanya untuk membalaskan dendam kepada keluarga Alex.Karena ia tahu,Alex meninggalkan Al untuk pewaris keluarga King.


Mengetahui Albert tidak pernah kembali,Peter mulai menyusun rencana,dan menyembunyikan identitas Atika dari seluruh keluarga King.


Disaat Tuan King dan Tuan Guntur meninggal,Atika tidak pernah hadir,karena ia tidak tercatat,dalam silsilah keluarga King dan Guntur.Peter hanya menganggap Atika adalah anak haram nya.


* * *


"Kamu masih terlihat begitu gagah,meskipun usia mu tidak lagi muda!"Cibir wanita itu.


"Aku masih tetap muda,masih sama di saat usia Ku,dua puluh tahun yang lalu,hanya saja rambut ku sedikit beruban!"Peter duduk di depan Wanita itu,di sofa single.


"Kamu berpenampilan,seperti para remaja.Namun,garis keriput di wajah mu tidak dapat membohongi Ku !"Cibir Peter,wanita itu mengerutkan dahi nya,menatap Peter dengan kesal.


"Apa yang membawa mu datang kemari?"Sambung Peter lagi.Wanita itu segera mengeluarkan map merah muda,dan menyerah 'kan kepada Peter.


"Apa ini?"Peter melihat ke arah wanita itu,


"Tentu saja dokumen pengalihan warisan yang di tinggalkan keluarga King dan Guntur!"Sahut wanita itu dengan bangga.


"Jika semua jatuh ke keluarga King apa yang tersisa?"Tanya nya lagi,masih menatap wanita itu dengan heran.


"Menurut pengalaman dari leluhur,jika keluarga tidak memiliki garis keturunan tentu saja semua harta akan jatuh ke sebelah pihak !"Ungkap Wanita itu.

__ADS_1


Prak!


Peter melempar map tersebut di atas meja.


"Sandra apa Kau gila?"Maki Peter,wanita itu berdiri dari tempat duduk nya.Dengan bangga lalu menatap Peter dengan tatapan kemenangan.


"Tentu saja Aku waras,sampai saat ini Kau belum menikah,usia mu sudah empat tahun lebih,apa yang Kau tunggu,Kau tidak memiliki keturunan !"


"Kau pun sama!"Tegas Peter,


"Kau lupa?Aku punya Albert,dan juga Al di sisi Ku,tentu saja Aku bisa mengalihkan warisan itu ke keluarga King!"


"Albert tidak pernah kembali,dan Kita tidak tahu dimana dia sekarang.Satu lagi, Al bukan anak kandung mu,Kamu tidak bisa mengalihkan semua harta warisan kepada nya.Dan tujuan mu mempertahankan Al hanya menunggu Albert kembali,setelah itu Kau pasti akan menyingkirkan Al!"Cibir Peter.


"Aku dapat melakukan apa saja,selagi semua hak Ku kembali pada ku.Nah,bagaimana dengan mu?apa yang Kau tunggu?"Sandra menatap Peter dengan senyuman smirk.Peter geram melihat tingkah Sandra yang begitu membanggakan diri.


"Aku tidak akan menyerahkan semua harta Guntur kepada mu,Aku akan membuat mu kehilangan semua nya,harta warisan dan pewaris!"Ancam Peter,


"Aku tidak takut!"Sandra terlihat tidak getar dengan ancaman Peter,ia segera pergi meninggalkan ruangan itu.


"Sandra tunggu!"Teriak Peter,mengejar wanita itu sampai ke depan.Sandra menoleh,dengan tangan memegang tas nya.


"Kalau Al masih menjadi pewaris mu,bahkan Kamu tidak dapat menjadi bagian sepenuh nya dari harta itu,bagaimana kalau Kita bekerja sama untuk menyingkirkan Al?"Peter memberikan tawaran yang sulit untuk Sandra,wanita itu tersenyum menatap ke arah Peter.


"Aku tidak mau!"Tegas Sandra.


"Aku tidak mau terjebak ke dua kali dalam permainan mu!"Sambung nya lagi.


'Sialan!'Umpat Peter dalam hati.


"Aku cukup mengenalmu,Kau tau,disisi Al,banyak orang yang melindungi nya,jika Kau mau mati,Kau bisa mencoba nya!"Sambung Sandra lagi.


Peter mengepalkan tangan nya,menatap Sandra dengan netra nya yang memerah.


"Berhenti melihat ku begitu,tidak akan membuat Ku berubah pikiran !"

__ADS_1


Sandra segera pergi meninggalkan Peter di depan pintu,sementara pria itu hanya bisa menatap Sandra penuh dengan amarah yang memuncak.


__ADS_2