Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 82


__ADS_3

Disaat El mulai menurunkan resleting baju istrinya,Atika merasa gugup,bahkan ia terlihat begitu malu,El yang menyadari itu segera menggoda sang istri.


"Sayang,ayok!"Bisik El,setelah berhasil menurunkan resleting baju Atika.


"Ayo apa?"Atika berbalik bertanya?"


"Eeemmm itu?"Bisik El lagi,


"Tapi kita harus menghadiri acara makan malam mas!"


"Sebentar saja 'kan enggak lama!"El sudah menahan tawanya.


"Eeemmm"Atika segera berjalan ke arah ranjang,dan duduk di tepi ranjang.


"Mau apain?"Tanya El,saat melihat Atika yang duduk di tepi ranjang,tapi raut wajah nya yang merona.


"Katanya mau...."Atika tidak melanjutkan ucapan nya saat melihat El yang tersenyum.


Bugh!Atika melempar bantal ke arah El.


"Ha...Ha.. Ha..."


"Mas,kamu menggoda ku!"Cetus Atika yang cemberut,dan merasa malu,


"Enggak,ayo mandi,Aku menyuruh mu mandi,tapi kamu saja yang pikiran nya kemana-mana!"El segera berbalik dan berjalan ke arah kamar mandi.Atika yang malu pun segera bangkit dari duduk nya dan menyusul sang suami,serta mengambil handuk yang ada di sana.


Di kamar Albarak. . .


"Sayang,sudah siap belum?"Tanya Al yang berdiri di balkon kamar nya.


"Sebentar lagi mas!"Sahut Aisyah yang sedang berada di depan kaca rias.


Al tengah menikmati secangkir kopi susu yang ada di depan nya,sembari menatap langit yang bertaburan dengan bintang di malam hari.


"Bagaimana dengan yang ini mas"Aisyah memperlihatkan baju yang di belikan Al beberapa hari lalu,saat mereka pergi jalan-jalan.


"Eeemm,pasti sangat cantik!"


"Terimakasih,aku siap-siap dulu mas!"Aisyah segera pergi,kembali ke kamar,sementara Al masih duduk di balkon kamar nya.


Tok..Tok..Tok..


"Mas,bantu buka pintu!"Al segera bangkit dari tempat duduk nya,dan melewati Aisyah yang sedang mengenakan cadarnya.Cup,satu ciu-man mendarat di pipi Aisyah,membuat sang istri membulatkan mata nya.


Ceklek !


"Umi"


"Sudah siap?"Tanya Maryam,Al melirik sang istri yang sedang mengambil tas bawaan nya.


"Dimana El dan Papa?"

__ADS_1


"Mereka menunggu kita di lobi!"


Aisyah segera menghampiri sang suami dan ibu mertua do ambang pintu kamar.


"Cantik sekali sayang"Maryam menyentuh wajah menantu nya yang tertutup cadar.


"Umi lebih cantik,di usia ini Umi masih terlihat begitu muda"Aisyah membalas ucapan Maryam dengan sebuah pujian.


"He...He..He..."Maryam tertawa kecil saat mendengar pujian itu,padahal ia sadar dirinya tidak muda lagi,bahkan garis keriput mulai terlihat.


"Sudah,ayo pergi!"Ajak Al,mereka bertiga segera pergi menuju lobi hotel.


* * *


Tiba di hotel Four Seasons Hotel Cairo at Nile Plaza.Alex segera membawa keluarga nya menuju lantai dua,tempat di mana acara itu di mulai.


El menggandeng tangan Atika,begitu juga dengan Al dan Aisyah.Alex dan Maryam melihat nya dengan tersenyum,sungguh pemandangan yang begitu indah.


Semua orang melihat kearah keluarga Xander,pemandangan yang bikin orang lain iri.Apalagi si kembar yang begitu tampan dan mempesona,tidak sedikit wanita yang melirik ke arah mereka,membuat para istri terlihat cemburu.


"Selamat datang Tuan!"Sapa pelayan,dibalas anggukan oleh Alex.


"Meja Tuan Abizar?"


"Mari saya antar,meja Tuan Abizar ada di ruangan VIP!"Alex dan keluarga nya segera mengikuti pelayan dari belakang.


Dari jauh sudah terlihat Dante yang berdiri di meja tersebut,menunggu kedatangan Alex.


"Terimakasih !"Pelayan itu segera pergi.Dante berjalan ke arah Alex,


"Selamat Tuan Alex,atas pernikahan El"


"Terimakasih"Dante dan Alex berpelukan saat mereka baru pertama kali bertemu setelah perpisahan dua puluh tahun yang lalu.


"Silahkan Tuan Alex"Sambung Abizar,yang di balas anggukan oleh Alex.


Mereka semua duduk di satu meja panjang.Ada Michael dan Khadijah yang duduk di sebelah Nyonya Ming Hao.Raut wajah Khadijah yang memancarkan aura kebahagian,ia melirik ke arah Atika yang saat ini sedang melihat nya.


"Sini Atika,duduk lah disini!"Ujar Khadijah,El segera menarik kursi untuk istri nya di sebelah Khadijah.


"Terimakasih mas!"Ucap Atika,yang melirik ke arah El,pria itu tersenyum.


Setelah semua nya duduk pada kursi masing-masing.Abizar segera mempersilahkan semua nya untuk mencicipi hidangan yang ada di atas meja.


Sepuluh menit berlalu,di meja panjang tersebut hanya ada suara dentingan,sendok dan garpu yang bertabrakan di atas piring,tidak ada yang berani memulai pembicaraan saat sedang makan.


Begitu selesai makan,Dante segera memesan makanan penutup untuk mereka semua.


"Pelayan,tolong antar 'kan beberapa makanan penutup ke meja ini,sedikit anggur dan juga beberapa gelas jus!"


"Baik Tuan "Pelayan tersebut segera pergi.Dante pun melihat jika mereka semua telah selesai dan menyimpan semua sendok dan garpu di sisi piring.

__ADS_1


"Bagaimana Xander?"Tanya Dante,


"Xander sudah kembali ke posisi awal,kini juga banyak perusahaan asing yang datang untuk bekerjasama,bahkan ada perusahaan dari Indonesia juga yang datang,tapi belum ada pertemuan!"


"Eeeemmm,Xander sudah berdiri begitu lama.Tapi,hanya Tuan Alex yang mampu mengelola Xander,karena semenjak Xander di tangan Tuan Alex,semua nya baik-baik saja!"


"Kamu terlalu memuji!"Tukas Alex,Dante tersenyum.


"Saya pernah mengirim proposal baru ke Xander,yang di antar oleh Khadijah,tapi tidak ada tanggapan!"Seru Abizar yang mengambil jus untuk istri nya.


"Proposal?"Ulang Alex.


"Benar,sekitar dua bulan yang lalu!"Sambun Abizar.


"Proposal itu diantar oleh Khadijah pada malam Aku dan El akan pulang ke Indonesia,tapi belum saya periksa.Proposal tersebut ada di panti asuhan Xander!"Pungkas Al.


"Tidak masalah kembali dari sini,Aku akan memeriksa nya!"Ujar El,


"Kapan kalian berencana akan kembali?"Tanya Dante,


"Besok pagi"Sahut Alex,


"Kenapa tidak menginap lebih lama?"


"Masih banyak pekerjaaan yang harus ku selesaikan,terlebih lagi,Geisha tengah sakit,kami harus menjenguk nya!"


"Hueeek..Hueeek"El merasa mual tiba-tiba,membuat Alex dan yang lain melirik ke arah El,dan menatap pria itu dengan heran.


Alex memicingkan mata nya saat mendapati sang Anak yang tiba-tiba mual.


"Huueek..Hueek"


"Mas,apa yang terjadi?"Atika memegang bahu sang suami.


"El apa semua baik-baik saja?"Tanya Alex yang penasaran.


"Eeemm"El mengangguk sembari berdiri dari tempat duduk nya.


"Saya permisi ke toilet sebentar!"El segera pergi,Atika masih melihat sang suami yang berjalan begitu terburu-buru.


"Apa yang terjadi?"Tanya nyonya Ming Hao yang penasaran.


"Seperti gejala ngidam"Sambung Michael.


"Ngidam?"


"Ngidam?"


"Ngidam?"


Bukan hanya Maryam dan Alex yang terkejut.Bahkan,Atika sebagai sang istri dari El pun ikut terkejut.Bagaiamana bisa ia ngidam sementara Atika tidak hamil.

__ADS_1


__ADS_2