
"Aku bisa menerima kekurangan Mu,tapi tidak dengan kejahatan Mu,bertaubat lah Mas,Kita bisa hidup tanpa harus melakukan pekerjaan yang seperti ini !"
Kini bergantian Maryam yang membujuk Alex.
"Ia Mas janji!"
Alex menarik Maryam ke dalam pelukan nya.
'Berhenti dari pekerjaan ini bukan lah semudah membalikkan telapak tangan,apalagi Aku adalah pemimpin semua orang,pasti akan ada banyak masalah yg akan terjadi setelah berhenti,Sayang beri Aku waktu,Aku akan memikirkan ini semua !'
Batin Alex.
"Mas,jadi sekarang apa yang ingin Kamu lakukan terhadap Revan ?"
"Aku belum tau,tapi Aku tidak bisa melepaskan nya!"
Tegas Alex,Maryam menghela nafasnya berkali-kali,saat mengetahui kalau pada akhirnya,Alex tetap pada pendirian Nya.
"Huueeek..huueeek!"
"Mas!"
Alex kembali mual-mual,ia merasakan sesuatu yang terus saja mengaduk perut nya.
"Kenapa terus mual,apa enggak sebaik Nya kita periksa ke rumah sakit?"
Saran Maryam.
"Tidak perlu,ada dokter yang tinggal disini!"
"Benar,minta lah Mereka untuk memeriksa kesehatan Mas,agar Kita tau,kalau Mas baik-baik saja!"
Pungkas Maryam,membujuk sang suami.
Alex mengangguk nya."Mari turun,Kita akan meminta Mereka untuk memeriksa,Mereka ada di lantai bawah!"
Maryam mengangguk Nya,Alex dan juga Maryam segera berjalan ke arah pintu,untuk turun ke lantai bawah menemui sang dokter.
"Pelayan !"
Teriak Alex dengan keras,Maryam yang berada di samping Alex terkejut.
"Mas,suara Mu itu bikin menara roboh!"
Sindir Maryam.
"Heeem!"
Alex menaikan satu alis nya.
"He..he..Aku hanya bercanda!"
Ujar Maryam memeluk lengan Alex.
"Tuan !"
Pelayan menundukkan kepala nya di depan Alex dan Maryam.
"Dimana dokter Starla?"
"Dokter Starla ada di kamar Nya,seperti nya sedang bersiap-siap untuk ke klinik"
"Suruh dokter Starla untuk ke kamar Saya!"
"Baik Tuan!"
Pelayan segera pergi,semetara Alex kembali ke kamar nya,Maryam juga ikut bersama dengan suami Nya.
"Dokter Starla?"
Maryam mengulangi ucapan Alex saat di kamar.
"Ada apa?"
Alex segera naik ke atas ranjang.
"Eemm,enggak ada dokter Pria?"
"Dokter Pria ada di klinik Xander,ada apa?Kamu cemburu ya?"
Goda Alex,Maryam segera memalingkan wajah Nya.
"Tenang saja Kamu lebih cantik dan lebih anggun,Dia mah enggak ada apa-apa Nya!"
Pungkas Alex berbaring di atas ranjang.
__ADS_1
"Eeemm!"
Maryam melirik ke arah suami nya,memainkan ke dua alis yang naik-turun.
"Ada apa ?jangan menggoda Ku,jika tidak Aku akan membuat Mu tidak bisa turun dari ranjang!"
Bisik Alex,menggoda Maryam,tangan nakal nya menyentuh benda kenyal yang berada di balik hijab.
"Mas!"
Lirih Maryam mencengkram lengan Alex,saat jari itu menyentuh milik Nya.
Tok...Tok...Tok..
Maryam terkesiap,ia segera berdiri,begitu juga Alex ia segera menarik tangan nya kembali.
"Tuan,ini Saya dokter Starla!"
Ucap seseorang di balik pintu.
"Mas,Aku akan membuka Nya!"
Alex mengangguk Nya.Maryam segera berjalan ke arah pintu kamar.
Ceklek !
"Tuan,apa ada yang bisa Saya bantu?"
Tanpa mengetahui ada nya Maryam di belakang pintu,karena sebelum Maryam memegang handle pintu,pintu tersebut sudah terbuka duluan.
Starla menghampiri Alex yang berbaring di atas ranjang,Starla memakai baju dokter nya sepaha sehingga memperlihatkan paha mulus yang putih.
Bagian depan kancing baju dengan sengaja di buka nya sehingga hampir 70% dua buah gunung itu terlihat menantang.
"Siapa yang menyuruh Mu berpakaian seperti itu!"
Alex menatap nya dengan tajam.
"Tuan,Aku memakai ini karena suka,biarkan saja,berbaring lah Aku akan memeriksa Nya!"
Jawab Starla,duduk di tepi ranjang,Alex menatap ke arah istri nya.
Maryam segera menarik lengan Starla yang duduk di tepi ranjang.
"Jika Kamu ingin memeriksa suami Saya,mending Kamu ganti pakaian Mu dulu,atau Kamu tidak perlu tinggal disini lagi!"
"Ma-Maaf Nyonya,Saya segera kembali!"
Starla segera keluar dari kamar itu,untuk berganti pakaian.
Maryam berbalik menatap Alex yang masih bengong diatas ranjang.
"Apa pandangan itu nikmat?"
Tanya Maryam,berkacak pinggang di depan Alex.
"Sayang,tenang lah,tidak ada yang menyuruh Nya berpakaian begitu!"
Ujar Alex memegang tangan Maryam.
"Aku akan memeriksa nya,jika Kamu tidak tergoda!"
Maryam menyentuh aset Alex,entah kenapa wanita ini begitu berani.
Alex tertegun.
"Sayang apa yang Kamu lakukan?"
Alex memegang tangan Maryam.
Maryam segera menarik Nya kembali.
"Astagfirullah apa yang Ku lakukan"Gumam Maryam saat ia sudah menarik kembali tangan nya.
"Ada apa?"
Tanya Alex lagi,kini Maryam duduk di tepi ranjang.
"Entah,Aku juga enggak tau,tapi akhir-akhir ini,Aku begitu bersemangat,dan juga sedikit agresif,Aku takut,bahkan kemarin malam dengan berani Aku mengajak Mas main duluan,Aku seperti wanita penggoda Mas!"
Ujar Maryam,dengan sedih.
"Aku suami Mu,apa pun yang Kamu lakukan terhadap Ku,Aku tidak akan pernah marah,Aku menyukai Nya!"
Bujuk Alex,agar Maryam merasa lebih baik
__ADS_1
lagi.
"Maaf Mas!"
Ucap Maryam memegang tangan Alex,Pria ini tersenyum,lalu menyentuh pipi lembut Maryam yang berbalut cadar.
"Tuan !"
Panggil Starla.
"Masuk!"
Sahut Alex.
Ceklek !
"Nyonya ijin kan Saya memeriksa Tuan Alex "
Starla menundukkan kepala nya.
Maryam melihat nya dari ujung kepala hingga mata kaki,kini penampilan Starla sudah lebih sopan dari sebelum nya.
"Hati-hati dalam memeriksa Nya!"
Starla mengangguk,ia segera memeriksa Alex.
"Apa keluhan nya Tuan ?"
"Suami Saya sering sekali merasa mual dan juga muntah-muntah,apa lagi di pagi hari!"
Pungkas Maryam.
"Apa sering merasakan perubahan selera makan?"
Tanya Starla.
"Benar dok,Saya jarang makan mangga,bahkan tidak sama sekali.Namun,seperti pagi hari ini saya ingin sekali memakan itu!"
Jelas Alex.
"Tuan Alex,Anda mengalami sindrom simpatik!"
"Sindrom simpatik?"
Alex mengulangi kata-kata itu.
"Iya benar,karena istri Anda sedang hamil !"
"Hamil?"
Maryam terkejut.Starla mengangguk Nya.
"Tidak mungkin hasil nya negatif!"
"Anda sudah memeriksa Nya?"
"Sudah menggunakan tespack!"
"Periksa lah ke klinik Xander,bisa saja tespack ada juga yang tidak akurat,apalagi kalau baru-baru jadi sering terjadi kegagalan saat memeriksa Nya!"
"Sayang,nanti kita harus ke klinik !"
Sambung Alex begitu bersemangat.
"Iya harus di periksa dulu,karena gejala yang Tuan alami adalah sindrom kehamilan simpatik terjadi ketika suami ngidam dan mengalami gejala-gejala kehamilan seperti yang dialami istrinya ketika mengandung"
"Apa benar begitu dok?"
Tanya Alex kembali,
"Pantesan sudah beberapa hari ini,Mas Alex merasa mual dan muntah-muntah,bahkan ia lebih seperti orang yang sedang hamil"
Cetus Maryam.
"Biar lebih lega,pergilah ke klinik disana Tuan akan tau hasil nya!"
Saran dokter Starla.
Alex segera turun dari ranjang.Dengan di bantu oleh Maryam.
"Saya permisi dulu,Nyonya dan Tuan !"
Alex mengangguk Nya.
"Dok,terimakasih!"
__ADS_1
Ucap Maryam,Starla tersenyum.