
Geisha dan Albert langsung duduk di depan sang dokter.
"Nyonya Geisha,suami atas nama Albert King!"
"Iya dok"
"Tunggu,Tuan Anda Tuan Albert King?Cucu dari Tuan King?"Tanya dokter itu lagi melihat ke arah Albert.Geisha hanya mengerutkan dahi nya saja,saat mengetahui suami nya begitu terkenal.
"Benar!"Jawab Albert datar.
"Anda enggak ingat saya?Saya Raisa,yang dulu satu sekolah dengan Anda di sekolah internasional!"Ungkap dokter itu yang ingin menyentuh tangan Albert,Geisha segera membulatkan mata nya,lalu melirik sang suami.
"Maaf,saya tidak ingat,tolong lakukan saja pekerjaan Anda!"Tegas Albert,Raisa menatap Albert dengan kecewa,lalu melirik ke arah Ge yang sudah memasang wajah tak suka.
"Baiklah Nyonya Geisha,silahkan berbaring di ranjang,biarkan saya memeriksa Anda dulu!"Geisha segera bangkit dari duduk nya dan berjalan ke arah ranjang,lalu berbaring disana,Raisa pun melakukan tugas nya untuk memeriksa kondisi Ge,Albert memantau nya dari jauh.
"Berapa lama Anda sudah menikah?"
"Baru sekitar satu bulan!"
"Kapan Anda haid terakhir kali?"Mendengar pertanyaan itu,Ge sejenak berpikir,
"Tiga hari sebelum akad nikah!"
"Mau langsung tes disini atau dirumah?"Geisha melirik ke arah Albert saat sang dokter bertanya itu.
"Tes dirumah saja!"Sahut Geisha kemudian.
"Baiklah,nanti saya tuliskan resep,sekalian saya jelaskan untuk menggunakan alat tes dirumah!"
"Eeemm"Geisha segera turun dari ranjang,setelah pemeriksaan nya selesai.
"Jadi,apa yang terjadi sama istri saya dok?"Tanya Albert,saat Ge dan dokter Rossa sudah kembali ke meja nya.
"Panggil Rossa saja,kita 'kan teman satu sekolah!"Albert mengerutkan dahi nya mendengar ucapan Rossa,Ge hanya diam memperhatikan raut wajah sang suami yang begitu malas menatap Rossa.
"Dok!"Panggil Albert dengan tatapan dingin nya,"Apa yang terjadi sama istri saya?"Sambung nya,menatap Rossa dengan tajam.
"Geisha ti..."
"Nyonya Geisha!"Tekan Albert,untuk mengingatkan Rossa akan status Geisha.
"Eemm,baiklah.Nyonya Geisha tidak apa-apa.Namun,gejala yang ia alami persis seperti seorang wanita yang sedang hamil,aku akan memberikan alat tes untuk Anda,dan kalian bisa menggunakan nya saat tiba di rumah,jika hasil nya tidak akurat,kalian boleh datang kemari besok pagi untuk USG!"
__ADS_1
"Baiklah,kalau begitu terimakasih!"Ucap Albert yang langsung berdiri dari duduk nya.
"Tunggu,ini resep yang harus di ambil di bagian farmasi!"
"Eeemmm"Albert segera mengambil resep di tangan Rossa,dan membawa sang istri keluar dari tempat itu.
Blam!
Albert membanting 'kan pintu ruangan dokter Rossa,wanita yang sedang berada di meja nya menatap kesal ke arah mereka berdua.
"Sayang,kita belum mengambil obat nya!"Seru Ge,saat melihat Albert yang berjalan melewati tempat farmasi.
"Nanti kita singgah di apotik King,tidak perlu disini!"Tegas Albert,tiba di mobil,sang sopir segera membuka pintu mobil untuk mereka berdua.
"Pak,singgah di apotik King ya!"
"Baik Tuan "
Geisha hanya memperhatikan raut wajah Albert yang sejak tadi terlihat begitu masam,entah apa yang sedang di pikirkan sang suami,sehingga membuat ia tidak begitu ceria.
"Mas"Panggil Geisha,Albert segera melirik.
"Apa yang terjadi?"Lanjut Ge menatap Albert dengan raut wajah yang sedang menahan tangis.
"Sayang,aku sedang tidak sabar untuk segera mengetahui kalau kamu benaran hamil"Ungkap Albert,yang kini memegang kedua pipi Geisha dengan raut wajah yang begitu bahagia,bahkan Albert tersenyum menatap sang istri.
"Ada apa?apa kamu tidak bahagia?"Albert melihat netra Ge yang berkaca - kaca.
Geisha menggelengkan kepala,"Bukan tidak bahagia,justru aku takut mas yang tidak bahagia atas kehamilan ini,sejak di dalam ruangan dokter Rossa Mas terlihat begitu marah,bahkan raut wajah mas sangat seram!"Ujar Geisha dengan raut wajah yang memelas,memperlihatkan kesedihan nya kepada Sang suami.
"Sayang,aku tidak marah kepada mu,justru aku sangat berterimakasih kepada mu,karena hadir dalam hidup ku,dan memberikan kebagian yang belum pernah aku rasakan.Kamu tahu aku sangat berharap suatu saat nanti kita memiliki anak laki-laki yang akan menjadi jagoan kita!"Ungkap Albert sembari mengecup kening sang istri.
"Bagaimana kalau yang aku kandung anak perempuan?"
"Anak laki-laki atau perempuan sama saja,tetap anak ku dua-dua nya dan kamu ibu nya!"Albert kembali mengecup bi-bir sang istri sekilas,Geisha membulatkan mata nya,karena malu di dalam mobil masih ada orang lain selain mereka.
"Mas,kamu apa-apaan sih!"Geisha segera menjauh,Albert hanya tersenyum saja melihat sang istri yang sedang Malu.
"Tuan,kita tiba!"Mobil berhenti di depan klinik.
"Eeeem,Pak,ambil obat yang ada di resep ini,katakan saya yang suruh!"
"Baik Tuan"
__ADS_1
Setelah sopir pergi mengambil obat,Albert segera menarik Geisha kembali dalam pelukan nya,membuat Geisha terkejut,kedua nya saling tatap satu sama lain,dalam waktu yang begitu lama dengan jarak yang begitu dekat.
Albert menci-um bi-bir sang istri dengan begitu lembut,awal nya Geisha terkejut.Tapi,lama kelamaan ia pun terbiasa dengan ciu-man yang di berikan Albert kepada nya.
"Sayang,terimakasih!"Ucap Albert lagi,
"Terimakasih untuk apa mas ?"Tanya Geisha yang bingung dengan ucapan itu,
"Terimakasih sudah sabar menghadapi sifat aku yang keras ini"Ujar Albert,Geisha hanya tersenyum saja.
Drrt...Drrt..Drrt..Ponsel Geisha bergetar,
"Mas..."Rengek Geisha saat ponsel yang ada di tangan nya di rebut oleh Sang suami.
"Bunda?"Ucap Albert memperlihatkan layar ponsel kepada Geisha.
"Angkat mas!"Albert mengangguk,dan panggilan itu pun terhubung.
"Assalamualaikum Geisha!"
"Waalaikumsalam Bunda!"
"Albert !"
"Eeem,iya Bunda!"
"Apa kalian sedang sibuk?"Tanya Maryam dengan sopan.
"Tidak Bunda,kami baru saja kembali dari rumah sakit!"
"Siapa yang sakit?"
"Bukan sakit yang begitu serius,hanya saja Geisha kurang enak badan,tapi ini kami berdua sudah kembali!".
"Syukur lah,kalau tidak ada yang harus di rawat!"
"Eeemmm,apa ada hal yang penting Bunda?"
"Tidak,hanya mau mengabari kalian,dua hari lagi El akan melangsungkan pernikahan di Mesir!"
"Mesir?"Ulang Albert yang terkejut,Albert juga melirik ke arah Geisha.
"Iya benar,Alhamdulillah,ia sudah menemukan jodoh nya di sana!"
__ADS_1
"Alhamdulillah Bunda,kami ikut senang,maaf Albert sama Geisha tidak bisa hadir di acara itu,kami bantu kirim doa saja,semoga acara nya lancar Bunda!"
Mendengar pernyataan Albert,Maryam sedikit kecewa,tapi ia berusaha untuk tidak memperlihatkan nya kepada Albert.