Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Keromantisan Alex&Maryam 2


__ADS_3

Ceklek


"Selamat datang Tuan Alex!"Sapa seorang pelayan yang membuka pintu resto untuk mereka berdua.


Tanpa menjawab Alex dan Maryam segera masuk ke dalam.


Hanya perlu waktu tiga menit semua hidangan telah sampai di depan mereka,Maryam terlihat tidak bisa menahan godaan yang ada di depan mata,semua nya terlihat enak.


"Mas,bisa di makan?"Tanya Maryam,Alex menaikan satu alis nya.


"Eeem"Alex mengangguk nya.Maryam segera mengambil porsi pertama nya dan makan begitu lahap.


"Sayang,pelan-pelan,sudah berapa hari Kamu tidak makan?"Goda Alex,


"Baru satu jam yang lalu!"Sahut Maryam dengan makanan masih di mulut nya.


"Pelan Sayang,apa ini masih istri Ku yang beberapa bulan lalu,dulu begitu jaim saat sedang makan,kenapa sekarang menjadi rakus !"Cibir Alex,


"Mas!"Maryam menatap Alex dengan kesal.


"He..He..He..Aku hanya menggoda mu sayang,jangan marah oke!"


"Eem"Maryam memalingkan pandangan nya,membuat Alex merasa bersalah,sudah menggoda ibu hamil.


"Udah dong ngambek nya,ntar Aku tambah dua porsi lagi deh!"Bujuk Alex,Maryam segera menoleh.


"Tiga porsi oke!enggak boleh tawar!"Ancam Maryam,Alex mengangguk sembari tersenyum.


"Sayang,apa Kamu benar-benar lapar?"Bisik Alex,Maryam segera menatap nya dengan tatapan maut.


"Oke,oke Aku tidak menggoda Kamu lagi!"He..He..He..


"Entah kenapa,naf su makan Ku bertambah!"Ujar Maryam dengan kesal,


"Semoga naf su di atas ranjang juga Sayang!"Bisik Alex.


"Uhuk..Uhuk.."Maryam,tersedak saat mendengar ucapan sang suami yang me-sum itu.


"Sayang,minum dulu!"Alex segera memberikan air mineral yang ada di dalam botol kepada Maryam .


"Mas,Aku lagi makan,berhenti menggoda Ku!"


Alex mengangguk sembari tersenyum,


'Untung saja ada cadar,kalau enggak ada cadar mungkin makin gemes liat wajah nya yang cemberut dan lucu itu,kalau lagi kesal!' batin Alex menatap Maryam dengan tersenyum.


Satu jam berlalu,Alex dan Maryam sudah selesai menyantap kebab yang di hidangan 'kan oleh pelayan.


Alex segera mengajak Maryam untuk kembali ke kantor.


***


Tepat sore hari,Alex telah kembali ke kantor untuk mengikuti rapat dengan staf karyawan.


"Baik,sampai disini rapat nya,jika ada yang punya ide bagus boleh saran 'kan kepada Caston,dia akan membantu kalian untuk membahas nya !"Ujar Alex,menutup rapat.


Alex segera keluar dari ruangan itu,dengan di ikuti oleh Ayin.

__ADS_1


"Aku akan segera pulang,Ayin tolong Kamu cari informasi mengenai Albert.Aku takut itu akan membuat Sandra semakin khawatir!"Pungkas Alex.


"Baik Tuan,Saya mengerti!"


"Eeem"


Alex kembali ke ruangan nya,untuk menjemput sang istri.


Ceklek !


"Sayang,ada apa ?"Alex mempercepat 'kan jalan nya,saat melihat Maryam yang sudah untuk duduk.


"Perut ku sesak sekali,karena makan terlalu banyak,Aku mau berhenti,tapi mulut Ku mau nya ngunyah terus!"Proses Maryam.


"Ini Pasti Baby Al,El,dan Ge yang maksud mama nya untuk makan banyak !"Ujar Alex mengelus perut Maryam.Membuat Maryam seketika menjadi lebih nyaman.


"Mas,sesak nya hilang !"Imbuh Maryam yang bahagia.


"Ayo,Kita kembali ke rumah!"


Maryam mengangguk nya,Alex segera membantu sang istri untuk berdiri.


"Bisa jalan?"Alex khawatir dengan kondisi Maryam.


"Bisa Mas!"


Ke dua nya keluar dari ruangan secara bersamaan,Ayin sudah menunggu di depan lobi.


"Pulang sekarang!"Titah Alex.


"Baik Tuan !"


"Eeem"Alex mengangguk nya.


"Ayin,singgah di toko buah!"


"Baik Tuan !"


Pasangan romantis ini selalu menjadi pusat perhatian para karyawan nya.Bagaimana tidak,dulu Alex terkenal dengan pria dingin dan kejam.


Alex tidak pernah di gosipin dekat dengan siapapun karena sikap dingin nya.Namun,setelah ia menikah dengan Maryam.Alex terlihat begitu romantis,sangat jauh dari kata dingin dan kejam.


Ayin segera membelokkan mobil nya ke arah toko buah yang ada di simpang jalan,toko buah terlihat begitu ramai.


Seseorang menelpon Alex,sehingga membuat Maryam harus pergi duluan bersama dengan Ayin.


"Nyonya biar troli nya Aku yang bawa,Anda pilih saja buah nya!"


Maryam mengangguk nya.


Mereka berdua segera berbelanja buah,kebetulan di toko ini juga menyediakan makanan penutup,yang disimpan di lemari pendingin.


Maryam segera membuka nya,dan disaat ia ingin mengambil makanan penutup pudding blackforest,ternyata ia kalah cepat dengan pembeli yang lain.


"Eh"Maryam melihat seseorang membawakan cake tersebut di tangan nya.


"Maaf,Tuan,tunggu sebentar!"Panggil Maryam yang mengejar orang yang mengambil cake barusan.

__ADS_1


"Tuan !"Panggil Maryam lagi,saat orang itu sedang memilih buah.


"Anda memanggil saya!"Orang itu berbalik.


"Kamu!"


"Kamu!"


Ke dua nya sama-sama terkejut.Namun,Pria itu lebih terkejut saat melihat Maryam.


"Nyonya Maryam?"Ucap pria itu,Maryam mengangguk nya dengan sopan.


"Kenapa Anda memanggil saya?"


"Saya tadi berniat untuk membeli cake,tapi kecepatan tangan saya kalah dengan Anda!"Ujar Maryam dengan lembut.


"Apa cake ini yang Anda maksud?"Sembari mengangkat nya ke depan Maryam,wanita itu mengangguk nya.


"Ambilah!"Sambung Tuan Abizar lagi,


"Apa tidak apa-apa saya ambil,bagaimana kalau Saya membeli nya dari Anda?"


"Tidak perlu,Saya ikhlas memberi nya untuk Anda,sebagai ucapan selamat dari Saya!"Pungkas Abizar,


"Terimakasih!"Ucap Maryam mengambil cake di tangan Abizar.Pria itu hanya tersenyum sembari pergi.


"Nyonya,apa yang Anda lakukan disini,Saya mencari Anda dimana-mana!"


"Maaf,tadi saya mengejar Orang yang merebut cake ini!"Sahut Maryam dengan tersenyum,terlihat di netra nya.


Dari jauh,Alex melihat ke arah Maryam,dan betapa cemburu nya Alex saat melihat Istri nya berbicara dengan Pria lain.


Namun,panggilan penting,membuat nya harus mengesampingkan rasa cemburu itu.


"Apa lagi yang ingin Anda beli?"Tanya Ayin,


"Eeem!tunggu sebentar Aku liat-liat dulu!"


Ayin mengangguk nya,Maryam segera pergi untuk memilih buah yang akan ia beli.


Sudah dua puluh menit berlalu,merasa sudah cukup banyak buah yang ia beli,Maryam segera mengajak Ayin menuju kasir.


"Nyonya,apa Anda bisa membayar nya sendiri?Saya ingin ke toilet!"Ujar Ayin,


"Eeem,bisa!"Maryam mengambil alih troli yang ada di tangan Ayin.


"Nyonya ini kartu yang di titip Tuan!"


Maryam mengangguk nya,ia segera pergi menuju kasir,sementara Ayin,pergi ke toilet.


"Aaah"Pekik Maryam,saat seseorang dengan sengaja menerobos antrian menuju kasir,dan menyenggol Maryam .


"Nona,Anda sudah menerobos antrian,Anda harus mengantri dulu!"Ucap Maryam,Wanita dengan pakaian selutut,dan dengan bagian dada yang terbuka,menoleh ke arah Maryam.


"Siapa sih yang membawa asisten rumah tangga kemari,dimana majikannya,kenapa mereka membiarkan asisten mereka berbicara tidak sopan kepada orang lain!"Ketus wanita itu dengan tajam.


"Nona,saya bukan ..."

__ADS_1


"Saya tidak ingin berbicara,Anda harus berdiri di belakang saya!"Tegas Wanita itu lagi.


"Emm,baiklah,anggap saja,Saya lebih waras dari Anda!"Cibir Maryam yang sedang kesal,sudah berbicara dengan sopan tapi wanita itu malah menghina nya.


__ADS_2