Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Xander


__ADS_3

Mario menatap tajam ke arah Alex.Akhir-akhir ini Alex banyak melakukan pelanggaran komunitas,tapi itu tidak bisa membuat Mario bertindak,diluar pelanggaran yang di lakukan Alex,ia juga membawa keuntungan banyak.


"Kita akan meluncurkan produk baru dalam dua hari ini,jika ada yang ingin bertanya bisa langsung bertanya!"


Caston kembali duduk.


"Kami telah setuju dengan keputusan Tuan Alex,kalau begitu rapat sampai di sini saja,Kami akan kembali ke ruangan masing-masing!"


Pungkas Dewan direksi.


"Baik!"


Setelah beberapa dari mereka pergi meninggalkan ruangan tersebut,Ayin kembali ke Xander.


Tok..tok..


"Masuk !"


Ceklek !


"Tuan ini barang nya!"


Ayin meletakan itu di atas meja.


"Serahkan barang itu kepada Mario!"


Ayin mengangguk nya.


Ayin segera memberikan barang itu kepada Mario,dan pria ini langsung membuka koper yang di bawa Ayin.


"Bagus!"


Ucap Mario dengan wajah bahagia nya.


"Ternyata Tuan Alex yang dulu telah kembali!".


Sambung Nya lagi.


"Ku serahkan barang itu kepada Mu,Aku akan pergi untuk menemui Klien !"


Ujar Alex berdiri dari tempat duduk nya.


"Mereka akan datang berkunjung ke rumah utama!"


"Sudah Ku katakan,saat ini Aku sedang tidak ingin bertemu siapapun dari silsilah Xander,apa mereka tidak mengerti!"


"Kamu lupa?Mereka keluarga Mu!sekeras apapun Kau menolak nya tidak akan membuat mereka mundur walau hanya selangkah!"


"Aku tau itu,akan ku bereskan semua nya!"


"Ingat dua hari lagi,sambut kedatangan mereka sebaik mungkin !"


Alex tidak menjawab nya,Mario tersenyum sinis telah berhasil membuat Alex kesal.


Caston dan Ayin mengikuti Alex dari belakang.


"Tuan,gudang produksi barang Kita sudah bisa di gunakan.Apa mau berangkat sekarang untuk melihat nya?"


"Kita berangkat,Ayin juga ikut!"


Ayin mengangguk nya,Caston segera pergi mengambil mobil.


"Jerry,kirim email keuangan bulan lalu!"


"Baik Tua !"


Jerry segera kembali ke ruangan nya.Namun,belum sempat Jerry membuka pintu Mario telah memanggil nya.


"Jerry!"


Jerry menoleh.


"Kemarin Kau mengantar Tuan Alex sampai kerumah,siapa dirumah yang Kau lihat!"


"Aku hanya melihat Tuan Caston dan juga Ayin,satu lagi Pak Kim!"

__ADS_1


"Baik lah!"


Mario segera pergi.Jery mengeluarkan ponsel yang ada di dalam saku nya.


Ting !


[Tuan Mario sudah mulai menyelidiki Rumah Utama!]


Alex membaca pesan dari Jerry saat ia sudah berada di dalam mobil.


[Awasi Dia,jangan sampai ia melewati batas!]


Ting!


[Baik Tuan]


Alex menerima pesan terkahir dari Jerry,lalu menyimpan kembali ponsel nya.


Saat ini Alex sedang fokus menatap laptop nya.Karena ia dapat melihat Maryam di layar laptop,saat ini istri nya sedang membaca Al-Qur'an di dalam kamar nya,Alex tersenyum bahagia melihat pemandangan itu.


"Kau liat itu?"


Ayin berbisik,Caston mengangguk nya.


"Tuan mulai lunak!"


Balas Caston.


"Sedang apa Kalian?"


Tanya Alex,Ayin segera membernarkan posisi duduk nya.


"Tidak Tuan,Ayin hanya mengatakan kalau ia sedang ingin makan daging bab* panggang!"


Ujar Caston,Ayin memukul Caston.


"Tidak Tuan,itu tidak benar!"


"Nanti malam!" Ayin kaget,mendengar perkataan Alex.


Pungkas Alex,Ayin tersenyum begitu bahagia.


"Terimakasih Tuan !"


"Eeem!" Sahut Alex kembali dingin.


Caston kembali fokus menyetir,Alex juga sedang fokus menatap layar laptop nya dengan headphone di telinga nya,mendengar merdunya suara bacaan Alquran Maryam.


Raut wajah Alex berubah saat Maryam hendak memegang ponsel nya,dan itu kembali berdering,namun Maryam tidak berani mengangkat nya.


Alex mengepalkan tangan nya,kesal ada orang yang menganggu istri nya meskipun hanya lewat ponsel.


"Nanti malam tolong selidiki panggilan privat di ponsel Maryam!"


Caston menoleh,begitu juga Ayin.


"Ada apa Tuan?"


Tanya Ayin.


"Tolong Kalian periksa number Privat yang terus mengunjungi nomer Maryam,hari ini telah menganggu nya sebanyak tiga kali!"


Pungkas Alex,dengan kesal.


"Baik itu,soal itu kecil serahkan kepada Ku!"


"Baik,ku tunggu hasil nya!"


Rumah Utama.


Terlihat Maryam yang gelisah sedang memegang ponsel nya.Ia terus saja menatap Number Privat yang sudah menghubungi nya tiga kali hari ini.


"Siapa sih,begitu iseng menganggu orang !"


Ketus Maryam kesal,lalu meletakan ponsel nya diatas nakas.

__ADS_1


Maryam kembali membuka cadarnya,ia lalu membuka hijab nya juga.Madyam meraih baju mandi lalu berjalan ke arah kamar mandi,ia tidak membuka baju di kamar,jika tidak Tuan Alex akan tergoda dengan tubuh sang istri.


Maryam segera berjalan ke arah kamar mandi,untuk melakukan ritual mandi nya sebelum sholat dzuhur.


Alex tersenyum saat melihat Maryam membuka cadarnya,ada ke bahagian yang di pancarkan oleh wajah Maryam,sehingga membuat Alex begitu bahagia.


"Tuan Kita sudah sampai!"


"Turun lah,Aku akan menyusul !"


Alex menyimpan kembali laptop nya,sementara Ayin dan juga Caston telah turun duluan.


Ayin mengangguk kembali.


Alex pun ikut turun,dan menyusul kedua bawahan nya.


Mereka bertiga masuk kedalam gudang,di dalam sana sudah ada beberapa ahli kimia dan juga ahli obat.


"Bagaimana ?"


Alex bertanya kepada salah satu penelitian barang nya.


"Semua nya sesuai dengan permintaan Tuan Alex,dan disebelah ini sebagian yang telah berhasil kita produksi!"


Alex melihat kemurnian produk nya,lalu melihat p il eks tasi dengan beragam macam warna nya.


"Ayin ambil ini sekilo,dan berikan kepada Mario,Pria itu akan menjual nya!"


"Baik Tuan !"


Lalu Alex pergi ke ruangan lain untuk memeriksa mesin yang mereka gunakan.


"Apa ada yang perlu di gantikan dengan baru?"


Tanya Alex saat melihat mesin di depan nya.


"Semua nya bagus Tuan,masih layak pakai tidak perlu di gantikan !"


Alex mengangguk nya.


Alex segera kembali ke pintu utama gudang,Caston dan Ayin sudah mengikuti nya dari belakang.


"Kita kembali !"


"Baik Tuan !"


Setelah menutup kembali tempat itu,Caston segera menyusul Alex yang telah sampai ke mobil.


Ceklek !


Ayin membuka pintu untuk Alex.


"Ayin hari ini ada rapat lagi?".


"Tidak Tuan.Namun,keluarga Cristopan mengirim Anda email,mereka mengirim undangan pertemuan untuk Anda!"


"Langsung tolak!"


"Tapi Tuan,Aku sudah menolak nya li-ma kali dalam bulan ini!"


"Tolak sekali lagi,tidak akan membuat Kamu rugi!"


"Baik Tuan!"


Ayin fokus melihat iPad nya.


"Tuan saham Kita di Alaska telah kembali,itu terjadi karena Tuan King turun tangan !"


"Heeeh!Pria Tua itu tidak mau rugi sedikit pun,entah apa yang ia korban kali ini!"


Pungkas Alex,menatap ke arah luar jendela mobil.


"Tuan apa tanggapan Anda mengenai undangan pertemuan Pribadi Nona Charlotte dengan Anda,ia telah mengirim itu 10 kali hari ini,Aku tidak bisa menekan batalkan,seperti nya ia sengaja melakukan itu!"


Pungkas Ayin.

__ADS_1


__ADS_2