Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Ruang Keluarga


__ADS_3

Tok..Tok..Tok..


"Masuk!"


Ceklek !


"Tuan"Seru Jerry begitu membuka pintu ruang keluarga tersebut.


"Kamu bisa kembali ke kantor,awasi semua orang yang ada di kantor,jangan biarkan musuh menggapai celah Kita!"Tegas Alex.


"Baik Tuan !"


Jerry mengangguk nya.


'Bagaimana Aku bisa memberitahu Tuan,jika ada seseorang yang Ku curigai!' Jerry terlihat bingung.


"Apa masih ada yang ingin Kamu sampai 'kan?"Tanya Alex lagi,saat melihat raut wajah Jerry.


"Ti-tidak Tuan,Aku akan segera kembali ke kantor!"


"Eeemm.."


Blam!


Jerry kembali menutup pintu ruang kerja tersebut.


"Seperti nya,Jerry mengetahui sesuatu.Namun,ia belum bisa memberitahukan Kita,bisa saja dia hanya menebak nya!"Ujar Alex.


"Jangan terlalu di pikirkan,Kita baru saja hidup damai,itu juga baru beberapa Minggu,dan Mas sudah mulai membuat suasana tegang lagi?"


"Maaf Sayang,Aku hanya khawatir dengan mu"


Alex membantu Maryam untuk berdiri.


"Apa Kamu lelah?"Tanya Alex.


"Sedikit,kaki Ku seperti nya semakin hari semakin lelah,kalau berjalan terlalu lama atau jauh!"Pungkas Maryam.


"Banyak-banyak istirahat,kamu hanya perlu tidur di kamar,saja!"


"Bukan kah ibu hamil harus banyak gerak biar cepat lahiran?"


"Tergantung sayang!"


Alex menuntun Maryam keluar dari ruangan tersebut.Sampai di depan ruang keluarga,Alex dan Maryam berpas-pasan dengan Pak Kim.


"Bagaimana keadaan kuda nya?"


"Semua nya sudah teratasi Tuan,tidak ada yang serius,mungkin mereka hanya mengalami demam saja !"Pungkas Pak Kim.


"Apakah hewan bisa sakit juga?"


"Tentu lah sayang,kalau hewan enggak sakit bagaimana ada nya dokter hewan!"


He ..he..he..


Alex tertawa tipis,Pak Kim,melongo melihat ke arah Alex,entah kapan terakhir kali ia melihat Bos nya itu tersenyum.


Pak Kim masih tidak berani berbicara banyak dengan Alex,setelah kejadian sebulan yang lalu.

__ADS_1


"Pak Kim!"Panggil Alex lagi,di saat Alex sudah melewati tempat Pak Kim berdiri.


"Iya Tuan!"


"Kamu sudah melacak?apa nomer Albert bisa di hubungi?"


"Tidak Tuan,terakhir kali ponsel yang di gunakan Tuan muda,ada di kamar atas,Dia meninggalkan nya di sana !"


"Eeemm"Alex mengangguk nya,lalu membawa Maryam ke kamar,untuk beristirahat.


Balkon Kamar. . .


"Mas,Kamu sudah satu Minggu enggak kerja,apa tidak ada perkejaan yang harus mas kerjakan?"Maryam duduk di sebelah Alex.


"Ada,besok Aku harus pergi tugas ke Inggris bersama dengan Tuan Dante,Kami punya proyek baru yang harus di kerjakan bersama !"Imbuh Alex.


"Lama ?"


"Eeem..satu Minggu !"Terlihat raut wajah Alex yang datar,sebenarnya,sedikit berat jika harus meninggalkan sang istri sendiri dirumah.


"Ada apa?kenapa Mas terlihat tidak bahagia?"


"Ayo,ikut bersama Ku,Kita bisa sekalian liburan bersama!"Ajak Alex.


"Dalam keadaan begini,akan sulit bagi Ku untuk bepergian jauh,Aku lebih baik menunggu Mas kembali dengan selamat !"


"Baiklah,tunggu Aku kembali,berjanjilah,kalau Kamu akan selalu baik-baik saja!"Tegas Alex,mencubit pipi Maryam yang semakin hari semakin bengkak.


"Senang?"Tanya Maryam,saat tangan Alex menarik kulit wajah Maryam,seketika membuat kulit wajah nya itu menjadi merah.


"He..he..he..Aku hanya bercanda!"Alex kembali tersenyum,Maryam ikut tersenyum saat melihat sang suami begitu bahagia.


"Mas.."Seru Maryam,Alex segera menoleh.


"Mas"Panggil Maryam lagi,Alex masih terdiam.


"Aku pergi mandi dulu,Kita akan membahas nya waktu makan malam!"


"Baik!"Sahut Maryam singkat,lalu berdiri dari tempat duduk nya,menyusul sang suami untuk kembali ke kamar.


Maryam memberikan baju mandi kepada Alex.


"Mau mandi bersama ?"Goda Alex.


Maryam segera menggelengkan nya,sehingga Alex mengembangkan senyuman yang begitu manis.


"Aku hanya menggoda mu!"Alex berjalan ke arah kamar mandi,Maryam segera mengambil baju ganti untuk Alex.


Kriing. . .


Kriing. . .


Ponsel Alex berdering,seseorang memanggil nya.


Putri Wali kota


Di layar ponsel Alex tertera nama yang begitu formal.Setelah mengintip nya sedikit,Maryam meletakkan kembali ponsel tersebut di atas nakas.


Namun,ponsel itu terus saja berdering,membuat Maryam sedikit kesal.

__ADS_1


Ceklek !


"Entah siapa yang memanggil,dari tadi berisik !"Ketus Maryam dengan kesal.


"Kenapa?"Alex memeluk Maryam dari belakang


"Apa Kamu cemburu,siapa yang memanggil ?"


"Aku tidak tau,nama nya tertera putri Wali kota!"


"Oh,wanita cantik!"Ujar Alex,


Maryam semakin mengerucutkan bibirnya mendengar Alex memuji wanita lain.


"Apa ini?apa yang ku lihat?"Alex memegang ke dua pipi Maryam.


"Yang paling cantik hanya istri Ku,yang lain mah lewat!"Ucap Alex sembari tersenyum.


"Jangan menggoda Ku,pokoknya seminggu libur jatah,berani muji wanita lain!"Ketus Maryam,lalu pergi meninggalkan Alex.


Sebelum masuk ke dalam kamar mandi,ia melihat sang suami dengan raut wajah yang suram,Maryam tersenyum,karena berhasil menggoda Alex kembali.


Alex mengambil ponsel di atas nakas,lalu memeriksa panggilan yang barusan masuk.


"Hallo,Tuan Alex!"Sahut orang di seberang sana.


"Nona Jasmine,Anda barusan menghubungi Saya,apa ada sesuatu yang ingin Anda sampai 'kan?"


"Papa menyuruh Anda besok pagi datang ke rumah,karena berkas yang Anda minta telah papa siapkan!"Ujar Jasmine


"Baik,Aku akan menyuruh Jerry untuk mengambil nya besok!"


"Tuan,apa Anda tidak mau datang mengambil sendiri,itu terkesan tidak sopan jika bukan Anda yang datang !"Pungkas Jasmine.


"Baik lah,Saya akan datang besok pagi,karena siang nya Kami ada tugas ke Inggris,dan berangkat nya besok siang!"


"Baik Tuan,Aku akan memberitahukan Papa,jika Anda akan datang besok !"


"Terimakasih !"


Tut..Tut...Tut..


Alex segera memutuskan panggilan,setelah melihat Maryam baru saja keluar dari kamar mandi.


"Kenapa belum berganti pakaian,Aku sudah menyiapkan nya untuk Mas!"Ujar Maryam menghampiri Alex di tepi ranjang.


"Aku masih punya beberapa tugas,berganti lah baju,Aku akan ke ruang kerja sebentar!"


"Eem,baik !"


Alex segera pergi meninggalkan kamar,menuju ruang kerja.


Ting !


[Tuan,Alex,kalau tidak keberatan,Saya ingin ikut ke Inggris bersama Anda,Saya bisa menemani Anda untuk bekerja,Saya sekalian liburan !]


Maryam melihat sebuah pesan yang ada di layar ponsel Alex,meskipun ada sebagian teks yang hilang,Maryam yakin kalau itu dari seorang wanita.


"Siapa Putri Wali Kota?"Gumam Maryam melihat ke arah layar ponsel Alex,tanpa menyentuh atau membuka nya,ia tahu kalau itu adalah privasi sang suami.

__ADS_1


Vote+like+koment!


Apa pendapat Anda tentang Putri Wali kota?siapa Dia ?apa tujuan nya?🤔


__ADS_2