
Alex berjalan ke arah Maryam yang sedang duduk di sofa.
"Apa benar disini sungguh membuat mu bosan?"
Tanya Alex yang kini berjongkok di depan Maryam,tepat di depan nya,menompang kedua tangan nya di sofa.
Maryam mundur sedikit saat suaminya kini sangat dekat dengan dirinya,netra mereka saling bertemu,Alex menatap nya dengan tajam.
"Ia disini membuat Ku bosan!"
Ulang Maryam memalingkan wajahnya tidak ingin di lihat oleh Alex.
"Apa melihat Ku juga membuat Mu bosan ?"
Bisik Alex,
Memang Alex sekarang lebih pandai lagi menggoda Maryam,bahkan ia membuat tubuh istri nya gemetar dan gugup yang berada di depan nya.
"Enggak!"
Sahut Maryam,Alex tersenyum karena membuat berhasil membuat Maryam begitu gugup .
"Jadi tetap lah disini,jadi kan diri sebagai penyemangat Ku,Aku akan selalu bersemangat saat Aku melihat Mu disini,disaat Aku lelah akan pekerjaan ini melihat Mu sebentar,membuat ku hilang lelah nya"
Deg..
Deg...
Alex terus saja mendekatkan wajah nya dengan wajah Maryam,kini tangan nya memegang dagu istri,membawa wajah istrinya menghadap dirinya,menatap nya kembali.
Tangan nya menyibak cadar yang sedari dari menutupi wajah istri nya,Alex menyentuh bi bir ranum Maryam dengan ibu jari nya,membuat nafas Maryam tersengal-sengal menerima perbuat Alex yang me-sum.
"Coba saja kalau dirumah,lebih tepat nya di kamar,mungkin Aku tidak bisa menahan walau hanya menyentuh bi bir nya saja!"
Bisik Alex,menahan tangan nya,kini bi bir nya lebih dekat lagi dengan daun telinga sang istri yang tertutupi hijab.
Gluk!
'Apa yang Dia lakukan,bahkan sekarang terlihat mengerikan saat ia mencoba menggoda!'
He..he..he..
Alex menundukkan kepala nya di bahu Maryam.
Alex tertawa kecil,saat mengetahui tubuh istrinya semakin gugup,apalagi tangah nya yang sedari tadi mere mas ujung hijab.
"Aku hanya menggoda Mu saja!"
Ujar Alex,kembali melihat Maryam .
Dugh! Dugh!
"Jahat!"
Ucap Maryam.
Alex menangkap tangan Maryam yang ingin memukul nya ke tiga kali.
Cup !
Cup!
Alex senang menci um tangan mulus putih bersih istri nya,tangan nya yang begitu cantik,dan juga lentik .
"Kenapa tangan Mu begitu dingin ?"
Tanya Alex saat dirinya memegang tangan istri.
Lalu Alex meletakan tangan nya di dahi Maryam.
__ADS_1
"Mas apa yang Kamu lakukan !"Rengek Maryam,saat melihat kelakuan sang suami.
"Gak panas.Kenapa tangan Mu dingin,Aku pikir Kamu meriang.Puufff!"
Alex mulai menahan tawa lagi,ia tahu saat ini jantung istri nya sedang tidak baik-baik saja,Alex suka sekali menggoda Maryam.
"Berhenti menggoda Ku!"
Ketus Maryam yang kesal.
Ceklek !
Dugh!
Maryam segera mendorong tubuh Alex ke sofa,sehingga membuat Pria itu terjatuh.
"Tuan,Anda tidak apa-apa?"
Tanya Ayin yang datang membawa minuman,lantas melihat Alex yang terjatuh.
"Siapa yang menyuruh Mu masuk tanpa mengetuk !"
Teriak Alex,Maryam ikut terkejut,karena posisi nya lebih dekat dari Ayin.
"A-Aku membawa minuman yang Anda pesan tadi,OB sedang ke kantin!"
Sahut Ayin.
"Letakan di atas meja,dan pergi!"
Sekali lagi suara yang keras dan lantang itu kembali di dengar oleh Maryam.
"B-Baik!"
Setelah meletakan nya di meja kerja Alex,Ayin segera keluar dari ruangan Alex.
Maryam berdiri dari tempat duduk nya.
Maryam mengelus dada suami nya yang berbalut kemeja.
Wajah nya memaling seketika melihat sang istri yang kini berdiri di sebelah nya.
Deg..
Desiran dalam tubuh Alex kini mulai merayap ku seluruh nya,membuat ia ingin sekali menerkam nya saat ini juga.
"Jangan menggoda Ku!"
Ucap Alex yang masih melihat istrinya,Maryam menarik kembali tangannya.
Alex memegang tangan Maryam,lalu meletakan nya di dada.
"Apa Kamu merasakan nya?"
Tanya Alex,Maryam melongo menatap Alex.
Maryam mengangguk "Iya Aku merasakan detak jantung yang tidak normal,Mas apa Kamu sedang sakit jantung ?"
"Haaah?"Alex melotot menatap tajam ke arah Maryam,seakan-akan bola mata nya ke luar tepat di depan nya.
"I..iya,kenapa Dia berdetak begitu kencang,Mas enggak sedang berlari,harus nya ia akan berdetak lebih normal!"
Tambah Maryam lagi,yang kini menatap serius suami nya.
"Heeem..." Alex senyum mangut-mangut di depan Maryam,membuat Maryam seketika berubah ekspresi.
"Iya Aku sedang tidak normal saat ini,karena berada di dekat Mu!".
Ujar Alex,ke dua tangan nya entah sejak kapan sudah melingkar di pinggang.
__ADS_1
Alex menarik nya ke dalam pelukan,"Mas,apa yang Kamu lakukan,Kita sedang di kantor!"
Ujar Maryam,yang kini berada didalam pelukan sang suami,yang sejak tadi menggoda nya.
"Tidak ada yang berani masuk tanpa seijin Ku!"
Ceklek !
Maryam sekali lagi mendorong Alex,dan membuat Alex hampir kehilangan keseimbangan nya.
"Heeem!"
Alex segera berdiri dengan benar,memperbaiki jas nya.
"Tuan ini berkas,keuangan bulan lalu,saat Anda tidak disini!"
"Letakan di meja!"
Alek menatap Jery law dengan nyalang,Jerry paham akan tatapan itu,berati dirinya sedang dalam masalah besar.
"Apa kedua tangan Mu sakit?sehingga Kau tidak bisa mengetuk pintu nya dulu,sebelum masuk!"
"Ma..maaf Tuan Saya salah,maaf Nyonya Saya salah!"
"Enggak pa-pa,Kamu boleh kembali bekerja!"
Ujar Maryam,Alex melotot ke arah Jerry Law.
"Ba-baik,permisi Tuan,Nyonya!"
"Eeeh...tunggu Aku belum selesai bicara!"
"Sudah,jangan membuat diri Mu darah tinggi,Mas sudah marah dalam waktu bersamaan sebanyak dua kali,biasa nya yang seperti itu orang penderita darah tinggi!"
Pungkas Maryam,berjalan melewati sang suami.
"Apa maksud Mu!"
Tanya Alex.Yang sedang kesal.
"Ini mas,minum dulu masih dingin,seperti nya bisa membuat suhu tubuh mas normal!"
Cibir Maryam.
Alex terpaksa mengalah dengan istrinya,ia tidak berani membantah perkataan sang istri,takut membuat nya tidak senang,padahal sebelum nya memang selalu bersikap bertentangan.
Alex merebut minuman yang sudah di minum oleh Maryam.
Gluk...gluk...gluk...
Dia meminum nya sampai habis,
"Apa itu enak?"
Alex mengangguk nya.
"Iya Aku juga tau itu pasti enak,sehingga mas merebut nya di tangan Ku!"
Pungkas Maryam yang bersikap memelas dan sedih,lalu kembali ke sofa.
"Heii,Kenapa Kamu,ini masih ada satu lagi,ayo di minum"
Alex memberikan minuman itu kepada Maryam,sembari membujuk istrinya agar tidak merajuk.
Maryam mengambil nya,lalu meneguk sekali,dan meminta Alex untuk meminum nya.Alex juga meneguk sekali.
"Secara tidak langsung Kita sudah berci uman!"
Pungkas Alex yang duduk di samping Maryam.
__ADS_1
"Teori dari mana itu?"
Maryam menaikan satu alis nya.