Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 81


__ADS_3

Berhubung sudah nambah satu orang,kini Alex duduk di depan bersama dengan sopir.Maryam duduk bersama dengan Al dan Aisyah.Pengantin baru duduk di belakang,melihat Atika yang duduk hanya diam saja,El segera menggenggam tangan Atika,membuat wanita ini terkesiap,lalu menatap nya sekilas,setelah itu segera berpaling,El hanya tersenyum saja melihat tingkah istri nya itu.


"Apa kamu malu?"Bisik El,saat melihat Atika yang diam.


"Sedikit !"Lirih Atika,El hanya mengangguk dengan senyuman di wajah nya yang tak memudar.


"Tuan Abizar memesan kamar untuk El dan Atika.Jadi,El mau tinggal di hotel yang sama dengan Papa,atau yang sama dengan Anak Tuan Abizar?"


"Biar nginap di hotel yang sama dengan Papa saja,lagian cuma satu malam,besok Kita akan berangkat ke NY.Albert meminta kita untuk kembali ke LA untuk sementara,katanya Geisha rindu"


"Benar mas,aku juga sudah lama tidak bertemu dengan Ge!"Sambung Maryam.


"Baiklah,kita akan kembali besok pagi,Al kamu yang atur kepulangan kita ya "


"Siap Pa!"Mobil berhenti tepat di depan hotel,Alex segera turun untuk membantu sang istri,begitu juga Al dan El,mereka semua turun berbarengan dari dalam mobil.


Beberapa menit berlalu,semua nya telah tiba di depan kamar.Kamar mereka bersebelahan.


"El,jam 20:10,kita ada makan malam yang di undang oleh Tuan Abizar,kalian siap-siap lah!"


"Baik Pa!"


"Sayang,istirahat dulu sebentar ya,nanti kita akan pergi lagi!"Ujar Maryam kepada Atika,yang di balas anggukan oleh istrinya El.


"Kamu juga sayang"Maryam melirik ke arah Aisyah.


"Baik Umi!"Al segera membawa sang istri masuk ke dalam kamar,begitu juga dengan El dan Atika,kini di depan kamar hanya ada Maryam dan Alex.


"Alhamdulillah ya mas,akhirnya pernikahan ini berjalan dengan lancar juga!"


"Eeemmm,kita sudah bisa bersantai,tidak perlu memikirkan jodoh El lagi!"


"Mas...Turun 'kan Aku,malu di liat orang!"Seru Maryam,saat dirinya di gendong oleh Alex.


"Kita 'kan pengantin baru juga,biarkan Aku mengendong mu sampai di dalam kamar!"Bisik Alex lagi,Maryam hanya mengangguk dengan senyuman di bibir,ia juga merasa malu jika Ketahuan sama anak-anak nya.


Tiba di dalam kamar,Alex segera menurunkan sang istri,Maryam segera melepaskan cadarnya untuk pergi mandi.

__ADS_1


"Kenapa melepaskan cadar,apa kamu ingin menggoda ku?"Bisik Alex di telinga Maryam,dan memeluk nya dari belakang.


"Eh,siapa yang mau menggoda mas,orang aku mau mandi kok!"Sahut Maryam yang tersenyum,Alex hanya geli melihat Maryam yang selalu gugup saat di goda oleh dirinya.


Alex mengecup le-her Maryam,lalu meletakkan dagunya di bahu sang istri,ke duanya berdiri tepat di depan kaca rias.


"Mas,kamu sudah tidak muda lagi,jangan bersikap seperti anak muda,nanti encok baru tau!"Goda Maryam.


"Apa kata mu?"Alex menatap tajam ke arah kaca rias,Maryam hanya tersenyum geli.


"Biarpun umur sudah tua,soal kuat dan perkasa jangan remeh 'kan Aku!"Ujar Alex yang begitu bangga,Maryam hanya mangut-mangut saja,melihat Alex yang seperti anak kecil kalau di goda pasti merajuk.


"Mas,biarkan Aku mandi dulu!"


"Mandi sama?"


"Enggak!"


"Kenapa?"


"Karena kalau mas ikut mandi,nanti bukan mandi,malam kemana-mana!"Ujar Maryam yang berjalan ke arah kamar mandi.Alex mana tinggal diam,begitu melihat Maryam berjalan ke arah kamar,ia pun segera menyusul.


Pintu kamar mandi di tutup oleh Alex.


"Mas,sedang apa kamu disini Ak....."Ucapan Maryam terputus,suasana di kamar mandi mulai senyap.


* * *


Di dalam kamar,El terlihat sedang memperhatikan Atika yang tengah mencoba melepaskan gaun pernikahan nya.


"Mau aku bantu?"Seru El yang mendekat ke arah kaca rias,terlihat dua bayangan yang memantul di kaca rias,sepasang pengantin baru yang sudah lama berpisah,dah di pertemuan 'kan kembali oleh takdir.


Atika berbalik menghadap ke arah El,dan membiarkan El membantu nya.El segera membantu Atika untuk membuka cadar nya.Namun,setelah El memegang tali cadar Atika menunduk malu,ia tidak berani menatap El begitu dekat.


"Ada apa?apa kamu malu?"Tanya El?


"Tentu saja aku malu,kita sudah lama tidak bertemu!"Ungkap Atika,yang masih menunduk.

__ADS_1


"Liat lah,aku sekarang adalah milik mu,dan kamu adalah milik ku!"Sembari mengangkat dagu Atika agar dapat melihat wajah dirinya.


Mata biru yang selama ini di mimpikan oleh El kini ada di depan matanya,membuat El tidak berkedip walaupun hanya satu detik.


El menyentuh pipi Atika dengan lembut,membuat Atika memejamkan mata nya.


"Apa kamu bahagia?"Mendengar pertanyaan El,Atika segera membuka matanya,dan menatap El dengan lekat.


"Apa mas,bahagia?memilih Aku sebagai istri mas?mas tau,aku bukan wanita yang berada dan bukan juga terlahir dari keluarga bangsawan!"Ujar Atika yang berbalik bertanya kepada El.


"Tentu saja aku bahagia,jika tidak mungkin bukan kamu pilihan ku!"El memegang ke dua pipi sang istri menatap nya begitu dekat,membuat jantung ke dua nya berdetak kencang.


"Mas,papa bilang kita harus bersiap-siap untuk makan malam dengan keluarga Tuan Abizar,jadi ayo lah kita bersiap sebelum mereka siap!"Ujar Atika kemudian,saat merasa dirinya di tatap begitu dalam oleh sang suami,yang membuat Atika malu.


"Baiklah,sini Aku bantu turunkan resleting baju nya "Atika segera berbalik.


Disaat El mulai menurunkan resleting baju istrinya,Atika merasa gugup,bahkan ia terlihat begitu malu,El yang menyadari itu segera menggoda sang istri.


"Sayang,ayok!"Bisik El,setelah berhasil menurunkan resleting baju Atika.


"Ayo apa?"Atika berbalik bertanya?"


"Eeemmm itu?"Bisik El lagi,


"Tapi kita harus menghadiri acara makan malam mas!"


"Sebentar saja 'kan enggak lama!"El sudah menahan tawanya.


"Eeemmm"Atika segera berjalan ke arah ranjang,dan duduk di tepi ranjang.


"Mau apain?"Tanya El,saat melihat Atika yang duduk di tepi ranjang,tapi raut wajah nya merona.


"Katanya mau...."Atika tidak melanjutkan ucapan nya saat melihat El yang tersenyum.


Bugh!Atika melempar bantal ke arah El.


"Ha...Ha.. Ha..."

__ADS_1


"Mas,kamu menggoda ku!"Cetus Atika yang cemberut,dan merasa malu,


"Enggak,ayo mandi,Aku menyuruh mu mandi,tapi kamu saja yang pikiran nya kemana-mana!"El segera berbalik dan berjalan ke arah kamar mandi.Atika yang malu pun segera bangkit dari duduk nya dan menyusul sang suami,serta mengambil handuk yang ada di sana.


__ADS_2