
Lion segera menyerang Alex,dan mencengkram kuat leher Alex.
krak!
Jerry mengarahkan senjata nya ke arah Lion.
"Lepas!"
Teriak Jerry.Namun,Lion hanya menoleh ke arah Jerry dengan senyuman tipis nya,lalu kembali menatap Alex.
Tangan Lion yang semula nya kuat mencengkram leher Alex,tiba-tiba berubah menjadi lembut mengelus leher hingga rahang Alex yang mengeras.
Alex menatap nya dengan jijik,perut Alex bermasalah,ia masih merasa mual.
"Huueek ...hueek!"
Alex kembali ke kamar mandi,lalu Lion menatap nya dengan tajam.
"Tuan Lion,silahkan tinggalkan tempat ini,Tuan Alex merasa jijik melihat Anda disini,sehingga membuat ia muntah!"
Cibir Jerry.
"Berani Nya Kau!"
"Berani maju,Aku akan menembak!"
Ancam Jerry saat Lion ingin menyerang nya.
Brak !
Lion melemparkan satu berkas ke atas meja kerja Alex.
"Ini permohonan pertemuan Mafia Guntur dan Mafia King,di dalam berkas itu akan di bahas siapa yang berhak atas saham yang Kalian rebut secara paksa satu tahun lalu!"
Pungkas Lion,lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.
"Hari ini mungkin Kamu lolos karena berada di sini,tapi disaat Kita bertemu di Medan perang,Ku pastikan Kamu tidak dapat berbicara sombong walaupun hanya satu kata!"
Blam!
Lion membanting pintu,lalu pergi begitu saja.
Jerry memeriksa berkas yang di tinggalkan Lion.Di dalam nya terdapat beberapa nama orang yang akan hadir pada pertemuan tersebut.
Ceklek !
Alex baru saja keluar dari kamar mandi.
"Apa yang Lion tinggalkan ?"
Alex melipatkan lengan baju kemeja nya,ia sudah melepaskan jas nya.
"Ini berkas pertemuan penting,lebih tepat nya pertemuan tertutup.Ada keluarga Cristopan dan Alaska yang hadir disana,ada keluarga King juga.Tuan,jika Cristopan terlibat dalam pertemuan ini,Aku yakin Alaska akan memanfaat kan keadaan di acara tersebut,dan sampai waktunya tiba Anda tidak dapat menghindari lagi perjodohan itu!"
Jelas Jerry,Alex berjalan ke arah Jerry,lalu mengambil berkas yang ada di tangan Jerry.
"Aku akan mengurus nya,King menyuruh Ku kembali,dan Aku sudah berjanji akan kembali akhir bulan !"
Ujar Alex,kembali duduk di kursi nya.
"Tuan Anda terlihat pucat,apa Anda baik-baik saja?"
Jerry memperhatikan raut wajah Alex.
"Aku baik-baik saja,tinggalkan ruangan Ku!"
Titah Alex,Jerry mengangguk nya,lalu segera pergi meninggalkan ruangan Alex.
***
Caston telah kembali ke rumah utama,seperti perintah Alex,Caston harus menjemput Maryam di rumah utama.
Ceklek !
"Silahkan Nyonya!"
"Terimakasih !"
__ADS_1
Maryam segera masuk ke dalam mobil,dan memeriksa semua barang bawaan nya,dan telah di masukan semua nya di dalam tas.
"Dimana Tuan menunggu Kita?"
Tanya Maryam,saat Mereka sudah keluar dari halaman rumah.
"Tuan akan menunggu Kita di toko yang akan Tuan beli!"
"Eeemm!"
Maryam mengangguk nya.
Ti-ga puluh menit berlalu begitu saja,Caston memarkirkan mobil nya di depan toko yang akan mereka beli.
Toko nya terlihat cantik,dan mewah,tidak terlalu besar atau kecil.Namun,sangat unik.
Maryam segera turun dari dalam mobil,dari dalam Alex mengintip Maryam yang berjalan ke arah pintu toko,Alex segera menjemput sang istri di depan pintu.
Sreet!
Alex mendorong pintu kaca tersebut,Maryam tersenyum saat melihat sang suami yang membuka pintu untuk nya.
"Mas sudah lama menunggu Nya?"
Tanya Maryam.
"Baru saja datang kemari,sekitaran 10 menit !"
Sahut Alex, menunjuk Maryam masuk ke dalam toko.
"Kamu suka?"
"Suka Mas,unik dan rapi juga cantik !"
Alex mengangguk nya,
"Caston,siapkan berkas,Aku akan membeli toko ini!"
"Baik Tuan!"
"Mas,kapan Aku bisa bekerja?".
"Seperti nya Kamu sangat ingin berkerja disini !"
"Iya Mas,Aku sudah enggak sabar,pingin buat dessert yang enak untuk Mas,setiap hari!"
Pungkas Maryam,sambil memeluk tangan suaminya.
"Mungkin besok akan ada beberapa rak kaca yang di kirim kemari"
"Enggak usah terlalu besar Mas,ini juga baru pemula!"
"Iya,tenang saja,nanti Mas minta bantuan Caston untuk mempromosikan nya di kantor"
"Makasih banyak Mas,udah banyak bantu Aku!"
Maryam memeluk lengan suaminya dengan mesra.
"Ayo Kita belanja?"
Ajak Alex,Maryam mengangguk nya.
Mereka berdua keluar dari dalam toko,dan ingin berbelanja beberapa bahan kue yang di perlukan Maryam untuk besok.
Alex membawa Maryam ke sebuah mall besar di NY.
"Kamu pilih saja,biar troli mas yang dorong !"
Ujar Alex,Maryam mengangguk nya,ia segera memilih- milih bahan Kue.
Maryam segera berjalan sedikit jauh dari tempat Alex,Pria ini sedang menahan perut nya yang sakit dan mual.
Bugh!
"Aagrh!"
Maryam memegang bahu nya saat tanpa sengaja seseorang menabrak Nya.
__ADS_1
"Maaf,maaf Nona Saya tidak sengaja !"
Pria itu menundukan kepala nya,meminta maaf kepada Maryam.
"Tidak apa -apa ,permisi!"
"Tunggu!"
Maryam kembali menoleh.
"Nona sedang berbelanja,apa Anda datang sendiri?"
Tanya pria itu yang terus saja memperhatikan Maryam.
"Saya datang bersama dengan suami Saya!"
Jawab Maryam.
"Husband?tapi tidak terlihat You datang dengan husband,seperti nya You masih melajang !"
Ketus Pria itu,dengan gaya letoi nya.
Dugh !
"Aaah!"
Teriak Pria itu dan menoleh,melihat ke arah Alex yang sengaja menabrak nya.
"Saya Suami Nya!"
Ketus Alex,menatap Pria itu dengan tajam.
"Ma-Maaf,Saya tidak bermaksud menggoda nya!permisi!"
Pria itu segera pergi,saat melihat netra Alex yang mengerikan itu.
"Mas,apa yang Kamu lakukan,Kamu baru saja membuat seseorang takut!".
Ujar Maryam memegang lengan suaminya.
"Aku hanya tidak senang saja,Milik Ku ada orang lain yang datang dengan sengaja untuk menggoda istri Ku!"
Tegas Alex,lalu merangkul pinggang Maryam dengan mesra,dan menuntunnya untuk memilih beberapa barang lagi.
"Spatula sayang !"
"Eeemm!"
Sahut Maryam.
Maryam memilih beberapa bahan kue lalu meletakan nya di dalam troli.
"Hueeek..Hueek..!"
Alex kembali mual dan ingin muntah.
"Sayang Kamu kenapa?Ayo,Kita ke toilet dulu"
Alex mengangguk nya,Maryam segera membawa Alex ke toilet.
"Aku bisa sendiri!"
Ujar Alex,menahan Maryam agar tidak masuk ke dalam toilet Pria.
"Baik Mas,Aku menunggu Mu disini!"
"Iya!"
Sembari menunggu Alex di kamar mandi,Maryam segera pergi untuk melihat-lihat piring kecil,yang biasa di gunakan untuk hidangan dessert.
Beberapa menit kemudian,Maryam melirik ke arah toilet,Alex sudah selesai,dan saat ini juga ingin mencari keberadaan Maryam.
"Mas,Aku disini !"
Maryam melambaikan tangan nya ke arah Alex.
Pria itu tersenyum,saat sudah menemukan keberadaan istri nya,dan segera menghampiri Maryam.
__ADS_1