Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 40


__ADS_3

El berada di dalam mobil,ia menerima email dari Ayin,email tentang kasus Maryam yang bebas dari tuduhan pembu-nuhan.


"Hallo,Tante!"


"El,itu email Tante dapat dari pengacara Al,dan saat itu Nyonya Maryam sudah bebas dari tuduhan apapun,Kamu dapat memberitahu dokter Atika jika Nyonya Maryam tidak bersalah!"Ungkap Ayin.


"Tante,jadi siapa dalang dari kema-tian ibu Atika?"


"Peter!"


"A-apa?"El terkejut,saat mengetahui nya.Karena saat ini Atika berada di tangan Peter,di tangan orang yang bersalah.


"Ada apa El?Kamu terlihat terkejut?"


"Tante,Aku akan menelpon nya nanti,atau Kita bicara saat Aku sampai di rumah!"


Tut..Tut..Tut..


El segera memutuskan panggilan itu.


"Pak,Kita ke Condo dokter Atika!"


"Baik Tuan muda!"


Mobil El segera menuju condo dokter Atika,bahkan El merasa panik dan khawatir,El tahu kalau dokter dalam masalah besar,karena berada di tangan pria licik seperti Peter.


"Apa yang salah dengan Paman Peter?kenapa dia menempatkan semua orang dalam masalah.Dan kenapa Atika percaya kepada Pria itu kalau Peter Ayah biologis nya,permainan apa yang di mainkan oleh Paman Peter?"El bergelut dengan hati nya,mengingat keadaan Atika dalam bahaya.


Tiba di condo Atika,El segera turun untuk menemui Atika.


"Tuan Anda kembali lagi?"Tanya seorang satpam,saat melihat El datang ke condo itu lagi.


"Pak,saya ingin menemui dokter Atika lagi!"


"Tapi,Tuan dokter Atika tidak kembali dari kemarin,bahkan ia tidak menitip apapun disini!"


"Apakah dokter Atika sering pergi seperti ini?"


"Sering,tapi kalau dokter Atika pergi,setidaknya ia memberitahu saya.Tapi,kali ini dokter Atika pergi begitu saja,bahkan ia tidak menghubungi nomer telepon kami untuk memberitahu Kami,karena setiap hari akan ada tukang bersih-bersih yang datang kemari!"Ungkap Pak satpam.


"Pak,bisa kah,saya meminta nomer telepon dokter Atika?"


Satpam itu mengangguk nya,lalu El segera melacak keberadaan Atika melalui nomer ponsel nya.


"Pak Saya permisi dulu,jika dokter Atika kembali,segera beri tahu saya,ini kartu nama Saya!"


"Baik Tuan"


El meninggalkan kartu nama nya sama Pak satpam,agar ia tahu jika suatu saat Atika kembali.


* * *


Tiba di toilet,sekali lagi,Albert kesal,dengan keadaan nya saat ini.Bagaimana tidak,Ge berada di toilet wanita,Albert ingin memberikan pembalut tersebut kepada Ge.Tapi,ia harus menyelinap masuk ke dalam toilet wanita agar bisa memberikan itu kepada Ge.


Brak!


Brak!


Brak!


Albert mendorong semua pintu toilet,semua nya kosong,tidak ada orang di sana.Saat ini hanya ada dua toilet yang masih tertutup.


Tok..Tok..Tok..


"Ge!"Panggil Albert.


"Ge"Panggil nya lagi,saat tidak ada jawaban.


"Ge!"


Albert berdiri di depan toilet yang ke empat.


"Master saya ada di toilet paling ujung!"Jawab Ge,Albert segera berjalan ke arah toilet nomer li-ma,dan itu sekali lagi membuat malu,sudah berteriak di depan pintu toilet orang lain.


Pak!

__ADS_1


"Haah!"


Ge terkejut saat melihat kantong plastik yang di lembar oleh Albert dari atas.Semua nya isi pembalut.Dan satu set pakaian olah raga lain.


"Segera berganti,Aku menunggu mu di depan !"Ucap Albert,yang segera pergi meninggalkan toilet wanita.Albert berkorban harga diri demi seorang gadis seperti Ge.


Setelah mengganti pembalut dan juga pakaian olah raga nya.Ge keluar dari toilet.


Ceklek !


Juan berada di toilet nomer empat,mengetahui Ge sudah keluar,ia pun keluar dari sana.Dengan raut wajah nya yang kesal,tangan nya mengepal.


"Kenapa Master King perduli kepada gadis itu,apa karena dia masih muda dan terlihat begitu suci?"Gumam Juan,dengan tatapan nya yang menahan emosi.


"Jika itu alasan nya,Aku akan membuat Kamu melihat nya,Aku akan memberikan kejutan itu kepada mu nanti!"Sambung Juan,lalu pergi dari toilet.


Saat akan keluar,Juan melihat Albert yang berbicara dengan Ge.


"Ketua Juan!"Sapa Ge,Wanita itu tersenyum ke arah Ge.


"Saya permisi dulu!"Sambung Ge,lalu bergegas pergi meninggalkan mereka di depan toilet.


Albert melihat Ge yang pergi meninggalkan nya dengan Ketua Juan.Disaat Ge akan menyebrang menuju tempat peristirahatan para peserta,sekali lagi Ge menoleh ke belakang,Albert juga masih melihat ke arah nya.


"Master King!"


"Master King!"


Juan sudah memanggil Albert berkali-kali.Namun,pandangan Albert masih tertuju ke arah Ge,yang sudah berlalu begitu lama.


"Master King!"Teriak Juan sedikit lebih keras.


"Eeemmm"Albert menoleh,


"Nanti malam adalah malam pelepasan para peserta,Saya berencana membuat acara kecil-kecilan dengan junior,bagaimana menurut Anda?"


Albert tidak langsung menjawab nya,karena selama ini,Albert jarang datang ke acara seperti itu,bahkan Albert tidak pernah perduli terhadap siapapun yang menjadi calon bodyguard berikut nya.


'Jika Aku iya 'kan,mungkin Aku akan bertemu dengan Ge lagi,dan bisa mengobrol lebih banyak dengan nya!'


"Eeemm,boleh,siap 'kan acara untuk nanti malam,pastikan semua peserta setuju untuk datang!"


"Baik!"


"Ketua Juan,Saya permisi dulu!"


"Eeemmm"Juan mengangguk nya.


Albert pergi meninggalkan wanita itu.Dengan langkah besar,Albert pergi menemui semua peserta yang sedang beristirahat.


"Waktu istirahat sudah habis,untuk semua nya,bisa melihat pengumuman kelulusan Kalian di depan asrama,siapapun yang terpilih,kalian layak untuk menjadi bodyguard paling bertanggung jawab !"Ucap Albert,semua orang berdiri,kecuali Ge.


"Kenapa Kamu tidak ikut pergi?"


"Percuma melihat hasil,Aku tidak akan pernah menjadi bodyguard.Umi Ku tidak akan pernah setuju!"Ungkap Ge.


"Kamu seorang dokter,tetap lah jadi dokter,Umi mu benar,ia tidak ingin menyia-nyiakan hidup Anak gadis nya untuk mengawal orang lain!"


"Eeemm..Aku akan kembali ke Indonesia li-ma hari lagi!"Ujar Ge.


'Eh,kenapa Aku memberitahu nya?'Ge menoleh ke arah Albert,yang juga terkejut dengan ucapan Ge.


"Maksud Aku,Aku akan pulang lebih awal dari yang lain,mungkin cukup sampai disini saja,untuk mencari wawasan,Aku harus kembali,karena Kakak Ku akan menikah!"


"Kamu punya Kakak?"Tanya Albert,


"Kami kembar tiga,dua laki-laki satu perempuan,Kak Al di Indonesia,Kak El di New York!"


"NY?"


Ge mengangguk nya.


"Aku ingin dengar tentang keluarga mu,apa boleh?"Sambung Albert.Ge ragu untuk menceritakan nya.Namun,Ge tidak ingin membuat Albert kecewa.


Ge pun menceritakan semua nya kepada Albert,dari Al dan El tertukar,dan juga bagaimana ia dan Kakak tertua nya terpisah.

__ADS_1


"Mendengar cerita mu,Aku ingin sekali berkunjung ke Indonesia,Aku belum pernah kesana !"


"Datang lah,Indonesia itu banyak tempat wisata !"


"Apa Aku boleh ikut bersama dengan mu kembali ke Indonesia?"


"Haah?"Ge menatap Albert dengan membulatkan mata nya.


"Eeeemm,Aku bisa saja datang ke Indonesia sendiri.Tapi,Aku takut tersesat.Dan takut di culik !"Ungkap Albert,Ge segera tertawa.


Ha..Ha..Ha..


"Apa yang membuat mu tertawa?"Tanya Albert dengan kesal.


"Indonesia tidak akan membuat master tersesat,jika Master menggunakan ponsel,dan bisa google maps!"Ge masih melihat ke arah Pria itu,yang jarang sekali tersenyum.


"Lagian tidak akan ada yang menculik Master,melihat wajah master saja mereka akan berpikir dua kali untuk melakukan itu!"Cibir Ge,


"Kenapa dengan wajah Ku,apa menakutkan?"Tanya Albert.


"Tidak,hanya kurang senyum saja.Padahal Ganteng!"Puji Ge,dengan sebutan ala Indonesia.


"Ganteng?"Albert menaikan alisnya.


"Anda handsome,hanya saja kurang senyum,sehingga membuat wajah Anda terlihat datar seperti papan selancar!"Ge kembali menahan senyum nya.


"Apakah Aku seburuk itu?"Albert kembali bertanya,Ge menggelengkan pelan kepala nya.


"Tapi,Aku ingin punya pembimbing jalan,bisa ya,Aku ikut Kamu kembali ke Indonesia?"Albert terdengar seperti sedang memohon kepada Ge,sembari mengangguk 'kan kepala nya.


'Apa ini Master King kulkas dua pintu itu?yang dingin,cuek,kejam dan tatapan bringas nya,tapi kenapa saat ini terlihat seperti pria yang manis bermulut madu?'Ge menaikan satu alis nya ke arah Albert.


"Kenapa Kamu melihat Ku seperti itu?"


Ge masih melihat ke arah Albert dengan diam,tiba-tiba tersenyum,membuat Albert tersentuh.Terdengar suara detak jantung Albert yang begitu kencang.


"Kalian disini?"Suara Juan mengagetkan Ge,ia segera menoleh.


"Ketua Juan!"Sapa Ge.


"Ge kebetulan sekali Kamu disini,Saya mau mengajak Kamu untuk berbelanja,karena hari ini,hari terakhir Kita di lapangan.Aku sudah mengajak semua peserta untuk pergi ke pantai di sekitaran sini,ada satu tempat yang indah,seperti nya cocok untuk Kita semua!"Ujar Juan.


"Saya tidak bisa ikut.Karena Saya tidak bisa minum!"Ungkap Ge,sembari tersenyum.


"Tidak apa-apa,Kami juga menyediakan minuman mineral atau pun jus,tidak mesti harus Vodka atau wine 'kan?"Juan meyakinkan Ge.


"Baiklah kalau begitu!"


"Kamu temani Aku belanja daging,Kita harus membuat barbeque!"


Ge mengangguk nya,lalu mengikuti Ketua Juan dari belakang,sebelum ia masuk ke mobil Ketua Juan.Sekali lagi,Ge menoleh ke arah Albert yang masih melihat nya.



Albert -Saat pelatihan militer Versi macho 😍



Geisha Az-Zahra -Indonesia



Albert-Amerika versi Cool 😍


Tiba di Harrods . . .


Ketua Juan memarkirkan mobil nya di tempat parkiran,Ge segera turun.


"Aku belum pernah kesini 'kan?"


"Belum,ini pertama kali Aku kesini!"Jawab Ge,menatap mall terbesar di Inggris.


"Ayo masuk !"


Ge mengangguk nya,lalu mengikuti Ketua Juan dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2