Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 38


__ADS_3

Pria dengan tubuh yang begitu sempurna,seakan tiada celah,memakai jas berwarna hitam,turun dari mobil.Menatap ke arah pemandangan sebuah rumah yang begitu megah dan elit,ia telah di fasilitasi oleh itu semua semenjak ia tinggal di rumah utama ini.


"Tuan muda,Anda kembali?Nyonya Ayin,menunggu Anda dengan cemas di ruang tamu!"Seru Pak Kim,Pria tua yang sudah setia begitu lama terhadap keluarga ini.


"Eeemmm"Jawab El singkat,melangkah masuk ke dalam rumah utama.Perasaan nya campur aduk,rasa galau dan gelisah mulai menyelimuti dirinya.


"Tuan Muda,Kamu sudah pulang,kemari lah!"


Tanpa jawaban,El segera berjalan ke arah Ayin,yang ada di ruang tamu.El duduk di sebelah Ayin,untuk pertama kali ia duduk begitu dekat dengan wanita itu.


"Ceritakan apa yang di alami Umi selama di LA?"Pertanyaan pertama yang terucap di bi bir El,membuat Ayin,sedikit ragu.


"Katakan,jangan ada yang di tutup-tutupi!"Tegas El,Ayin langsung bercerita bagaimana awal nya,tuduhan itu berlangsung kepada Maryam.


Dari jauh,Caston melihat ke arah ke dua orang yang duduk di ruang tamu,Caston tidak ingin menganggu nya,karena ia tahu,saat ini El dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.


"Begitu lah El,Nyonya Maryam bukan seorang pembu-nuh seperti apa yang di katakan oleh dokter Atika,Nyonya Maryam adalah wanita yang baik,bahkan ia dapat merubah Tuan Alex menjadi Pria yang lebih baik.Kamu tau El,Kamu sangat beruntung lahir dari rahim seorang wanita seperti ibu mu itu.Al telah menyelesaikan segala tuduhan itu sejak lama,tapi entah bagaimana dokter Atika masih memiliki dendam dan kesalahpahaman itu"


"Jadi Tante.Apa hubungan Paman Peter dengan Atika?"Pertanyaan itu,membuat Ayin terkejut,ia tidak pernah tahu tentang Atika dan Peter.


"Tuan muda,Aku tidak pernah tahu ada hubungan apa antara dokter Atika dan Peter.Namun,Aku tau,jika Peter belum pernah menikah,jadi Aku yakin jika dokter Atika bukan Anak Peter!"


"Bagaimana kalau dokter Atika benar anaknya Peter?"Seru Caston,yang menyela ucapan sang istri.


"Mas!"Ayin melirik saat mendengar suara suami nya.


"Jika mereka tidak memiliki hubungan darah,bagaimana bisa dokter Atika bekerja untuk Peter?"Sambung Caston lagi,


"Mas,Kamu ingat,rumah sakit mana terakhir kali Charlotte di bawa oleh Khai?"


"Aku tau,Aku juga kenal dengan dokter nya!"Ungkap Caston,


"Paman,tolong Kamu hubungi dokter itu,Aku ingin segera mengetahui kebenaran nya,dan satu lagi,Tante,pernah bilang jika dokter Atika selama 15 tahun tinggal di panti asuhan,Tante Aku juga butuh informasi itu,panti asuhan mana yang dulu menjadi tempat tinggal wanita itu!"


Ayin melihat El,dengan raut wajah yang tidak sabaran.


"El,apa yang terjadi?kenapa Kamu ingin sekali mengetahui latar belakang wanita itu?apa yang sedang Kamu ingin selidiki?Tante melihat Kamu sangat tertarik dengan kehidupan dokter Atika!"


"Bukan begitu Tante,Aku tidak ingin ikut campur masalah kehidupan orang lain.Namun, dia salah paham dengan Umi,Aku tidak dapat membiarkan siapapun melihat Umi dengan rendah,Umi adalah Wanita yang paling Ku hormati!"Tegas El,


"Semoga Kamu dapat menyelesaikan segera masalah mu dengan dokter Atika,jangan biarkan itu mengganggu pikiran mu!"

__ADS_1


"Aku mengerti!"Sahut El,yang menganggukkan kepala nya.


"El kembali lah beristirahat.Paman janji besok akan mengantar Kamu ke tempat yang ingin Kamu datangi!"


El segera berdiri,dan kembali ke kamar nya yang ada di lantai dua,sementara Caston dan Ayin masih duduk di ruang tamu.


* * *


Di Tempat Lain. . .


Atika melihat sekitaran tempat,saat mobil milik Peter berhenti.


"Dimana Kita?bukan kah,seharusnya Kita pergi untuk makan malam?"Atika melirik ke arah Peter.


"Kita masih memiliki urusan lain,setelah itu,baru makan malam!"Ujar Peter yang segera turun dari mobil,saat pintu mobil terbuka.


Atika ikut turun,dan berdiri di samping Peter.Pria ini terus saja tersenyum melihat ke arah gedung yang mewah dan juga elit,gedung milik Tuan Big.


"Tuan Peter,Bos ada di lantai atas,mari ikut saya !"


Peter mengangguk nya,dengan senyuman smirk di wajahnya.Atika hanya diam saja mengikuti Peter dari samping.


"Pah,tempat apa ini?"Bisik Atika.


Atika terdiam.Namun,saat ia akan memijak 'kan kaki nya di tangga,tanpa sengaja Atika melihat ke arah pentas,dimana seorang gadis muda yang sedang di lelang di acara itu.


"Apa yang Kamu liat,cepat jalan!"Titah Peter,


Di tempat ini lah,Peter selalu mengirim,gadis -gadis cantik nan molek.Bahkan yang sangat muda dan pera-wan dapat tawaran tinggi di tempat ini.


Tuan Big,adalah Bos besar dari keluarga Guntur,Tuan Big dulu bekerja sama dengan Revan dan Devano.Bisnis yang paling di benci oleh Alex,maka dari itu Tuan Big,tidak pernah dapat bekerja sama dengan Xander.Karena Alex menentang pekerjaan Tuan Big,yang ini.


"Tuan ada di dalam silahkan masuk!"


"Eeem"


Peter segera masuk dan Atika mengikuti nya dari belakang.


"Peter!akhirnya Kamu datang tepat waktu"Seru Pria tua,sembari merentang 'kan tangan nya ke arah Peter.Mereka berdua terlihat berpelukan,satu sama lain.


Atika yang berdiri di belakang Peter,nampak sedikit ragu.

__ADS_1


"Apa ini barang yang Kau maksud?"Bisik Big,Peter mengangguk nya.


"Sungguh,barang yang cukup indah,Kau pandai menyenangkan Aku!"


"Jadi,bagaimana,apa Kau akan membantu Ku melawan Xander kali ini,Aku mendengar Xander sudah tidak bersaing di bisnis obat-obatan dan minum-minuman lagi.Kini mereka pindah haluan ke bidang industri lain nya,semakin lama Xander semakin maju.Bahkan dengan membuka bisnis industri saham Xander naik begitu pesat,sangat jauh dengan Guntur!"Ungkap Peter yang menahan amarah nya.


"Kamu tenang saja,hadiah yang Kau bawakan kali ini,akan ku ganti dengan hadiah yang Kau inginkan,Aku akan menghancurkan Xander,Kau dapat menikmati nya nanti.SaatbXander hancur Kau baik-baik lah memanfaatkan kesempatan itu!"Big menepuk pundak Peter,Pria itu mangut-mangut seperti orang bodoh yang siap di manfaatin oleh orang lain.


"Kesini sayang,duduk di pangkuan Daddy!"Ucap Big,menepuk pa-ha nya,ia menatap Atika dengan mesum.


Atika melirik ke arah Peter,Pria itu mengisyaratkan Atika untuk mendekat.


"Tidak,Aku ingin kembali!"


Atika segera berbalik.Namun,langkah nya di hentikan oleh bawahan Big.


"Bawa gadis ini ke kamar atas,kurung dia disana,Aku akan memakai nya jika Aku butuh,saat ini Aku masih memiliki barang lain"Ujar Big,Peter tersenyum bahagia melihat ke arah Atika.


"Pa,apa yang Kau lakukan,Aku tidak ingin disini,cepat bawa Aku kembali!"Teriak Atika,


"Sudah terlambat kalau ingin kembali"Sambung Big,


"Cepat bawa dia kelantai atas!"Titan Big,Semua bawahan segera membawa Atika ke lantai atas.


Meskipun berulang kali Atika memberontak dan mencoba melepas diri ia tidak akan bisa.Bahkan kata-kata memelas yang terucap dari bi bir Atika tidak membuat Peter luluh.


"Kau sungguh kejam kepada putri mu sendiri!"Cibir Big.


"Dia bukan putri Ku!"Tegas Peter,Big terkejut.Bagaimana bisa,Peter sudah merawat gadis itu dengan baik,bahkan ia menyekolahkan Atika di ilmu kedokteran yang sangat mahal.


"Dia Anak Khai dan Charlotte.Aku mengetahui hal itu,saat umur Dia 15 tahun,dia mengalami benturan yang cukup keras saat itu,kepala nya robek,butuh banyak transfusi darah.Namun,darah Ku tidak cocok dengan nya,malah golongan darah yang ia miliki sama dengan Khai.Aku memaksa Khai untuk membantu Atika.Namun,karena Khai tau,Atika anak nya,Aku membunuh Khai,menyekap nya di dalam gudang yang saat itu di serang oleh Albarak Xander.Sampai saat ini mereka tidak tahu jika Khai berada di tempat itu oleh jebakan Ku!"Ungkap Peter,Big terkejut mendengar pengakuan Peter.


"Kau sungguh kejam,dulu Charlotte kau bu-nuh untuk menjebak istri Alex,sekarang kau menjebak Atika di tempat ini untuk menghancurkan Xander,kau benar-benar Devil !"Ha..Ha..Ha..Ha..


Gelak tawa Big dan Peter bergema di dalam ruangan itu.


"Apa yang akan kau lakukan terhadap Atika?"


"Aku akan menjadikan dia ratu di hidup Ku,ratu pemuas !"Big menatap Peter dengan senyuman smirk.


"Aku kembali dulu,Aku menitip Atika pada mu,kalau Kau bosan,jangan bu-nuh dia,setidak nya dia masih berguna bagi tempat mu ini!"

__ADS_1


"Aku mengerti "Big mengangguk nya,Peter segera keluar dari tempat itu.Meninggalkan gedung malam milik Big.


__ADS_2