Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Mall


__ADS_3

Alex mengambil alih troli yang ada di tangan Maryam.


"Sudah selesai?"


Maryam mengangguk nya,semua barang yang di butuh sudah di pilih dan tinggal membayar nya saja.


Maryam menatap sang suami yang sedang membayar semua barang belanjaan nya.


Begitu selesai,Alex kembali menghampiri Maryam dengan beberapa kantong belanjaan di tangan nya.


"Apa perlu menggunakan troli?"


"Tidak,Aku bisa membawa nya sendiri!"


Alex tersenyum.


"Ada yang ingin Kamu makan?"


Tanya Alex begitu mereka melewati restoran yang ada di dalam Mall.


"Mau es krim mangga "


Ujar Maryam,sambil melihat ke arah box es krim.


"Ayo Kita beli,ambil yang kotak,bisa makan di mobil "


Maryam mengangguk nya,Alex segera membayar nya.


Begitu sampai di mobil,Alex telah menyimpan semua barang belanjaan nya,kecuali es krim milik Maryam.


"Pakai sabuk pengaman nya dulu,jangan es krim saja yang di perhatiin !"


Sindir Alex,saat melihat Maryam sibuk dengan es krim,Alex segera membantu sang istri untuk memasang sabuk pengaman Nya.


"Ada apa ?"


Tanya Maryam saat melihat Alex yang berhenti memasang sabuk pengaman untuk Nya.


"Enggak,seperti nya Kamu terlihat lebih kurus!"


Ujar Alex kembali membenarkan posisi duduk nya.


"Aku sudah makan banyak akhir -akhir ini,mana bisa kurus,penglihatan Mas kali yang bermasalah !"


Maryam menyangkal perkataan suaminya.


"Hueeek..hueek!"


Alex kembali mual,membuat Maryam terkesiap.


"Apa yang terjadi,kenapa hari ini sering sekali mual,apa yang Mas makan tadi siang,mungkin bermasalah dengan lambung Mas!"


Ketus Maryam dengan kesal.


"Hanya makan salmon panggang asem manis,itu saja,lagian tadi juga minum teh jahe untuk pereda mual.Namun,enggak mempan!"


Alex segera memutar arah mobil nya,Maryam sedang sibuk dengan es krim di tangan nya.


"Mau .."


Alex melirik ke arah Maryam,dan meminta untuk di suapi.


"Aa..buka mulut!"


"Eeemm..."


Alex mangut -mangut saat es krim masuk ke dalam mulut nya.


Kriing...


Kriing...


"Mas,seperti nya ponsel Mu berdering"


Alex segera merogoh saku celana nya,mencari ponsel Nya.

__ADS_1


Setelah memasang airpods,panggil segera terhubung.


"Iya!"


Sahut Alex,


"Tuan,gudang obat-obatan Kita di serang oleh seseorang,dan keadaan nya setengah hancur!"


"Kenapa bisa di serang,bagaimana keamanan disana,kenapa bisa lengah!"


Ketus Alex dengan marah,


Mendengar Alex yang marah,Maryam segera menoleh,melihat Suaminya yang sedang menyetir.


Dugh!


Alex memukul setir mobil nya,saat mengetahui yang menyerang adalah Devano And The Gank.


"Eeemm...tangkap bocah sialan itu,hidup atau mati,Aku tidak peduli,bawa Dia kepinggir kota Kita bertemu disana !"


Teriak Alex.


"Ba-Baik Tuan!"


Jerry segera memutuskan panggilan nya dengan Alex.


"Sial!"


Umpat Alex lagi,saat panggilan telah terputus,Alex belum menyadari adanya Maryam disebelah.


"Mas!"


Lirih Maryam,dengan es krim masih di tangan.


Alex langsung menoleh,dan ia terkesiap mendapati Maryam yang di sebelah nya.


'Sial,kenapa bisa lupa!'


Alex segera merubah raut wajahnya dari marah menjadi tersenyum seperti semula.


Maryam melempar berbagai macam pertanyaan kepada Alex.Beberapa kali Alex menarik nafas nya,lalu membuang nya dengan kasar.


"Enggak hanya rekan bisnis,biasa bisnis ini kadang rugi kadang untung,Kamu enggak usah khawatir!"


Ujar Alex,menenangkan sang istri.


"Huueek...Huueek!"


Alex kembali mual.


"Kita ke dokter?seperti nya Mas gejala asam lambung!"


Cetus Maryam melihat wajah Alex yang pucat.


"Aku baik-baik saja,Aku tidak pernah mengalami penyakit asam lambung atau sejenis nya!"


Alex segera membantah perkataan Istrinya.


Maryam lalu menghabiskan es krim nya,Alex kembali fokus menyetir.


Satu jam berlalu,Mereka tiba di rumah utama,Alex mengeluarkan semua barang belanjaan nya dan meminta pelayan untuk menyimpan nya di dapur untuk sementara waktu.


"Ayo,Mas bantu antar ke kamar,pelan-pelan,kepala Mu belum sembuh total!"


Ucap Alex,sembari memegang lengan istri nya.


"Tuan Alex!"


Pak Kim menyapa Alex,lalu menundukkan kepala nya memberi hormat.


"Ada apa ?"


Alex berhenti tepat di depan tangga.


"Tuan Besar,meminta Anda untuk menghubungi nya !"

__ADS_1


"Ada masalah apa katakan !"


Tegas Alex.Namun,Pak Kim terlihat ragu,disisi Alex masih ada Maryam.


"Tidak masalah,katakan saja,bukan kah Dia istri Ku,tidak ada rahasia di antara Kami!"


Ketus Alex,melihat ke arah Maryam,lalu Maryam tersenyum ke arah suami nya.


"Tapi Tuan.."


Pak Kim terlihat gugup,Alex malah menatap nya dengan tajam,agar Pak Kim segera mengatakan apa yang ingin ia bicarakan dengan Nya.


"Begini Tuan Alex,Tuan Besar ingin Anda segera menyetujui pertemuan dengan keluarga Cristopan,karena bagaimana pun pertemuan privat bulan depan antar tiga keluarga jangan sampai terjadi kekacauan !"


Pungkas Pak Kim,menundukkan kepala nya.


Maryam terdiam,ia tidak berani menyela,apalagi bertanya.


"Apa ada yang ingin Kamu katakan ?"


Alex melihat sang istri,meminta pendapat Nya mengenai pertemuan keluarga Cristopan.


"Bisa jelaskan,siapa keluarga Cristopan,dan apa maksud dari pertemuan itu?"


Maryam mendongakkan kepala nya,menatap sang suami yang lebih tinggi dari Nya.


Alex menghela nafas nya,lalu menatap Pak Kim.


"Begini,Nyonya Maryam,keluarga Cristopan itu adalah kolega Tuan Besar,dan Tuan Besar ingin memperbesarkan kekuatan nya,tapi dengan syarat dua keluarga harus bersatu!"


Jelas Pak Kim,Maryam masih terlihat bingung,ia kembali menoleh ke arah Alex.


"Maksud nya gimana Mas?"


Maryam melirik suaminya.


"Lanjut Pak Kim!"


Pak Kim mengangguk nya.


"Tuan Alex,harus siap menerima syarat dari keluarga Cristopan,dengan syarat memperistri kan Anak sulung keluarga Cristopan!Nona Charlotte!"


Pak Kim tidak berani menatap Maryam atau pun Alex.


"Memperistri ?maksud nya bagaimana ?apakah Mereka tidak tau,kalau Tuan Alex sudah menikah ?"


Tanya Maryam kepada Pak Kim.


"Tau,Tuan Besar tau semua tentang Nyonya,bahkan Tuan Besar melarang Nya saat Nyonya dan Tuan mau menikah.Namun,Tuan Alex bersikukuh untuk melanjutkan pernikahan nya dengan Nyonya!"


Lanjut Pak Kim lagi.


"Mas,kenapa Kamu tidak pernah menceritakan masalah ini?.Kenapa baru sekarang Kalian mau memberitahukan Aku?"


Maryam melihat ke arah Alex dengan netra yang berkaca-kaca,ia sedang menahan tangis nya agar tidak menangis di depan Pak Kim.


Maryam mencengkram kuat ke dua lengan suaminya.Ia berdiri tepat di depan Alex.


Alex memegang bahu Maryam,lalu beralih menatap Pak Kim.


"Tinggalkan Kami !"


Titah Alex,Pak Kim menggangguk nya,ia segera pergi menuju dapur.


Alex dan Maryam masih berdiri di depan tangga.


"Mas,katakan,apa tujuan Kamu membohongi Ku?apa ini balasan cinta Ku kepada Mu?"


Maryam menggoyangkan tubuh Alex.


"Aku butuh jawaban Mas jangan diam saja,hiks ..hiks!"


Air mata yang di tahan berhasil lolos juga membasahi kain cadar Nya.


"Maryam..."

__ADS_1


Teriak Alex,saat melihat Maryam pingsan,hampir saja jatuh ke lantai,secepat kilat Alex menangkap tubuh sang istri ke dalam pelukan Nya.


__ADS_2