
Maryam segera melirik ke arah Jerry,yang saat ini juga sedang melihat ke arah Mereka berdua.
"Eeheem!"Alex kembali berdehem,Maryam melirik.
"Jerry,Kamu punya waktu dua hari untuk mengajari Istri Saya!"Tegas Alex,melihat ke arah Jerry.
"Kamu tau apa yang harus Kamu lakukan,ajari semua yang Kamu ketahui tentang pertemuan itu,baik cara mengahadapi para tamu undangan lain,atau menghadapi orang yang punya acara!"Sambung Alex.
"Tentu Tuan,Aku akan mengajari semua nya yang Ku ketahui,dan Aku hanya akan mengambil poin-poin penting,agar memudahkan Nyonya untuk mempelajari nya!"Sahut Jerry,memperlihat kan rangka acara pertemuan nanti kepada Alex.
"Yang ini hilangkan saja,Istri Ku tidak akan melakukan itu!"
Jerry melihat tulisan nomer tiga yang di minta hapus oleh Alex.
"Dansa?"Jerry melihat ke arah Alex.
"Iya,Istri Ku tidak akan berdansa di tempat ramai,Kita hanya akan berdansa di kamar saja!"Ketus Alex,sambil melirik ke arah Maryam dan menggoda nya dengan kedipan satu mata.
Maryam membulatkan mata nya,lalu mencubit pa ha Alex dari bawah,karena malu masih ada Jerry di depan Nya.
"Nyonya,Anda tidak perlu malu.Semenjak Tuan menikah Aku sudah terbiasa dengan hal-hal yang di lakukan Tuan untuk menggoda Nyonya!"Pungkas Jerry sambil tersenyum.Maryam segera memalingkan wajahnya melihat Alex yang kini juga sedang tersenyum melihat ke arah berkas yang ada di tangan nya.
"Itu!"Jerry menunjuk ke arah baju badut yang terletak di belakang Alex.Maryam dan Alex ikut menoleh.
"Oh,ini tadi Albert meminta Tuan Alex untuk memanggil badut kemari,dari pada sewa badut 'kan mending orang disini saja yang menjadi badut!"Maryam melirik ke arah Alex.
"Eeem..Itu,IstriKu ngidam mau melihat Badut,jadi terpaksa Aku yang menjadi badut!"
"Haah?"Jerry kaget,sehingga melongo kearah Alex.
Maryam menompang kepala nya dengan satu tangan,padahal sudah berusaha menutupi nya,Alex sendiri malah jujur kepada Jerry.
'Tuan Alex?'Jerry lama sekali melihat ke arah Alex.
'Banyak sekali yang sudah berubah dalam diri Tuan,terutama,Tuan lebih baik lagi dari beberapa tahun yang lalu sebelum ia menikah.Tuan juga banyak tersenyum,dan bahkan Dia sudah belajar banyak tentang cinta!'
"Jerry"
"Jerry!"Teriak Alex dengan lantang,sehingga membuyarkan lamunan Jerry.
"I-Iya Tuan !"Sahut Jerry yang terkejut.
"Apa yang Kamu pikirkan,ini masih sore malah melamun!"Ketus Alex,memberikan semua berkas yang sudah siap di tanda tangani nya.
"Enggak ada!"Jerry hanya bisa tersenyum kaku.
"Nanti malam jam 19:00,Aku akan datang kemari,dan Aku akan mengajari Nyonya tentang poin pertemuan dengan keluarga Cristopan!"Pungkas Jerry,sembari menyimpan semua berkas yang telah di tanda tangani oleh Alex.
__ADS_1
Alex mengangguk nya.
"Terimakasih Tuan Jerry!"Sambung Maryam.
"Panggil Saya Jerry,jangan terlalu sopan,karena saya segan!"Ucap Jerry tersenyum,Alex melirik nya dengan ujung mata.
"Kalau begitu Saya permisi dulu Nyonya,Tuan!"Sambung Jerry sambil membungkukkan tubuh nya.
Jerry sudah berlalu beberapa menit dari hadapan Mereka,Maryam masih melihat ke arah mobil yang keluar dari halaman rumah utama.
"Apa yang Kamu liat,orang nya sudah lama pergi!"Ketus Alex dengan kesal.
"Mas kenapa?Aku hanya sedang memikir sesuatu,Dia begitu takut dengan Mas,entah apa yang mas perbuat di masa lalu,sehingga membuat Dia tidak bisa melihat Mas begitu lama!"
"Aku sudah katakan padamu,Aku Bos Mereka, bukan di kantor saja,Aku juga pemimpin Nya di dunia Mafia!"
"Mas,kenapa Kamu tidak keluar saja dari dunia itu?"
Mendengar pertanyaan Maryam Alex terdiam sejenak,lalu berdiri.
"Ayo Kita masuk,ini sudah sore,sudah waktu nya untuk sholat Ashar!"
Maryam mengangguk nya,tidak ingin bertanya lebih lanjut lagi,takut membuat sang suami tersinggung.
***
Seperti janji nya Jerry akan kembali lagi ke rumah utama pada malam tiba.
Alex berada di ruang tengah.Namun,tidak melihat adanya Caston dan Ayin di rumah.
"Tuan memanggil Saya?"Pak Kim menundukkan kepala nya.
"Caston dan Ayin sudah kembali?"
"Belum Tuan!"
"Eeem..Kalau Jerry datang,panggil Nyonya,Dia ada di kamar,Aku akan kembali ke ruang kerja!"
"Baik Tuan,Saya mengerti!"
Alex berbalik dan kembali naik ke lantai atas,sedangkan Pak Kim berjalan ke arah pintu utama,saat mendengar suara bel berbunyi.
Ceklek !
"Selamat malam Pak Kim!"Sapa Jerry dengan ramah.
"Malam Tuan Jerry,Tuan Alex baru saja naik ke atas,mohon tunggu sebentar,Aku akan memanggil Nyonya!"
__ADS_1
"Baik!"
Pak Kim segera pergi untuk memanggil Maryam di kamar,sedang 'kan Jerry melangkah masuk menuju ruang tamu.
Beberapa menit kemudian,Pak Kim dan Maryam turun bersamaan.
"Pak,siapkan minuman jus untuk Tuan Jerry,sekalian bawa cemilan nya kemari!"
"Baik Nyonya,Aku akan meminta Ana untuk mengantar nya kemari!"
Maryam mengangguk lalu berpisah dengan Pak Kim di depan tangga.
"Maaf menunggu lama "Seru Maryam yang baru saja masuk ruangan tamu,Jerry segera berdiri,saat yang punya rumah datang menyapa.
"Tidak Nyonya,Saya juga baru sampai!"
"Silahkan duduk kembali,tidak perlu sungkan,anggap saja Kita teman,biar Aku mudah mempelajari apa yang Kamu ajarkan begitu juga Kamu nyaman untuk mengajari Saya!"Cetus Maryam dengan sopan.
Jerry mengangguk,dan mengambil menempel 'kan pan tat nya di sofa yang empuk itu.
Tanpa membuang-buang waktu begitu lama,Jerry segera mengajari apa yang seharusnya di ajari kepada Maryam.Dari menyambut tamu,dan bagaimana cara bergaul dengan tamu lain.
"Jadi begitu lah kira-kira!"
"Saya mengerti!"Sahut Maryam.
"Nyonya satu hal yang harus Anda ketahui.Tuan meminta Saya agar mengawasi Anda di pertemuan nanti,Tuan sangat melarang Anda untuk berinteraksi dengan lawan jenis kecuali sesama perempuan,dan itu juga tidak sembarangan orang boleh Anda ajak bicara!"Tegas Jerry,Maryam mengerutkan dahi nya.
Melihat ekspresi Maryam yang tertutup dengan cadar,Jerry hanya bisa menebak,kalau Maryam pasti punya pertanyaan dari pernyataan terakhir nya.
"Apa ada yang ingin Nyonya tanyakan?"
"Eeemm"Maryam melihat beberapa lembar kertas yang di bawakan Jerry.
"Jadi nanti disaat pertemuan ada sesi perpisahan,jadi yang mengawal Saya,Kamu dan Caston?"
"Benar Nyonya,Saya dan Caston yang mengawal Anda.Sementara,Ayin dan Cristian mengawal Tuan Alex!"Pungkas Jerry,Maryam belum mengetahui jika Pria yang mengganggu nya di desert dulu adalah Cristian,hanya saja Maryam tidak mengingat namanya.
"Bagaimana dengan Albert?"
"Tuan King melarang Tuan Muda untuk datang ke pertemuan itu,karena sangat berbahaya!"
"Dan satu lagi Nyonya,Anda tidak boleh terlihat seperti orang hamil saat berada di pertemuan itu,karena Kita tidak tahu,seberapa banyak musuh yang menginginkan hal buruk terjadi kepada kehamilan Anda!"Tegas Jerry lagi.
"Berapa persen kemungkinan untuk aman datang kesana ?"
"Tipis Nyonya,hanya ada dua puluh persen.Tapi,jika Tuan sendiri yang datang kesana,delapan puluh persen pasti aman,tapi saat ini Tuan datang bersama dengan Anda,jadi berada disana keamanan nya menipis!"
__ADS_1
Vote +like+ coment😘