Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Merona


__ADS_3

Maryam melirik ke arah Alex saat Pria itu membisikkan sesuatu.


"Ayo!"


Ajak Alex.Maryam hanya bisa nurut saja.


[Tunggu Kami di mobil !]


Alex mengirim pesan kepada Caston.


[Baik Bos]


Setelah menerima balasan dari Caston,Alex segera menyimpan kembali ponsel nya.


"Apa yang Kamu cari?"


Alex bertanya saat melihat Maryam yang berpaling menoleh ke belakang,seperti sedang mencari sesuatu.


"Dimana Ayin dan Caston?"


Maryam menatap Pria tinggi yang berada di samping nya,dengan tubuh nya yang tegap,membuat jantung Maryam berhenti berdetak,bukan karena jatuh cinta,melainkan setiap Alex berbicara selalu mengeluarkan nada petir dan juga salju.


Terkadang membuat Maryam panas,kadang juga dingin.Pria yang sedikit berbicara seperti Alex,selalu saja ucapan nya banyak manfaat.Maka dari itu,Maryam harus fokus mendengar apa yang di katakan suami nya,karena Alex pria yang pelit untuk mengulangi ucapan nya.


Mereka berdua berdiri di depan toko pak aian dalam wanita.


"Selamat siang,selamat berbelanja,hari ini Kami mengadakan promo besar-besaran,beli satu gratis satu,jika Nyonya dan Tuan tertarik silahkan mampir!"


Sapa pelayan toko dengan ramah.


"Berikan produk tanpa diskon,cari yang bagus dan mahal,Carikan yang kualitas nya nomer satu!"


Tegas Alex,pelayan toko melongo menatap ke arah Alex,lalu melirik ke sisi lain ada Maryam yang berdiri di sebelah Alex.


"Tuan Alex Xander,Selamat datang di toko Kami,maaf kan Saya,Dia pelayan baru disini,jadi tidak mengenal Anda,mari ikut saya,nanti Saya yang akan melayani Anda!"


Ujar Seorang manager toko,menyambut Alex begitu ramah.


"Tidak perlu!yang berbelanja Dia,bukan Aku!kenapa Kau harus repot-repot melayani Ku!"


Ucap Alex dengan tegas,manager toko segera menelan ludah,seperti biasa ucapan nya selalu tajam seperti pisau.


'Astaga,salah lagi!'


Manager toko segera mengelap keringat nya yang mulai membasahi pelipis nya.


"Tuan,Saya yang berbelanja,bisa kah pelayan wanita saja yang menemani Saya!"


Maryam segera maju ke depan untuk memberanikan diri,agar Alex tidak membuat Manager Toko m*ti berdiri.


"Ba..baik tunggu sebentar!.Rosaline ...!"


Manager segera memanggil pelayan terbaik nya,untuk melayani Maryam.


"Iya Pak!"


Rosaline berdiri di samping manager,lalu menatap Alex.

__ADS_1


"Temani Nyonya ini untuk memilih barang nya,perlihatkan kualitas terbaik toko Kita!"


"Baik!mari ikut Saya!"


Maryam segera mengikuti Rosaline ke dalam toko dan menelusuri seluruh tempat itu.Sementara Alex duduk di sofa single yang telah di sediakan oleh Manager.


Manager memberikan satu iPad kepada Alex,sebagai kamera pengawas saat Maryam sedang berbelanja,jadi Alex tidak perlu mengikuti nya dari belakang,ia hanya tinggal duduk dan melihat saja dari layar benda yang ada di tangan nya.


Rosaline memperlihatkan produk murah kepada Maryam,dan juga warna yang begitu cerah,beberapa kali Maryam menolak nya,memang ia tidak menyukai itu.


"Maaf Nona,Saya tidak menyukai nya,berikan kepada saya bahan nya yang lebih soft dan warna nya sedikit gelap,Saya suka warna maroon atau hitam,saya tidak suka yang cerah!"


Maryam menolak barang yang di pilihkan oleh Rosaline.


"Banyak mau nya!wanita simpanan itu paling suka warna-warna cerah begini,karena mereka di bayar untuk memamerkan tubuhnya!"


Ketus Rosaline dengan tajam.


"Astagfirullah.Nona,Anda salah persepsi kepada Saya.Saya tidak pernah menjadi simpanan orang lain,kenapa Anda terlihat begitu marah kepada Saya?apa yang saya perbuat sehingga membuat Anda begitu tersinggung "


Ujar Maryam dengan tegas,


"Lancang Kamu berani membentak Saya..."


Pak!


Maryam menepis nya.


"Jika Saya mau,Saya bisa saja membalas menampar Kamu,tapi saya sadar level Kita berbeda!"


"Sudah ?"


Tanya Alex dengan datar,masih duduk di sofa single nya dengan Kaki yang menyilang.


"Maaf,tidak ada yang membuat saya tertarik,bisa kah Kita pergi ke tempat lain!"


Maryam menyembunyikan kekesalan nya.


"Toko ini yang paling bagus disini,Saya takjub melihat istri Saya ternyata selera nya cukup tinggi,ini adalah toko nomer satu di mall ini kualitas nya terbaik,tapi bisa-bisa nya membuat istri Saya begitu tidak tertarik!"


Pungkas Alex,yang kini berdiri dari duduk nya.Alex sengaja membesarkan suara nya agar manager toko datang untuk melihatnya.


"Tu-tuan Alex,apa yang membuat Anda begitu marah?"


Manager toko berdiri di sebelah Maryam dengan tubuh gemetarnya.


'Apakah ucapan Ku barusan salah?'


Maryam mere mas ujung hijabnya.Dia sendiri tidak bermaksud menimbulkan masalah di dalam toko itu.


"Kualitas produk bagus,hanya saja pelayanan nya terlalu murahan !sehingga membuat Produk tinggi menjadi rendah!"


Ujar Alex lalu berpaling ingin pergi.


"Besok tidak perlu membuka lagi toko ini,Aku mencabut surat izin atas toko ini!ayo pergi!"


Maryam segera mengikuti Alex dari belakang.

__ADS_1


"Tu..tuan,jangan biarkan toko ini tutup,Saya mengaku salah!"


Teriak manager toko,namun Alex sudah pergi begitu jauh.


"Mas!"


Alex segera berhenti tepat di depan Maryam,saat istri nya memanggil.


"Apakah itu tidak berlebihan?jika Mas menutup toko itu,sama saja Mas,mematahkan rejeki orang lain?"


Alex menoleh,kini menatap tajam ke arah Maryam.


"Apapun yang ku lakukan Aku sudah mempertimbangkan nya!"


Alex melanjutkan jalan nya,lalu berhenti di toko paka ian dalam wanita lain nya.


"Masuk!"


Titah Alex,Maryam mengangguk nya.


"Selamat datang Tuan Xander!apa yang bisa saya bantu!"


Sapa pemilik toko,yang sudah mengenal Alex,langsung turun tangan sendiri untuk melayani raja nya.


Ini benar-benar,pembeli adalah raja,tidak cari barang diskon,tapi cari barang mahal dan kualitas bagus.


"Pilihkan beberapa barang untuk istri Saya!"


"Baik,mari Nyonya ikut Saya!"


Maryam segera masuk ke dalam,kali ini Alex mengikuti nya dari belakang,itu membuat Maryam malu.


"Berikan satu set kepada saya piyama gamis,dengan kardigan luar"


"Baik !"


Pemilik toko segera mengeluarkan koleksi terbaik nya,ada banyak piyama gamis berbahan sutra dengan banyak pilihan warna,dan Maryam begitu tertarik dengan motif nya.


"Kamu suka?"


Maryam mengangguk nya.


"Bungkus warna maroon,hitam dan coklat,satu lagi berikan warna putih!"


Titah Alex,Maryam hanya diam,padahal ia hanya ingin beli satu saja.


"Ba..baik Tuan!"


Pemilik toko langsung membawa nya ke depan untuk di bungkus.


"Pilih lah beberapa benda itu!"


Ujar Alex memalingkan wajahnya,ia tidak ingin menatap benda yang biasa untuk menutup aset istrinya.


Gluk !


Maryam menelan ludah nya,meskipun memakai cadar,tapi ia tetap merasakan malu bila ada seseorang yang menawarkan diri Nya untuk membeli paka ian dalam wanita.

__ADS_1


__ADS_2