
Tiba di acara pembukaan panti asuhan.El menyuruh Atika untuk membantu yang lain,lalu El mengajak Al untuk masuk ke dalam tempat itu,sembari untuk bertemu dengan yang lain.
Semua orang tersenyum kepada mereka,tidak terkecuali,apalagi melihat ketampanan El dan Al yang begitu mempesona.
"El,boleh kah Aku berbicara dengan mu"El menoleh,saat melihat Al yang tiba-tiba berhenti.
"Kenapa tidak,apa yang ingin Kak Al tanyakan?"
"Saat Aku tiba disini,Aku belum berbicara dengan mu empat mata,Aku ingin bertanya sesuatu kepada mu?"El menatap netra Al yang begitu memancarkan aura serius.
"Kak Al boleh bertanya sesuka hati,jika El mampu menjawab,El akan menjawab!"
"Siapa wanita bernama Atika bagi mu ?"El terkejut mendengar pertanyaan Al,bagaimana tidak,Al tidak pernah bertemu dengan Atika,mungkin hanya sekali,El berpikir jika Al menaruh hati kepada Atika.
"Aku menganggap nya karyawan Xander,dia dokter UKK,tidak lebih!"Tegas El,"Apa Kak menaruh hati kepada wanita itu?"El berbalik bertanya.
"Aku memang sedang menaruh hati kepada seorang wanita,tapi bukan Atika.Ada seorang wanita yang sedang membuat Ku gelisah siang malam,bahkan susah untuk tidur!"Ungkap Al,
"Siapa wanita itu?"El penasaran dengan jawaban Al.
"Eeeemmm"Al tersenyum ke arah El,ia tidak langsung menjawab nya."Apa Aku harus menjawab ?"El mengangguk.
"Aisyah !"El terkejut mendengar jawaban Al.Al menatap El dengan begitu tajam,Al bahkan dapat merasakan sorotan netra tajam El yang sedang melihat nya.
Pak! Al menepuk bahu El.
"Aku hanya bercanda!"Sambung Al,yang menertawakan El.Ha..Ha..Ha..
Al menarik El dalam pelukan nya,"Aku tidak mungkin mencintai wanita yang mencintai adik Ku!Dia calon ipar Ku bukan,Kita akan segera kembali ke Indonesia,jadi berhenti bersikap tegang seperti itu!"Ujar Al,yang menepuk pelan punggung El.
"Aku juga beharap Kak Al dapat segera berjodoh dengan wanita pilihan Kak Al"Ucap El yang tersenyum,berbeda dengan Al yang tersenyum kecut,masih memeluk El dengan erat.
"Tuan Muda ?"Panggil seorang wanita yang mengenakan hijab,ia sebaya dengan Maryam.
"Seseorang memberikan ini kepada Saya!"Sambung wanita itu lagi,memberikan selembar kertas kepada mereka berdua.
"Ini untuk siapa?"Tanya Al,
"Untuk Tuan muda El,saya tidak tahu siapa diantara Tuan muda ini yang bernama Tuan muda El!"
"Saya!"Sahut El mengangkat tangan nya.Wanita itu segera memberikan kertas tersebut kepada El,dan berpamit untuk pergi.
"Dari siapa ?"Tanya Al,yang penasaran.El menggeleng 'kan kepala.Lalu,membuka nya segera.
"Tuan Muda El,Terimakasih atas kebaikan Anda menyelamatkan saya.Saya pamit,Saya akan kembali ke Mesir,dan hidup jauh dari semua orang jahat,Anda tidak perlu khawatir,Saya sudah menghubungi seseorang yang akan menyelamatkan saya nanti"Atika.
__ADS_1
Al merebut kertas itu di tangan El.Lalu,Al menatap El."Kalau Kamu tidak menyukai wanita itu,bagaimana bisa ia mengirim surat ini kepada mu?"
"Aku tidak tahu,Aku tidak mencintai nya,seperti Aku mengagumi Aisyah,Aku tidak bisa meninggalkan Aisyah hanya untuk mencintai nya.Kak Al tau,Aku dengan Aisyah itu sudah bersama sejak kecil,Kami sudah saling kenal sejak lama.Aku hanya mengenal Atika selama satu bulan,tidak mungkin rasa bertahun-tahun di kalahkan dengan rasa satu bulan itu!"Ungkap El,menatap Al.
"Kalau itu terjadi bagaimana ?"Al menatap El,membuat Pria itu terdiam.
"Apakah Kak Al mencintai Aisyah selama sebulan ini?"
"Apa yang Kamu katakan,Kita sedang membahas wanita itu dan Kamu,kenapa malah membahas tentang Ku?"Al menatap malas ke arah El.
"Kak Al tunggu disini,Aku harus berbicara dengan nya!"El segera berlari untuk mengejar Atika.
"Apa El mencintai Atika?"Al melihat El yang berlari ke arah pintu keluar.
Tiba El di depan lorong,ia tidak menemukan ada nya Atika,bahkan disana terlihat sepi tidak ada penghuni lain.El segera berlari untuk sampai ke pintu utama.
Dugh! "Aagrh!"Teriak seseorang saat diri nya di tabrak oleh El,dan El segera menangkap tubuh wanita itu yang akan terjatuh.El menatap wajah yang begitu gelis,seperti orang cina campur orang Mesir.Wajah wanita itu begitu khas,El lama sekali menatap nya.
Deg..Deg..Deg..Detak jantung kedua nya terdengar begitu jelas.
"Aah,Tuan!"Seru Wanita itu,El segera melepaskan nya.
"Maaf,maafkan Saya.Saya tidak bermaksud untuk memegang Anda!"Ucap El,yang berusaha meminta maaf.
"Tidak apa-apa,ini hanya sebuah kecelakaan!"Ujar Wanita itu,tersenyum manis kepada El.Wajah nya yang bulat,memakai hijab membuat ia semakin cantik.El dapat melihat netra wanita itu bewarna biru muda sangat indah.
Wanita itu melihat El yang berlari ke arah pintu utama,membuat ia kagum dan tersenyum begitu manis.
"Assalamualaikum, Ayah"Jawab Wanita itu,setelah meletakkan ponsel di telinga nya.
"Waalaikumsalam,Bagaimana Khadijah?apa Kamu sudah bertemu dengan pemilik panti asuhan itu?"Tanya seseorang di seberang sana.
"Belum Ayah,bahkan Aku tidak mengetahui nama nya,He..He..He.."Khadijah tersenyum geli,melihat diri nya datang bertemu seseorang tapi tidak tahu siapa nama orang itu.
"Nama nya Albarak Xander,Putra dari Tuan Alex Xander,Kamu dapat bertanya kepada semua orang disana,pasti mereka akan mengenali Tuan muda Al!"Ucap Pria diseberang sana.
"Baiklah Ayah,Aku akan segera pergi dan mencari nya!"
"Baik,titip salam Ayah kepada mereka semua"
"Baik,Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam !"Panggilan terputus,Khadijah menyimpan kembali ponsel nya di dalam tas.
Khadijah menelusuri tempat itu,sembari mencari Al.Namun,yang ia temui adalah pelayan dan juga ibu panti.
__ADS_1
"Assalamualaikum"Ucap Khadijah menghampiri wanita paruh baya itu.
"Waalaikumsalam,ada yang bisa saya bantu?"
"Saya ingin bertemu Tuan muda Al,kalau boleh tau,dimana ya Saya bisa bertemu dengan nya!"
"Mari saya Antar!"Ucap Pelayan itu,Khadijah segera mengikutinya.
"Tuan muda Al,seseorang ingin bertemu dengan Anda "Al menoleh melihat ke arah pelayan,Khadijah segera menghampiri Al.
"Oh,Anda?"Ucap Khadijah yang terkejut saat melihat Al,
"Apakah kita sebelum nya pernah ketemu?"Tanya Al yang heran.
"Iya,Kita baru saja bertemu lima menit yang lalu,Anda menabrak saya!"
"Oh,Anda salah orang,dari tadi saya disini,mungkin yang menabrak Anda kembaran saya El!"Ungkap Al,Khadijah terdiam,dan merasa malu.
"Saya minta maaf sudah salah mengenali orang,oh ya.Ayah saya menitip ini untuk Anda"Khadijah mengeluarkan satu berkas dari dalam tas nya,dan memberikan itu kepada Al.
"Terimakasih "Ucap Al,Khadijah mengangguk nya.
"Kalau begitu saya permisi dulu,Saya ada penerbangan nanti di jam 21:00"Ujar Khadijah,Al mengangguk.Khadijah segera berlalu dari hadapan Al.
"Tidak heran ia sangat mirip dengan Tuan Abizar dan Nyonya Ming Hao"Gumam Al,menatap berkas yang ada di tangan nya.
"Huuufff"El menghela kasar nafasnya.
"Apa yang terjadi?Kamu terlihat begitu capek?"Al melihat ke arah El yang berkeringat.
"Aku tidak menemukan Atika,Aku juga tidak menemukan wanita bermata biru!"Ungkap El.
"Haaah?"Al terkejut mendengar penuturan El.
"Kakak jangan salah sangka,Aku mengejar Atika,karena ingin memberikan gaji nya,yang belum ia ambil!"Ujar El,Al masih menatap nya penuh intimidasi.
"Ada apa ?Kak Al tidak percaya?Al menggeleng pelan. "Astagfirullah Kak,Aku tidak mencintai wanita itu,benar,Aku tidak melihat wanita dengan naf-su.Tapi,ada satu wanita yang membuat Ku begitu bergetar.Aku mulai mengangumi nya"Ucap El lagi."Kak Aku bukan Rasulullah,yang memiliki segala sisi kesempurnaan,Aku hanya segelintir debu yang banyak salah dan dosa.Tidak salah 'kan jika kita mengagumi orang,tapi masih di batas nya?"El menatap Al,Al sendiri tidak tahu dengan jalan pikiran El yang rumit,mungkin kelamaan di NY.Membuat El banyak berubah.
"El,sudah jam 20:25,Kita harus segera ke bandara,Aku sudah menghubungi Paman Caston"Ujar Al,melihat jam di tangan nya.
"Ayo,Kita pergi,Umi dan Papa sudah menunggu Kita di rumah"Sahut El dengan tersenyum.
"Masih ada orang yang menunggu mu untuk menghalalkan nya"Ucap Al,El berhenti,lalu melirik ke arah Al.
"Aisyah menunggu mu,untuk di halalkan!"Sambung nya,El tersipu,lalu mengikuti Al,menuju tempat parkir.
__ADS_1
Ke dua nya bergegas menuju bandara,untuk kembali ke Indonesia.