Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 42


__ADS_3

Albert menyadari ada yang salah dengan posisi ia berdiri dengan Ketua Juan.


"Aku harus pergi !"Albert segera pergi meninggalkan Juan di depan kamar nya.


"Ge!"Teriak Albert dari luar kamar.Namun,tidak ada jawaban dari dalam.


"Ge,buka pintu nya,Aku perlu bicara dengan mu!"


Masih belum ada jawaban,sudah memanggil beberapa kali,Ge tidak juga membuka pintu kamar nya.


"Ada apa?kenapa Master memanggil Ge?apa yang salah?"Tanya Juan,


"Tidak ada,Ketua Juan,Aku tau maksud Kamu memanggil Ku kemari untuk membuat Ge salah paham padaKu! Aku bisa memaafkan mu kali ini tapi tidak untuk ke depannya,berhenti menganggu hidup Ku!"Tegas Albert.Juan terkejut,Albert kembali pada jati dirinya yang tegas dan juga cuek kepada orang.


"Pergi!"Teriak Albert.Juan terkejut,tanpa mengucap satu patah kata pun,ia segera pergi meninggalkan Albert di depan kamar Ge.


"Ge!"Teriak Albert kembali,tapi terdengar suara yang sunyi dari balik pintu kamar itu.


Setelah memanggil beberapa kali,dan Ge tidak kunjung keluar,Albert pun pergi meninggalkan kamar Ge.


"Mengapa ?"Ge menatap langit-langit kamar asrama nya."kenapa Aku harus cemburu?"Ge melihat ke arah jendela,di luar mulai gerimis.


"Kenapa perut Ku terasa sakit,dan juga mual!"Ge segera bangkit dari duduk nya,dan berjalan ke arah kamar mandi.


"Hueek..Hueek!"


Ge menumpahkan semua yang ia makan tadi,perut nya terasa di aduk - aduk,bahkan Ge merasa jika kepala nya terasa pusing.Dengan langkah kaki yang terhuyung- huyung Ge kembali ke ranjang nya.Namun,belum sempat tubuh nya menyentuh kasur.


Bugh!


Tubuh Ge terjatuh ke lantai,dan Ge pingsan.Juan memberikan minuman botol bersegel kepada Ge,untuk membuat Ge percaya kalau minuman itu aman.Padahal,minuman tersebut,sudah di campurkan obat bius oleh Juan dengan cara di suntik ke dalam botol,dengan begitu tidak membuat Ge curiga.


* * *


Ke esokan pagi nya. . .


Albert sudah tiba di tempat pelatihan peserta terakhir,hari ini adalah pelatihan terakhir taekwondo,sebagai penutup acara.Albert melihat tidak ada Ge di barisan peserta.Albert segera menghampiri salah satu dari mereka.


"Dimana Ge ?"Tanya Albert.


"Tidak tau master,biasa nya ia tiba tepat waktu!"


"Eeemmm"Albert sehat kembali ke depan meja,dan menyuruh Juan untuk memimpin pelatihan terakhir itu.Albert pergi untuk melihat keadaaan Ge di kamar nya.


Tiba di asrama,Albert segera pergi menuju lantai dua.Dan kini berdiri tepat di depan kamar Ge.


Tok..Tok..Tok..

__ADS_1


"Ge..!"Teriak Albert.


"Apa Kamu di dalam?"


"Ge.."


Sudah berdiri begitu lama.Namun,belum ada tanggapan dari pemilik kamar.Albert masih sabar mengetuk pintu kamar Ge,sehingga membuat tangan nya memerah.


"Geisha Az-Zahra!"Panggil Albert dengan raut wajah yang memerah merasa di abaikan.


"Jangan-jangan terjadi sesuatu!"Lanjut nya,segera mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu tersebut.


Brak !


Brak!


Braak!


Dorongan yang terkahir sedikit lebih kuat sehingga membuat pintu kamar Ge langsung terbuka.


"Ge!"Teriak Albert dengan keras,suara bas nya memenuhi seluruh ruangan,dan terdengar begitu bergema.


"Ge!"Teriakan ke dua di imbangi dengan pandangan nya,yang melihat ke arah lantai,seorang gadis terjatuh dengan lemah di atas lantai.


"Ge,Ge bangun.Geisha bangun!"Albert terus saja menggoyangkan tubuh Ge yang ada di atas pangkuan nya.Melihat tidak ada reaksi dari Ge,Albert segera mengendong Ge,dan membawa nya menuju klinik.


"Apa yang terjadi?"Melihat Ge di dalam gendongan Albert.


"Kalau Aku tau,enggak mungkin Aku membawa nya kemari!"Jawab Albert pedas,dokter Catrin mengerucut 'kan bi bir nya karena terbiasa dengan ucapan pedas Albert.


"Baring dia di atas ranjang di ruangan Saya,biar Saya periksa!"


Albert segera masuk,dan membaringkan tubuh Ge di atas ranjang pasien yang ada di dalam ruangan dokter Catrin.


Albert menunggu Ge yang saat ini kondisi nya sedang di periksa dokter Catrin.Bahkan melihat kondisi Ge yang lemah dan pucat.Dokter Catrin mengambil sampel darah untuk di cek lebih lanjut.


"Sus,bawa 'kan ini ke lab!"Seorang perawat yang siap siaga dari tadi segera pergi setelah menerima darah dari dokter Catrin.


"Bagaimana ?apa yang terjadi?"


"Tenang,sebelum Aku memberitahu Anda,bisa kah Aku bertanya?"


Albert menatap dokter Catrin dengan tajam.Namun,dokter Catrin sudah terbiasa dengan pandangan itu,tidak membuat nya takut,paling sedikit gemetar.Ha..Ha..Ha.. Sama aja sih.


"Eeemmm,Apaa?"Suara nya begitu lantang,dokter Catrin masih bisa menahan tawa.


"Duduk dulu!Anda tau,saya tidak bisa berdiri lebih lama"Sembari mengelus perut nya,dan juga kembali ke kursinya.

__ADS_1


"Eeemm"Albert segera duduk di depan meja dokter Catrin.


"Tunggu hasil lab nya keluar baru bisa memastikan nya.Namun,detak jantung nya sangat lemah,tunggu satu botol infus habis Saya akan memeriksa nya kembali


Dia kekurangan banyak cairan,sehingga membuat ia begitu pucat.Kabar buruk yang harus Anda ketahui adalah,kondisi nya tidak baik-baik saja,satu menit lagi saja lewat,mungkin akan sulit untuk menolong nya,mungkin bisa saja ia tidak akan selamat!"


Albert mengepalkan tangan nya,mendengar penjelasan dokter Catrin.


"Dok,ini hasil lab nya!"


Catrin mengambil hasil lab di tangan suster,dan mulai melihat nya.


"Apa yang terjadi?"Tanya Albert yang tidak sabaran.


"Dia di bius,dalam bentuk cairan?Aku mengetahui semalam Anda mengadakan pesta untuk mereka semua,apa ada minuman yang salah di minum oleh nya?"


"Tidak,bahkan ia tidak menyentuh minuman sedikit pun saat pesta berlangsung!"


"Eeeemmm"Dokter Catrin mengangguk nya.


"Awww.."Ge memegang kepalanya,saat merasakan dentuman yang keras di kepalanya.Bahkan ia masih merasakan mual dan pusing.


Albert menoleh saat mendengar suara Ge yang sudah siuman.Lalu beranjak untuk melihat keadaan Ge.


"Apa yang sakit?bagaimana kondisi mu?Apa kepala mu sakit?Apa ada yang ingin Kamu makan?Kamu haus?katakan bagaimana perasaan mu saat sudah siuman?apa perut Mu masih sakit?"Berbagai macam pertanyaan di lontarkan oleh Albert yang panik.Ge menatap nya dengan netra yang membelalak.


"Tuan King,kalau Anda tidak berhenti bertanya,dia bingung harus menjawab yang mana dulu!"Seru dokter Catrin berjalan ke arah ranjang pasien.


"Biar Saya periksa sekali lagi!"


Albert mundur dua langkah,saat dokter Catrin mendekat,Ge terus saja melihat pria yang sedang mencemasi dirinya.


"Kondisi nya sudah mulai membaik,jika tidak ada keluhan lain,dia sudah bisa pulang.Namun,harus beristirahat cukup nanti di asrama !"


"Dok,Saya kenapa?"Tanya Ge,yang belum tahu penyebab nya.


"Kamu di bius,tapi saat ini denyut nadi dan detak jantung sudah kembali normal!"Ungkap dokter Catrin.


"Pantesan,tadi malam Saya merasa mual dan juga kepala pusing,Saya juga merasa lain,saat saya meminum,minuman botol yang di berikan Ketua Juan kepada saya!"


"A-apa?"Albert terkejut,ia teringat semalam Ketua Juan sengaja mengalihkan perhatian Albert terhadap Ge ternyata ada yang di rencanakan wanita itu.


"Apa Kamu masih menyimpan botol nya,kalau ada Saya bisa bantu memeriksa nya!"


"Ada seperti nya ada di kamar asrama saya!"


"Dok,Aku akan membawa nya besok kepada Anda.Aku akan mengambil nya nanti saat mengantar nya kembali ke kamar!"

__ADS_1


Dokter Catrin mengangguk nya.


__ADS_2