Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Ruang Keluarga


__ADS_3

Ceklek !


Maryam masuk ke dalam ruangan keluarga,disana sudah ada Alex dan juga Caston,sedang berdiskusi masalah menara yang yang di serang waktu pernikahan Mereka.


"Duduk!"


Titah Alex dingin saat melihat Maryam telah tiba.


Caston menoleh,melihat ke arah Maryam.Wanita ini segera duduk sesuai yang di perintahkan sang suami.


"Caston nanti Kamu pergi jemput Ayin,ajak Maryam bersama Mu,sekalian bawa lah Mereka untuk berbelanja,Aku akan ke kantor setelah siang ini!"


Pungkas Alex.


"Mas,enggak makan dulu,ini sudah siang ?"


Tanya Maryam yang duduk di belakangan Caston.


"Aku akan makan di kantor siang ini,nanti malam makan dirumah,Kamu bisa bikin ayam penyet Indonesia kan?"


Tanya Alex,Caston membulatkan mata Nya.


"Kenapa Kamu terkejut,apakah pertanyaan Saya ada yang salah?"Sambung Alex lagi.


"Ti...tidak Tuan,tapi kenapa harus Nyonya yang masak,Tuan punya koki Indonesia disini!"


Ujar Caston.


"Masakan koki tidak seenak masakan istri !"


Cetus Alex,tanpa sadar.


"Haah!"


Maryam langsung menatap Alex,Caston sendiri ikut terkejut.


'Sejak kapan Bos pandai berkata manis ?'


Caston masih melihat Alex dengan tatapan ambigunya.


"Eeemm...maksud Saya,mungkin Dia mau belajar masak,ya bisa gunakan dapur rumah ini,lagian Pak Kim sudah memberi ia satu kunci dapur!"


Ujar Alex menyangkal nya.


'Kunci dapur?dari mana Dia tau?'


Kini Maryam malah di buat bingung,padahal ia tidak memberi tahu soal itu.


"Pak Kim memberikan kunci dapur kepada Nyonya?berarti Pak Kim sudah percaya dengan orang lain!"


Brak!


Alex mengebrak meja,Caston dan Maryam terkejut.


"Siapa yang orang lain?Dia istriKu,pasti keluarga Ku juga!jadi Dia bukan orang lain!"


Tegas Alex,Caston hanya menundukkan kepala nya saja.


'Terlalu berlebihan jika Aku menganggap ia seorang yang lembut,ternyata masih sama saja!'


Maryam menghela nafas nya.


"Mengenai kunci dapur Kamu tidak perlu khawatir,jika Pak Kim sudah memberikan kunci itu kepada Mu,jaga baik-baik!".


Ujar Alex menatap sekilas ke arah Maryam.


Disaat Alex melihat Maryam,Wanita ini juga melihat ke arah suaminya yang sedang memeriksa berkas penting perusahaan.


"Caston,ingat bawa mereka berbelanja dan hati-hati,sekarang banyak musuh yang akan mengincar kalian,lebih-lebih saat ini musuh mengetahui keberadaan Maryam!"

__ADS_1


Alex memberi peringatan kepada Caston,dalam bentuk khawatir terhadap musuh,padahal Alex ingin memberi perhatian kepada Maryam.


Caston berdiri.


"Kami akan pergi sekarang !"


Cetus Caston,


"Kenapa buru-buru?"


Alex kembali bertanya,Caston malah bingung,dulu nya Alex paling senang jika Caston segera melakukan tugas nya.


'Ada apa dengan Tuan?apa karena Maryam ?'


Caston melirik ke arah Maryam yang sedang melihat Alex.


"Duduk lah sebentar lagi,Kita akan keluar sama-sama dari ruangan ini!"


Pungkas Alex,Caston duduk kembali.


'Benarkan?hanya untuk melihat istrinya,apa ia Tuan sudah melihat wajah Maryam,Aku juga penasaran?'


Caston kembali melihat ke arah Maryam.


"Apa yang Kamu lihat?"


Tanya Alex,membuat Caston terkejut dan langsung berpaling.


"Tidak ada!"


Sahut Caston,kini fokus melihat ke arah Alex.


"Tolong ambil kan map biru di rak!"


Titah Alex,Caston segera berdiri.


Alex menatap tajam ke arah Caston.


"Tapi barusan Tuan menyuruh Saya mengambil map di rak?"


Caston kebingungan dengan sikap Alex.


"Kamu bantu Saya ambil kan map di rak!"


Maryam mengangguk,Caston kembali duduk.Maryam segera berjalan ke arah map dan mengambil map biru yang di rak.


"Ini Mas!"


Maryam meletakan nya di atas meja,ia berdiri di sebelah Alex,wangi kesturi dari tubuh nya begitu harum,sehingga tanpa sadar Alex mendekatkan kepala nya ke sisi pinggang Maryam.


'Map biru?bukan kah itu sudah di periksa dua hari lalu?'


Caston melirik ke arah Alex.


"Apa yang Kau lihat?"


Tanya Alex lagi kepada Caston.Namun,Pria ini hanya diam saja.


Alex memegang bahu nya,ia merasa kalau bahu nya sedikit pegal.


"Mau Aku bantu urut Mas?"


Maryam menawarkan diri,itulah yang di harap Alex,Pria ini mengangguk.


Maryam segera berdiri di belakang Alex,Caston menaikan satu alis nya melihat Alex.


'Hari ini Bos sungguh aneh!biasanya ia tidak tidur tiga hari tiga malam tidak pernah mengeluh sakit,ini memeriksa satu berkas aja Dia terlihat lemas!'.


"Heeemmm...huuffff!"

__ADS_1


Caston menghela kasar nafasnya.


"Ada apa?apa hidung Mu bermasalah ?"


Ketus Alex,


"Tidak !"


Sahut Caston segera.


Maryam segera memijit le her dan sekitaran bahu Alex,terlihat begitu keras,memang lah bahu seorang laki-laki sangat berbeda dengan perempuan.


Tangan Maryam yang lembut kini masih berada di bahu Alex,memijitnya dengan telaten,membuat Alex begitu rileks.


"Sudah berapa lama mas tidak pernah memijit nya,ini sungguh keras!"


Ujar Maryam.


"Tuan memang tidak pernah menggunakan jasa pijit,tubuh nya kuat dan sehat,jadi Dia tidak perlu jasa pijit!"


Sambung Caston,Alex menatap nya dengan tajam.


Caston segera memalingkan wajahnya ke arah lain.Maryam tertegun dan wajahnya sedikit merona,ia tahu sang suami sedang mencari perhatian nya.


"Sudah cukup,Aku akan berangkat ke kantor,Caston segera lah menjemput Ayin!"


Maryam melepaskan tangannya di bahu Alex,Pria ini segera berdiri dan di susul oleh Caston.


Mereka segera keluar dari ruangan keluarga,dan berpas-pasan dengan Pak Kim.


"Tuan !"


Pak Kim menundukkan kepala nya.


"Ada apa?"


"Tuan King menyuruh Anda untuk kembali ke LA"


Ujar Pak Kim.


Alex tidak langsung menjawab,ia melihat ke arah Caston lalu ke arah Maryam.


"Saya menunggu di depan !"


Ujar Maryam,lalu segera pergi.


"Katakan pada Tuan King,Aku akan kembali akhir bulan!perusahaan akan meluncurkan produk baru Minggu -minggu ini!"


Pungkas Alex,


"Tuan,biasa nya Anda,sesibuk apapun di perusahaan pasti akan kembali,tapi kenapa kali ini menolak perintah Tuan King,apa karena wanita itu?"


"Lancang Kamu!"


Teriak Alex,Pak Kim terkejut dan gemetar.


"Saya menghormati Anda karena Anda lebih Tua,tapi jika Anda melewati batasan maka Saya tau bagaimana akan menghukum orang yang tidak tau diri!"


Sambung Alex,lalu pergi.


"Pak Kim,Kamu tau,Kita tidak ada yang bisa membantah Tuan Alex,jadi berhenti ikut campur urusan nya,Dia akan lembut di depan istri nya saja,terhadap Kita tetap sama,tetap jaga sikap!"


Caston segera menyusul Alex yang telah sampai di depan.


"Aku akan pergi ke kantor,dan kembali nanti malam,mungkin makan malam dirumah,Aku mau makan ayam penyet,Caston akan membawa Kamu untuk berbelanja!"


Ujar Alex,Maryam mengangguk nya.


Maryam segera mengulurkan tangannya.Alex menaikan alis nya,menatap tajam Maryam.

__ADS_1


__ADS_2