Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Ruangan Keluarga


__ADS_3

Maryam di hantarkan ke ruangan keluarga,karena Pak Kim menunggu nya disana.


Untuk lebih lanjut nya Maryam tidak tahu,kenapa Pak Kim menyuruh Maryam untuk menemui nya.


Ceklek !


"Masuk lah Nona,Pak Kim sudah menunggu Anda di dalam !"


Pungkas Sang Pelayan,Maryam mengangguk nya ia segera masuk,dan pelayan menutup kembali pintu tersebut.


"Nona Maryam sudah datang ?"


Ujar Pak Kim,saat melihat Maryam berdiri di depan nya.


"Apakah ada hal penting Pak,sehingga Anda menyuruh Saya kemari?"


Tanya Maryam.


"Ini gaun yang Anda pakaikan besok,dan ada li-ma pilihan,silahkan Anda lihat-lihat dulu,semua ini hasil rancangan desainer terkenal di New York,setiap model hanya ada satu !"


Pungkas Pak Kim.


"Baik Pak,boleh kah saya mencoba nya di kamar ?"


Tanya Maryam ragu.


"Begini saja,pilih saja mana yang menurut Nona Maryam bagus,dan Anda boleh membawa nya ke kamar,besok subuh akan datang perias pengantin ke sini!"


Ujar Pak Kim.


"Baik Pak!"


Maryam melihat semua gaun yang ada di depan nya.Semua terlihat bagus dan menarik,membuat Maryam sulit untuk memilih nya,apalagi gaun yang berwarna putih mix gold sangat indah.


"Ini butiran mutiara asli,Tuan memesan nya khusus untuk Anda kenakan besok,namun sungguh sangat berat!"


"Saya suka yang disebelah nya,lebih sederhana namun terlihat sangat cantik !"


Ujar Maryam,memilih baju berwarna putih dan sederhana,tidak banyak corak atau hiasan di baju.


"Nona,pilihan Anda sangat tepat,Tuan Alex juga memilih ini yang pertama,namun ia takut mengecewakan Anda karena baju nya terlalu simpel,maka dari itu Tuan meminta Kami untuk membawakan yang lain kemari untuk Anda pilih!"


Jelas Pak Kim,Maryam tertegun,namun ia hanya bisa tersenyum dan tidak banyak komentar.


"Saya akan membawa ini ke kamar !"


Pungkas Maryam.


"Mau saya bantu ?"


Pak Kim menawar diri.


"Tidak Pak,Saya juga tidak sibuk,biarkan Saya saja yang membawa nya ke kamar!"


"Baik lah Nona!"


Maryam segera berpamit dan meninggalkan ruangan tersebut.


Saat Maryam akan ke kamar tidur nya,ia bertemu dengan Caston.


"Maaf Tuan Caston!"


Panggil Maryam.Castom menoleh,dan meletakan barang bawaan nya di lantai.


"Iya !"


Sahut Caston berjalan ke arah Maryam.


"Apa ini pilihan Anda Nona?"Tanya Caston saat melihat gaun di tangan Maryam.

__ADS_1


"Ia ini pilihan Saya!"


Jawab Maryam melihat ke arah gaun yang ada di tangan nya.


"Sungguh jodoh,Tuan sebelumnya juga menyukai ini!"


"Amin,semoga jodoh dari Allah!"


Sahut Maryam tersenyum.


"Tadi memanggil Saya,apa ada yang ingin Nona Maryam tanyakan?"


"Begini,dari semalam Saya tidak melihat Asisten Ayin,Saya ingin berbicara dengan nya!"


Ujar Maryam.


"Asisten Ayin sedang ada tugas,ia tidak bisa kembali ke sini selama beberapa hari !"


Jawab Caston,sekali lagi pria ini telah membohongi Maryam.


"Jadi siapa besok yang akan menemani Saya disini,Tuan Caston,saya butuh teman wanita,disini kebanyakan laki-laki!"


Pungkas Maryam,mulai khawatir.


"Tidak masalah,Aku akan mengirim istri Jerry law kemari !"


Ujar Caston.


"Istri Tuan Jerry?"


Tanya Maryam kembali.


"Ia saat ini istri nya sedang liburan ke Perancis,namun nanti Aku akan meminta nya untuk kembali,pasti besok ia akan kesini!"


Jelas Caston,


Pungkas Maryam.


"Pelayan ?" Tanya Caston menaikan satu alis nya.


"Iya!apakah ada yang salah dengan ucapan Saya Tuan?"


Maryam ikut bingung saat melihat raut wajah Caston yang kaget.


"Bukan begitu,seorang pelayan di larang ikut campur dalam acara pernikahan,namun Nona malah meminta pelayan untuk menemani Anda besok,jadi apa itu tidak akan membuat Anda sedikit kecewa?"


Tanya Caston lagi.


"Kenapa Saya harus kecewa,bukan kah,Pelayan adalah Manusia juga?begini saja,siapkan baju seragam khusus untuk acara besok,karena besok pelayan wajib mendampingi dan memeriahkan acara nya,dan berikan ke bahagian untuk mereka sedikit!"


Saran Maryam.Caston masih berpikir.


"Nona,Saya tidak bisa berjanji,namun saya akan mencoba berbicara dengan Tuan!"


Ujar Caston,


"Saya disini!"


Sambung Alex yang baru saja kembali.Alex melihat gaun yang ada di tangan Maryam,dan tersenyum tipis.


'Tuan Alex tersenyum apa Aku tidak salah liat'


Caston terpaku melihat ekspresi wajah Alex.


"Begini Tuan,Nona Maryam meminta saya untuk menyediakan baju khusus untuk pelayan di hari besok,Nona Maryam mengajak para pelayan untuk memeriahkan acara pernikahan Anda dan Nona Maryam !"


Jelas Caston yang sedikit ragu.


"Laksanakan apa yang menjadi perintah nya!Aku menyetujui semua keinginan nya!"

__ADS_1


Tegas Alex,Caston tertegun.Maryam ikut tercengang.


"Tuan,kalau seandainya Anda keberatan boleh menolak nya!"


Sambung Maryam.


"Saya bukan pria yang kejam,saya menyetujui nya!"


Jawab Alex tegas.


'Bukan pria kejam,namun ia mampu membu-nuh musuh tanpa berkedip'


Caston menggelengkan kepala nya.


"Ada apa?apa kepala Mu sakit?mau Saya lurus kan?"


Gluk !


Mendengar pertanyaan Alex,Caston menelan ludah nya.


Caston merasa ucapan Alex sebelumnya hanya berlaku untuk Maryam bukan untuk dirinya atau bawahan yang Alex.


Terhadap Mereka Alex tetap lah bos mafia iblis.


"Tuan,jika tidak ada yang mau di tanyakan lagi,Saya akan pergi untuk mengambil barang untuk besok!"


Ujar Caston,


"Siapkan mobil,Aku akan menjemput penghulu sebentar lagi,tadi berencana untuk berangkat,namun Jerry Law menelpon,ada pekerjaan mendesak!"


Pungkas Alex.


"Serahkan pekerjaan Jerry Law kepada Saya,nanti Saya akan membereskan nya Tuan !"


Saran Caston,


"Baik,kalau begitu Saya berangkat sekarang !"


Pungkas Alex.


"Mari Tuan!"


Caston segera pergi.


"Saya pergi dulu,baik-baik dirumah,tunggu Kami kembali besok subuh!"Ucap Alex.


"Besok jam berapa akad nya Tuan?"


Tanya Maryam.


"Jam 10:00 pagi,Kamu bisa bersiap-siap,Pak Kim akan membantu Kamu,dan akan ada perias pengantin wanita yang akan membantu Kamu untuk merias!"


Jelas Alex,


"Baik Tuan !"


Setelah mendengar jawaban Maryam,Alex segera pergi meninggalkan nya.


"Sejak kapan ia menyiapkan perias wanita,bukan kah sebelum nya kata Pak Kim perias nya pria?"


Gumam Maryam yang masih terlihat bingung.


"Sungguh Aku tidak tahu,siapa Pria ini sebenarnya,seberapa banyak koneksi yang ia miliki,bahkan hampir menjadi suami saja Aku tidak banyak mengetahui tentang dirinya!"


Sambung Maryam lagi,lalu berjalan ke arah kamar nya.


Pak Kim memperhatikan Maryam yang sedari tadi bergumam sendiri di depan kamar.


Namun,tugas Pak Kim hanya menjaga dan menyelidiki tentang apa yang akan di kerjakan oleh Alex akhir-akhir ini,karena Tuan King menepatkan Pak Kim disisi Alex.

__ADS_1


__ADS_2