
Alex tidak menunggu waktu yang lama,untuk memutuskan pilihan nya.
"Katakan,apa yang komisaris itu sarankan?"
"Nyonya bisa di bebaskan dengan jaminan.Namun,Tuan Alex tidak dapat tinggal di Negara NY atau LA.Anda tidak di ijinkan untuk melanjutkan hidup di Negara ini lagi.Jika Anda,tetap memaksa,maka Nyonya akan menjadi buronan seumur hidup!"Pungkas Andrian.
Mendengar penuturan Andrian,emosi Alex langsung meluap,ia tidak dapat lagi menahan amarah nya.
"Aku akan berbicara dengan mereka!"Ujar Alex.
Namun,Andrian dan Tuan Besar,segera menahan Alex.
"Jangan gegabah Tuan,saat ini Anda berada di LA,bukan di NY.Anda tidak dapat bertindak di bawah tanggung jawab komisaris!"Andrian mencoba mengingatkan Alex.
"Benar,Alex.Apalagi ada keluarga lain yang menekan kasus ini di perpanjang!"Sambung Tuan Besar.
"Aku sudah melihat foto yang mereka berikan kepada komisaris,di dalam foto itu terlihat Nyonya Xander memegang senjata,dan peluru yang terdapat di tubuh korban,sama dengan yang di gunakan di senjata Nyonya Xander!"Imbuh Andrian.
Sekali lagi Alex merasa kesal.Dia yang memberikan senjata itu kepada istri nya,secara tidak langsung dia sudah menempatkan Maryam di dalam situasi yang berbahaya itu.
"Jadi bagaimana Tuan,apa pendapat Anda?"
"AKu setuju!"Sahut Alex.Tuan King terkejut,bagaimana Alex bisa melakukan itu,Alex adalah orang yang bertanggung jawab atas harta keluarga King.Namun,jika Alex meninggalkan itu semua,otomatis King tidak memiliki pewaris dan penerus lagi.
"Alex!"Tuan Besar menatap tajam ke arah Alex.
"Aku tau,ini yang di inginkan oleh keluarga Guntur.Namun,Aku tidak bisa membiarkan mereka mendapatkan hak atas harta itu,mereka tidak dapat mengambil itu semua yang sudah Ku dapat dengan susah payah!"Pungkas Alex.
Alex menarik Maryam dalam pelukan nya.
"Kami akan kembali ke Indonesia kalau memang itu pilihan yang terbaik.Aku menerima nya"Ujar Alex,
Jawaban Alex membuat semua orang bingung.Namun,saat ini tidak semua orang dapat mengambil keputusan seperti Alex.
"Aku menyerah kan Al pada Tuan Besar.Karena dengan adanya Al,keluarga Guntur tidak dapat melakukan apapun!"Sambung Alex.
"Mas,bagaimana Kamu bisa melakukan itu semua,Kamu memisahkan Aku dari Al!"Maryam mencengkram kuat lengan Alex.
"Sayang,Aku harus menyelamatkan Kamu,jika Aku tidak membebaskan Kamu dari tuduhan itu,maka Kamu akan mendapatkan hukuman ma ti.Aku tidak dapat membiarkan itu semua.Kamu warga negara Indonesia,siapapun saat ini tidak akan berpihak kepada Kita,karena kita orang luar.Aku tau,keputusan Ku menyakiti mu.Namun,Kami semua membutuhkan mu,kita masih bisa melihat Al ketika dia besar nanti,tapi jika Kamu yang menerima hukuman ma ti,maka selama nya Kami tidak melihat mu !"Alex memegang tangan istrinya,dan menangis di depan Maryam.
Tuan King,yang tidak pernah melihat Alex menangis,ia pun tertegun.
"Aku bisa merawat Al sebaik Aku merawat Alex!"Sambung Tuan Besar.
Maryam tidak menjawab,dia langsung pergi dari hadapan Alex.Pria ini mengejar nya sampai ke mobil.
Dari jauh terlihat Tuan Besar dan Andrian berbicara mengenai pembebasan Maryam.
"Sayang"Alex mengejar Maryam.Lalu memeluknya dari belakang.
"Jangan bersikap seperti ini,Aku tidak ingin Kamu menganggap Ku orang jahat,yang memisahkan kamu dari anak mu.Tapi,sayang,kita masih memiliki El dan Ge,Kami semua membutuhkan Kamu.Ini hanya sementara,sampai Albert di temukan.Dia akan kembali ke Tuan Besar,dan kita akan menjemput Al kembali!"Pungkas Alex.
Dengan perasaan yang begitu berat,Maryam mengangguk nya.Alex semakin mempereratkan pelukan nya saat melihat Maryam menganggukkan kepalanya.
"Berjanjilah,mas.Kamu akan menjemput dia ketika Albert kembali"
"Aku berjanji!"
__ADS_1
Alex membawa Maryam ke mobil,dan mereka segera kembali ke mansion.
* * *
Sampai di mansion.Semua orang berkumpul di ruang keluarga.
Tuan King duduk di sofa single.Sementara Sandra duduk berdekatan dengan Ayin.Caston dan Jerry ada di sebelah kanan.
Di sofa yang lain,ada Alex dan Maryam,di depan mereka ada baby Al El dan Ge dalam box baby.
Maryam terus saja menangis,ia tidak dapat menahan nya,Alex mengusap punggung sang istri.Mencobab menenangkan Maryam.Tapi,percuma saja,saat ini tidak ada seorang pun yang dapat menahan nya .
"San,Aku titip Al,Aku berharap Kamu menjaga nya seperti Anak mu,Aku akan menjemput al disaat Albert kembali!"Pungkas Alex,Maryam meremas jari jemari Alex dengan kuat.Semakin Alex berbicara semakin membuat Maryam menangis.
"Apa ada yang ingin Kamu katakan menantu?"Tuan King,ragu untuk bertanya.Namun,ia juga tidak bisa menahan diri saat melihat Maryam terus menangis.
"Biarkan Aku memeluk Al untuk terakhir kali nya,Aku ingin mencium dan memeluk nya!"Ucap Maryam dalam tangis nya.Sandra yang melihat itu pun tidak kuat,ia pun ikut menangis.
Hati Alex,semakin terasa teriris,saat sang istri mencoba mengendong Al dalam pelukan nya.Maryam menimang-nimang Al dalam pelukan nya.Dia juga beberapa kali mencium Al.
"Oek..Oek.."Al menangis.
"Sayang,mungkin dia haus,coba Kamu susui dulu!"Imbuh Alex,yang menghampiri Maryam.
Maryam mengangguk nya,Alex membawa Maryam ke dalam kamar yang ada di dekat ruang keluarga.
Maryam duduk di tepi ranjang,dengan membelakangi Alex.Maryam menyusui Al,sehingga Al tertidur dalam pelukan Maryam.
"Mas,bagaimana Aku bisa meninggalkan anak Ku disini!Jangan bebaskan Aku.Biarkan Aku yang di hukum!"Ujar Maryam.
Albarak Xander
Wajah imut dan tampan Al,membuat Maryam tidak dapat menahan tangisan nya.Maryam terus saja menangis,saat melihat Al yang tertidur begitu lelap.
"Mas!"Maryam memeluk lengan Alex yang berdiri di samping nya,sembari menatap Al diatas ranjang.
"Mas,A-Aku belum bisa mas,belum bisa,Aaaaaaaaaa"Maryam menangis begitu keras.Semua orang di ruang keluarga datang menghampiri Alex dan Maryam.
Ceklek !
"Hiks..Hiks..Hiks.."
Alex mengusap kepala sang istri yang masih menangis begitu tersedu-sedu sembari memeluk pinggang Alex.
"Ayah,apa tidak ada cara lain?"
"Hanya ada dua pilihan itu,dan Aku memutuskan membebaskan Maryam dengan jaminan,dan jaminan itu tidak sedikit,Kamu tau.Ada orang lain yang menekan kasus ini,keluarga Cristopan bisa melakukan apapun untuk menjatuhkan Kita.Kalau Al tidak disini,maka semua aset keluarga King dan Alex jatuh ke tangan Peter!"
"Kalau Peter menguasai itu semua,bukan Aku saja yang tidak dapat tinggal disini,maka Kalian semua tidak dapat tinggal dengan damai!"Sambung Alex.
Alex mengangkat Maryam untuk berdiri.Dengan tatapan yang masih sayu,melihat putra tertua nya tertidur begitu tampan di atas ranjang,semakin membuat Maryam tidak ingin meninggalkan nya.
"Tuan Besar,Aku sudah menelpon ke bandara,dan mereka sudah menjadwalkan penerbangan Tuan Alex!"Seru Bi Dona yang baru saja datang.
Tuan King tidak menjawab,ia ikut sedih saat melihat menantu nya yang belum bisa melepaskan Al.
__ADS_1
Alex membawa Maryam,meninggalkan kamar itu,dalam keadaan Maryam masih memeluk Alex.Maryam terus saja menangis.
"Hiks..Hiks ..Hiks!"
Alex dan Maryam tiba di luar kamar.Mereka meninggalkan Al di atas ranjang,Maryam menoleh ke arah Al yang masih tertidur begitu pulas.
"Caston,Ayin,Aku menitipkan Al kepada Kalian,tolong rawat dan jaga anak Ku seperti anak Kalian,jangan biarkan orang lain melakukan apapun terhadap nya,berikan kasih sayang yang lembut untuk Anak Ku,kali ini Aku percaya pada Kalian berdua!"
"Tuan,Kami bisa menjaga Tuan Muda sebaik mungkin,Kami akan merawat Tuan muda,bagaimana Anda merawat Tuan Albert dulu,Kami akan menjaga nya sebaik mungkin!"
Alex memeluk Caston untuk yang terakhir kali,Ayin juga memeluk Maryam,Ayin ikut bersedih atas kepergian Maryam dan Alex.
"Jerry,Aku serahkan Xander itu atas nama Al.Untuk sementara Kamu bisa memimpin Xander!"
Jerry segera memeluk Alex,ia tahu,selama ini Alex adalah orang baik yang mereka kenal.
Dalam langkah yang berat,Alex dan Maryam pergi meninggalkan Mansion.
Di dalam mobil,Maryam terus saja memandangi mansion King,di teras Mansion,Tuan Besar dan Sandra berdiri disana.
Caston dan Ayin juga ada di sana,dalam pelukan Ayin ada Al yang masih tertidur.
Jerry mengantar Alex dan Maryam ke bandara.
Sementara El dan Ge ada dalam gendongan Alex dan Maryam.
* * *
Tiba di bandara,Maryam masih belum bisa ikhlas,ia masih menangis walaupun tidak mengeluarkan suara nya.
"Tuan,selamat jalan,semoga Anda dan Nyonya baik-baik saja di Indonesia!"Jerry memberikan koper kepada Alex.
"Jerry,tetap awasi Anak Ku,kabari selalu bagaimana keadaan nya!"
"Pasti,Aku akan terus menghubungi Anda!"
Alex mengangguk nya.Jerry berpamitan kepada baby El dan Ge.
El dan Ge,tersenyum ke arah Jerry,sembari tertawa khas baby,saat Jerry membuat lelucon di depan mereka.
Melihat senyuman di wajah baby El dan Ge,membuat Maryam sedikit lebih tenang.
Alex segera membawa Maryam dan baby El dan Ge menuju apron.Sementara Jerry kembali ke mobil
.
Pesawat yang di tumpangi Alex dan Maryam pun sudah lepas landas.Jerry dapat melihat nya dari dalam mobil.
Jerry tersenyum,sembari mengucapkan beberapa doa untuk kehidupan Bos nya itu.
"Semoga kehidupan baru Anda penuh cinta dan damai!"Jerry,langsung melajukan mobil nya ke arah mansion.
**To Be Continued . . . .
Tetap disini,season ke 2 akan segera hadir,dengan kisah yang lebih menarik**!
__ADS_1