Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
memicu adrenalin


__ADS_3

Alex memegang ke dua pipi Maryam,lalu ia mengecup kening,kiri dan kanan.Alex juga mengecup dahi Maryam,membuat Wanita ini semakin gugup.


Alex juga menci um pipi kanan dan kiri Maryam,mengecup hidung mancung sang istri,hingga bi bir nya menyentuh lembut bi bir Maryam hanya sedetik dan berlalu ke leher .


Alex mengecup pelan le her Maryam,hingga kini turun ke bawah tepat nya di atas gunung salju.Alex menyelipkan tangan nya ke bawah br* dan mencoba meraih pengait itu lalu membuka nya setelah ia menemukan nya.


Setelah itu terbuka,Alex menarik nya pelan dan meletakan itu di sebelah Maryam.


Alex terdiam saat menatap dua buah kenyal yang sedang menegang di depannya.Dengan tonjolan kecil merah muda,membuat Alex tiba-tiba bergairah ingin melahap nya.


Alex hanya mengecup gunung salju kiri dan kanan,lalu turun ke perut,ia kembali mengecup perut datar Maryam.


Dan kini bi bir Alex telah menyentuh pa ha Maryam,titik sensitif tu buh wanita.


Maryam merasakan desiran aliran darah nya yang mengalir begitu kuat,saat bi bir Alex menyentuh kulit pa ha nya.


Alex kembali mengecup ibu jari kaki Maryam dengan lembut,lalu ia meletakan kaki tersebut di kedua mata nya.Sontak membuat Maryam kaget,sejak kapan Alex belajar tentang menghargai seorang wanita.


Alex melewati satu tempat yang tidak ingin ia sentuh dulu,lalu ia kembali naik mendekati wajah Maryam.


Alex dengan lembut memangutkan bi bir Maryam,bi bir nya yang ranum terasa seperti Buble gum,yang membuat orang ketagihan untuk mengulangi nya lagi.Haram bagi orang lain,namun halal buat kang Alex,sang suami pujaan hati Maryam.


Alex memegang tekuk Maryam,ia menekan kepala istri nya agar lebih meresapi di saat mereka berci uman.


Dengan rasa ragu,Maryam memegang le her Alex,dan membalas ciu man itu,meskipun ke dua nya masih terlihat begitu kaku,itu sangat membuat Alex bergai rah,apalagi posisi gunung salju itu tidak jauh dari pandangan nya.


Alex memainkan li dah nya di pu ting su su Maryam,ketika gigi itu sedikit menyenggol benda kecil itu,tanpa sengaja Maryam mende sah,Alex tersenyum.Lalu ia melanjut permainannya .


Maryam malu,saat mengeluarkan suara itu,tapi itu membuat Alex semakin bersemangat.


Alex meninggalkan beberapa bekas keganasan nya di atas gunung salju,terlihat begitu merah dengan kulit Maryam yang putih.


Reflek tangan Maryam,mere mas rambut Alex,saat dirinya leluasa memainkan ke dua gunung salju milik istri.


Maryam menekan kepala tersebut agar lebih tenggelam lagi,di tengah-tengah nya.


Alex kini menci um kembali perut datar Maryam,kali ini ia mengecup nya lebih lama,terlihat perut Maryam yang naik turun merasakan gerakan li dah Alex,tubuh seperti sengatan aliran listrik yang membuat ia tersetrum oleh gelora cinta sang suami.

__ADS_1


Tempat dimana yang semula membuat jantung Alex berdegup,kini Alex bak terhipnotis memandang kain berenda yang menutupi seluruh aset sang istri.


Ia menurun kan benda itu dengan lembut sampai ke mata kaki,dan di biarkan begitu saja.


Cup..Cup..cup...


Alex mengecup nya berkali - kali,Ia dapat menci um wangi kesturi di sekitaran aset istri nya,sungguh menggoda bira hi Alex.


Setelah bermain - main dengan benda hidup yang berada di bawah tubuh nya,Alex tidak akan menyia-nyiakan kesempatan nya lagi.


"Mende sah lah,jangan di tahan,hukum nya halal untuk mende sah bagi pasangan suami istri !"


Ujar Alex,Maryam merona.


Alex telah membaca semua pengetahuan nya ,tidak sia-sia ia tidak tidur sejak tadi malam sebelum subuh,karena hasil nya sungguh membuat ia puas.


Selanjutnya Alex segera menggarap tubuh Maryam,dan menjamah nya.Melakukan kewajiban nya sebagai suami,dan memberikan nafkah batin kepada sang istri.


"Aaah!"


"Eeem...eeem..."


Maryam menahan sesuatu di bawah sana yang sedang memaksa untuk menjebol kan benteng pertahanan nya.


"Heemmm..huufff!"


Alex kembali menghela nafas saat kekuatan nya tidak cukup sekali dalam membobol kan benteng tersebut.


Dari jauh terpancar sinar lampu tidur,terlihat diatas ranjang,dua insan yang sedang melabuh cinta nya di bawah selimut biru muda dengan hiasan kelopak mawar di dalam nya.


"Agggrrrhhh...eeemm..eemmm"


Setelah terdengar desa han panjang,dengan di iringi gerakan maju mundur dari dalam selimut,terlihat juga ranjang yang sedikit bergetar hasil dari tenaga pria perkasa seperti Alex.


"Ohh..Eemm..Aahh!"


Ke dua nya saling berde sahan saat gerakan tak beraturan itu terus berlanjut sampai saat nya mecapai puncak .

__ADS_1


"Aaaagggrrrrhhhhh!"


Terdengar sangat jelas suara Alex yang tertutup dengan selimut,namun begitu nyaring terdengar dalam ruangan kamar yang besar itu.


"Sssttt...Eemmm!"


De sah Maryam,lalu ia menggigit bi bir bawah nya,merasakan sesuatu yang sakit di bawah sana.


Selain rasa sakit,Maryam juga menikmati permainan sang suami,dimana ia dapat merasakan beberapa kali dirinya disembur oleh Alex.


Sehingga ia segera berucap, "Alhamdulillâhilladzî khala minal mâ'i basyarâ, faja'lahû nasaban wa shahrâ, wa kâna rabbuka qadîrâ" 


Alex menarik kembali tubuh nya dari aset Maryam,dan berbaring di sebelah sang istri,Alex kembali mengecup kening Maryam.


Kini ke dua nya baru menampakkan kepala nya keluar dari selimut.


Maryam mengukir senyuman manis untuk Alex,membuat Alex tidak bisa berpaling walau hanya sejenak.


Alex kembali mengecup kelopak mata Maryam,mata kiri dan kanan nya.Maryam segera meraih pucuk kepala Alex,dan menci um nya.


"Tidur lah,Aku akan memeluk Mu!"


Ujar Alex,Maryam mengangguk nya,sembari memejamkan mata nya,kedua nya tertidur dalam keadaaan tubuh yang polos,hanya berbekal selimut yang menutupi seluruh tubuh Maryam dan Alex.


Alex membelai rambut Maryam,ia dapat menci um nya sesekali,bi bir Alex terus saja mengukir senyum indah.


'Jika tahu senikmat itu,sejak dulu mungkin sudah menikah !'


Lalu Alex menatap wajah sendu milik Maryam yang sedang tertidur.


"Kecantikan tubuhmu adalah mikrokosmos alam semesta.Setiap lekuk tubuhmu adalah kesempurnaan ciptaan Tuhan.Disanalah margasatwa dunia bernaung.Kupu-kupu, Merak, Cendrawasih, Merpati, Enggang, dan 1001 lainnya mungkin akan memuja setiap kali melihat wajah cantik Mu!"


Tangan yang sedari tadi membelai rambut kini menyelinap di balik selimut.Ia menyentuh benda kenyal itu lagi,sambil memainkan pu ting su su Maryam.Alex memejamkan mata nya,sembari bi bir nya masih terukir indah dengan senyuman.


Awan dan bintang di langit pun ikut merasakan kebahagiaan,sehingga bintang berkelip - kelip memberi cahaya nya untuk alam semesta.


Vote + Beri hadiah,untuk mendukung karya Saya😘Salam sayang !hari -hari kerja,bila sempat pasti langsung up 🤗

__ADS_1


__ADS_2