Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Ruangan Rapat tertutup


__ADS_3

Alex menaikan ke dua alis,lalu mendorong kursi nya,saat pan tat nya terangkat dan ia berdiri dari tempat duduk nya.


"Jadi Nona Char-lotte,apa kelebihan Anda sehingga bisa membuat Saya untuk menerima Anda menjadi istri ke-dua?"Kini Alex menatap sinis ke arah Perempuan yang tertunduk malu itu.


"Aku bisa membantu Mu dalam perang,selain cantik,Aku juga bisa ilmu bela diri dan Aku pandai dalam bertempur,melawan musuh,Kamu bisa mengandalkan Saya,urusan dapur Aku bisa serahkan itu ke pelayan!"Pungkas Charlotte.


Alex tercengang mendengar jawaban Charlotte,pada dasar nya,Maryam memang tidak bisa ilmu bela diri,Alex hanya mengetahui sang istri aman disisi Nya,jadi tidak perlu ilmu bela diri atau sejenis nya,karena ada Dia yang akan melindungi sang istri.


"Heeemm..."Alex menghela nafasnya,Tuan Guntur dan Tuan Cristopan saling menyungging senyuman smirk Mereka akibat Alex kalah telak saat berdebat dengan Charlotte.


"Kapan Aku bisa bertemu dengan Istri Anda?"Sambung Charlotte.


"Apapun jawaban Istri Ku,Kamu harus menerimanya !"Tegas Alex .


"Aku setuju,tapi ijinkan Aku bertemu dengan Nya,dalam hal ini harus ada yang menang dan kalah,bukan yang menang dan mengalah,Saya bukan tipe yang menerima kekalahan sebelum bertempur!"Ujar Charlotte.


"Tentu,Jerry atur waktu pertemuan Nona Charlotte dan Nyo-Nya Maryam !"Alex sengaja menekan kata-kata Nyonya agar membuat Charlotte semakin kesal.


Charlotte melihat Alex dengan kesal,sambil memainkan mulut nya.


"Saya masih ada rapat lain,Saya permisi dulu!"


Alex segera pergi meninggalkan ruangan rapat,sementara Jerry mengatur jadwal pertemuan Charlotte dengan Maryam.


"Aku mau bertemu dengan besok!"Tegas Charlotte berdiri dari tempat duduk nya.


"Tapi Nona,Saya harus memastikan ini dengan Nyonya Saya dulu,kapan Nyonya ada waktu untuk bertemu dengan Anda!"Pungkas Jerry.


"Lakukan sesuai yang Ku perintahkan,Aku tidak suka permintaan Ku di tolak!"Tegas Charlotte lagi,lalu pergi meninggalkan ruangan rapat.


Brak!


Charlotte membanting pintu ruangan rapat dengan kesal.


"Jerry,lakukan sesuai yang di katakan Anak Saya,jika Kamu berani menolak Ku pastikan Tuan King akan datang kesini besok!"Ancam Tuan Cristopan,Tuan Guntur hanya tersenyum bahagia melihat kubu musuh yang dalam keadaan rumit.

__ADS_1


"Baik Tuan !"Jerry segera melakukan apa yang telah di tetap kan oleh Charlotte,sementara Tuan Guntur dan Tuan Cristopan keluar secara bersamaan dari ruangan tersebut.


Ayin baru saja sampai ke Xander,ia berpas-pasan dengan Charlotte.


"Ayin!"Cetus Charlotte,Ayin menatap nya dengan malas.Terakhir mereka bertemu,Ayin tidak membuat Charlotte dalam hati yang senang,kali ini Ayin juga tidak akan membuat wanita ini senang.


"Heeem"Ayin melipatkan ke dua tangan nya di dada.


"Liat lah,hanya seorang bawahan saja,tapi masih sok seperti majikan,sadar Yin,Kau hanya boneka keluarga King!"Ketus Charlotte.


"Heeh!"Ayin melihat malas ke arah Charlotte.


"Apa yang bisa Kau banggakan,selain seorang bawahan,Alex tidak akan pernah menganggap Mu lebih!"Cibir Charlotte.


"Saya?"Ayin menunjuk ke arah dirinya.


"Saya lebih mending dari pada Anda,meskipun Saya hanya bawahan,Saya tau semua jadwal Tuan Alex,lah Anda?"Ayin menunjuk ke arah Charlotte.Wanita itu menatap Ayin dengan geram.


"Kau berani melawan Ku?"Charlotte memajukan tubuh nya.


"Kenapa tidak?"Ayin menantang Charlotte,wanita gan jeng yang terus saja menggoda Alex,dan berusaha untuk naik ke atas ranjang Alex.


"Sebelum Anda membuat Saya menderita,lebih dulu,Tuan Alex, membuat Anda menangis darah,Tuan Alex tidak akan pernah menikah dengan Wanita seperti Anda!"


Ayin memang paling senang memanasi Anak perempuan keluarga Cristopan.Meskipun terlihat hebat dan sok mengatur orang,tapi Dia tetap Wanita yang bodoh dan masih kalah licik dari Ayin.


"Char..!"Panggil Tuan Cristopan saat melihat Charlotte yang masih di lobi.


"Papi..."Charlotte memeluk Tuan Cristopan dengan manja,sembari mengadu apa yang telah di lakukan Ayin kepada Nya.


"Apa yang terjadi?"Tuan Cristopan menyeka air mata buaya sang Anak.


"Bawahan rendahan ini berani..."Saat Charlotte akan memakai Ayin.Namun,Ayin lebih dulu sudah pergi untuk menemui Alex.


"Siapa ?"Tuan Cristopan bertanya kepada anak nya lagi,saat tidak ada siapapun disana.

__ADS_1


"Huuh!menyebalkan !"Charlotte segera pergi dari lobi,dan melepas pelukan sang Ayah.


"Sudahlah,Anak muda memang senang membuat Kita orang Tua khawatir!"Sambung Tuan Guntur,menepuk pelan bahu Tuan Cristopan.


Ke dua melangkah kan kaki keluar dari Xander,sampai ke tempat parkir.


"Tuan,jiak Alex menolak untuk menikah dengan Charlotte,Saya masih bisa membantu Anda,mendapatkan apa yang Anda inginkan!"Bisik Tuan Guntur,


"Apa yang ingin Kamu lakukan?"Tuan Cristopan melihat Tuan Guntur dengan ujung matanya.


Tuan Guntur segera berbisik kepada Tuan Cristopan,mengenai rencana yang Mereka atur.


"Apakah Kita harus melakukan itu?bukan kah,King dan Kita telah sepakat,dalam urusan bisnis jangan ada saling membu nuh atau curang,kecuali saat Kita melakukan pertempuran satu sama lain!"Pungkas Tuan Cristopan.


"Anda tidak perlu membu nuh,atau curang,Anda hanya perlu mengikuti rencana Ku saja,Aku yakin Alex akan tertunduk kepada Putri kesayangan Anda!"Ujar Tuan Guntur,menepuk pelan bahu Tuan Cristopan lagi.


"Baiklah,jika rencana ini gagal,Aku setuju dengan rencana Anda!"


Ke dua nya saling berjabat tangan,Mereka telah memutuskan sebuah rencana untuk membuat Alex menikah dengan Charlotte.


"Saya permisi!"


Tuan Guntur mengangguk.Sementara,Tuan Cristopan sudah masuk ke dalam mobil yang di sopiri oleh sang sopir pribadi Nya.


Tit!


Sopir tersebut membunyikan klakson,lalu melaju mobil keluar dari tempat parkir.Sementara Tuan Guntur tersenyum kemenangan setelah kepergian Tuan Cristopan.


"Bodoh,kalau Aku tidak bisa merebut pulau tersebut,Aku tau cara untuk mendapatkan pulau itu tanpa harus bersusah payah dalam merebut nya!"Gumam Tuan Guntur,satu tangan nya di masukan ke dalam saku celana.


[Temui Aku di markas sa-tu,datang bersama dengan Cristian juga!Aku butuh kalian malam ini,ada yang perlu di bahas!]


Tuan Guntur mengirim pesan tersebut ke WhatsApp Lion,sang kaki tangan nya,sekaligus orang yang paling ia percaya.


Setelah ia selesai,Tuan Guntur kembali ke mobil,sang pengawal sudah menunggu di depan mobil.

__ADS_1


Ceklek !


Sopir sekaligus pengawal segera membuka pintu mobil,dan tanpa berpikir panjang,Tuan Guntur langsung duduk di belakang sang sopir.


__ADS_2