
Alex telah mempersiapkan kepulangan Tuan Besar ke LA.
"San,apa Kamu sudah membereskan semua nya?"Alex membawa koper milik Tuan Besar ke teras.
"Sudah,Aku sudah membereskan nya,Pak Kim,telah membantu Kami!"
Alex mengangguk nya.
"Alex,temuilah Albert untuk Ku,dia masih kecil,dia belum mengerti apa yang baik dan buruk untuk nya.Aku mohon!"Lirih Sandra memegang tangan Alex.
"Aku akan berusaha!"
Sandra mengangguk nya lalu ikut keluar,menyusul Tuan King.
"Kak,semoga lahir dengan selamat,jika sudah lahiran berkunjung lah ke LA,kami akan menunggu Kalian!"Ujar Sandra,memegang tangan Maryam.
"Pasti,Kami pasti akan berkunjung ke sana!"
"Alex,Aku akan kembali ke LA.Aku menitip Xander pada mu,semoga perusahaan itu mendapat tender dari Presdir Hyun Bin.Karena Aku mendapat email dari Inggris,katanya Presdir Hyun Bin,akan berkunjung ke Xander besok pagi!"
"Baik Ayah,Aku akan menyambutnya sebaik mungkin,Aku tidak akan mengecewakan Anda!"
"Aku tau itu,Kamu selalu yang terbaik,Aku pergi!"
Alex mengangguk nya,Tuan King dan juga Sandra segera masuk ke dalam mobil.
Alex menarik Maryam dalam pelukan nya,sembari melambaikan tangannya ke arah Tuan King.
"Akhirnya satu masalah itu pun kelar!"Gumam Alex,Maryam berjalan ke arah tempat duduk yang ada di teras,Alex membantu nya untuk duduk.
"Apa Kamu capek?"Tanya Alex mengelus perut Maryam.
"Eeem..Sedikit,Aku merasa kaki Ku lelah!"
"Mau Aku pijitin?"
"Enggak Mas,nanti Aku akan menggosok pakai minyak,juga bisa baikan!"
Alex tersenyum,melihat ke arah Maryam,sembari tangan nya mengelus perut sang istri.
"Apa Mas bahagia sekarang?keinginan Mas terwujud!"
__ADS_1
"Kenapa bertanya begitu?apa Kamu tidak bahagia?"
Maryam menghela nafas nya.
"Ada beberapa hal yang membuat Aku bahagia,dan ini salah satu nya,Aku di berikan kepercayaan untuk melahirkan tiga malaikat kecil sekaligus.Ke bahagian ke dua ada pada Mas,Aku bahagia memiliki suami yang begitu bertanggung jawab.Yang ke tiga,Aku dapat merasakan restu dari Ayah mertua!"
Alex menarik Maryam dalam pelukan nya,Maryam menyenderkan kepala di dada bidang sang suami.
"Aku sudah menyiapkan semua nama panggilan untuk tiga jagoan Ku!"Ujar Alex,
Maryam menaikan alis nya.
"Iya,baby aL,Baby eL,dan Baby Ge!"
"Unik!"Seru Maryam tersenyum.
Tit..Tit..Tit..
Suara klakson mobil terdengar dari gerbang utama.
Alex segera berdiri,untuk melihat siapa yang datang.
"Dokter Lauren?"Gumam Maryam yang ikut berdiri.
Dokter Lauren berjalan ke arah Maryam dan Alex,sembari memberi salam untuk ke duanya.
"Tuan Alex,Nyonya Maryam.Ada sesuatu yang ingin Saya sampaikan kepada Anda!"
Maryam dan Alex saling pandang satu sama lain,mereka penasaran dengan apa yang ingin di katakan dokter Lauren.
"Mari dok,Kita berbicara di ruang keluarga saja!"
Alex dan Maryam segera masuk ke dalam rumah,dokter Lauren mengikutinya dari belakang.
Ceklek !
"Silahkan masuk dok!"Seru Maryam dengan ramah,Alex sudah mengambil posisi tempat duduk nya di sofa single.
"Apa ada hal serius yang ingin Anda bicarakan ?"Tanya Maryam,Alex juga menunggu jawaban dari pertanyaan Maryam .
"Harus nya saya memberitahukan ini kemarin,tapi Saya tidak ingin menganggu kebahagiaan Nyonya dan Tuan.Kedatangan Saya kemari,Saya ingin memberikan hasil pemeriksaan ini kepada Tuan dan Nyonya!",
__ADS_1
Dokter Lauren menyodorkan selembar kertas ke depan Alex.Pria itu ragu untuk melihat nya.Namun,ia penasaran dengan isi kertas yang di berikan Lauren.
"Apa Mas isi nya?"Maryam juga ingin segera mengetahui laporan pemeriksaan tersebut.
"Apa ini dok?"Tanya Alex dengan tegas,
"Maafkan Saya Tuan,tapi ini lah hasil nya.Anda ingat di usia dua bulan kehamilan Nyonya,Saya meminta Anda untuk membawa Nyonya ke klinik,karena detak jantung baby lemah,tapi Anda pada malam itu membatalkan jadwal pertemuan,padahal itu sangat penting,bagi Kita untuk memeriksa lebih lanjut!"Pungkas dokter Lauren,ia juga merasa bersalah,tidak bisa tegas pada pasien nya sendiri.
"Apa yang terjadi dok,ceritakan pada Saya!"Maryam,meminta dokter Lauren agar segera menjelaskan perihal yang terjadi.
"Salah satu baby laki-laki mengalami gangguan pernafasan,dan baby itu tidak dapat bernafas dengan semestinya,ia seperti bergantung pada baby satu lagi!"
"Bukan kah itu tidak masalah dok?"
"Itu memang tidak masalah jika di lihat.Tapi baby laki-laki ini bergantung pada baby Perempuan,gerakan ke duanya saat di USG sama.Berbeda dengan yang satu nya lagi,yang satu lagi lebih baik diam dari pada aktif.Ke dua nya saling terhubung satu sama lain,dan yang saya liat,baby yang banyak diam itu memiliki ari-ari terpisah dengan dua bayi lain.Bayi yang Perempuan dan laki-laki memiliki ari-ari satu,maka dari itu,mereka saling terhubung!"
"Dok,apa ada pengaruh buruk untuk kedua nya?"
"Saya tidak tau jelas,tapi kejadian seperti ini pernah terjadi,biasanya bayi yang terhubung antara satu dengan yang lain,kerap bangat merasakan kontak batin,jika sesuatu terjadi pada si perempuan atau laki-laki,maka salah satu dari mereka pasti akan merasakan sakit nya juga.Bisa di bilang ke dua-dua nya merasakan hal yang sama,meskipun yang mengalami nya satu orang!"
"Kami akan lebih memperhatikan mereka.Sayang,bagaimana jika Kita memberikan nama panggilan mereka dari sekarang,supaya Kita bisa dengan mudah membedakan nya kelak,agar Kita dapat mengawasi semua bayi Kita!"
"Yang perempuan Baby Ge,yang terhubung dengan baby perempuan Baby El,dan yang satu lagi baby Al.Bagaimana sayang?"
"Aku setuju,itu juga memudahkan kita!"Maryam menanggapi penjelasan dokter Lauren dengan tenang,ia yakin jika ini bukan lah hal yang fatal,hanya saja,kedua bayi nya ini memiliki kontak batin yang kuat,berbeda dengan yang satu nya lagi.
"Hanya itu saja yang dapat saya sampaikan,satu hal lagi,biasa nya bayi kembar tiga itu proses persalinan nya di usia kandung delapan bulan lebih satu Minggu atau dua Minggu,dia tidak genap sembilan bulan atau lewat sembilan bulan,saya saran 'kan Anda berdua bisa bersiap-siap dari sekarang,karena jarak usia lima bulan ke delapan bulan itu tidak jauh!"
"Saya mengerti dok,Saya sudah memikirkan itu!"Ujar Alex.
"Jika ada sesuatu Anda bisa menghubungi Saya!"
"Bagaimana kalau Anda tinggal disini saja!"Saran Alex,
"Saya takut,jika malam-malam istri Saya mengalami kontraksi!"Sambung Alex.
"Biasanya kontraksi palsu itu memang sering terjadi,tapi Tuan,Anda tidak perlu takut,Saya sudah menyiapkan satu ruangan khusus Nyonya,Anda bisa datang kapan saja kesana.Dan setau saya di dalam rumah ini ada klinik mini,meskipun jarang di gunakan,Anda bisa melakukan tahap-tahap awal jika terjadi darurat!"
"Baik dok,kalau itu saran Anda,Kami berdua menerima nya!"Sambung Maryam.
"Kalau begitu Saya permisi dulu!"
__ADS_1
Alex mengangguk nya,Maryam berdiri,dan pergi mengantar dokter Lauren ke depan teras.Sementara,Alex masih di ruang keluarga.