Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Wanita Cadar Milik Tuan Mafia Season2


__ADS_3

Potongan Bab!!!


"Jordan!" Pekik Carolin dengan lantang, begitu melihat beberapa mobil mewah telah di antar oleh orang dealer ke mansion Lucifer, hal itu diketahui oleh Carolin, jika semua mobil itu adalah milik Jordan, cucunya.


"Ma, kenapa kamu berteriak, nanti pita suaramu bisa putus,"ujar Merlin, yang baru saja keluar dari rumah, dan mendapati ibunya di teras dengan tongkat berkepala emas ada di tangan wanita tua itu.


"Oh My God!" Pekik Merlin, yang tak kalah terkejut, begitu melihat lima mobil sport memasuki halaman mansion Lucifer. Tiger dan Fatimah, baru saja pergi ke New York menghadiri acara tahunan Maryam dan Alex, tetapi Jordan telah membeli lima mobil baru untuk di jadikan koleksi di mansion, ini bukan pertama kali, tetapi sudah kesekian kalinya.


"Selamat pagi, Nyonya. Tolong tanda tangan di sini, sebagai tanda terima barang yang sudah di kirim," tukas pria berjas hitam, yang memegang selembar kertas dan pulpen.


Carolin mengusap dada dan menghela nafasnya ketika melihat nominal yang tertera di atas kertas itu, bukan soal nominal, tetapi mereka tak suka jika Jordan menghambur-hamburkan uang untuk hal yang gak penting.

__ADS_1


Setelah bertanda tangan di atas kertas itu, Carolin melangkah masuk dengan tergesa-gesa begitu juga Merlin yang ikut ibunya menuju kamar Jordan yang ada di lantai atas.


Begitu tiba di depan kamar, wanita tua ini dengan sekuat tenaga menggedor pintu kamar cucunya. Harusnya Carolin memanjakan cucu laki-lakinya bukan? tetapi hal itu tak di terap oleh Carolin untuk Jordan, sejak kecil Jordan hidup dengan segala kemewahan, semua keinginannya terpenuhi, tetapi Carolin tak pernah sekalipun melihat sisi baik dari Jordan, sehingga membuat Carolin merasa khawatir akan pertumbuhan cucunya.


"Merlin, ambil kunci cadangan di ruangan keluarga!" Titah Carolin, tetapi Merlin malah menghela nafas.


"Ma, tenang. Jangan terlalu panik, nanti asam lambung mama kumat, dan mama bisa serangan jantung mendadak," Merlin memegang kedua bahu Carolin.


"Aish, nggak anak. Enggak cucu, bikin darah tinggi!"ketus Carolin, di saat wanita ini akan mengetuk, pintu kamar Jordan sudah terbuka, pria ini membuka pintu sembari menguap ke arah dan menggaruk kepalanya seperti khas orang bangun tidur.


"Oma, Sayang." Sapa Jordan, begitu melihat Carolin yang berdiri di depan pintu kamarnya, dan langsung memeluk wanita paruh baya itu, dengan erat, serta menghujani wajah Carolin dengan senyuman mautnya.

__ADS_1


"Lepas! Oma nggak bisa nafas, bisa mati Oma, cepat lepas!"Pekik wanita paruh baya itu lagi, Jordan hanya terkekeh lalu melepaskan pelukannya.


"Tante, ijinkan aku memeluk mu sebentar," ucap Jordan, Merlin langsung mengangkat tangan ke arah Jordan menyuruh Jordan untuk berhenti mendekat.


"Jangan mencoba merayuku, aku tak seperti Oma mu, yang bisa tergoda dengan bujuk rayuanmu," cibir Merlin sembari menatap Carolin, wanita paruh baya ini langsung membuang muka, dan kembali memeluk cucu kesayangannya.


"Tante sok jual mahal, padahal jual murah saja, belum tentu laku," cibir Jordan.


"Jordan!"teriak seseorang yang baru saja tiba, dan itu adalah Tiger, Ayah Jordan yang baru saja tiba dari New York. Jordan langsung memutar malas bola matanya. Jordan mencari keberadaan fatimah, tetapi wanita itu tak terlihat wujudnya.


Harap di tunggu ya segera meluncur! Masih proses Riview🥰langsung klik profil author ya, novelnya sudah ada di beranda Author 🥰i

__ADS_1



__ADS_2