Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Tamu di pagi hari


__ADS_3

Jerry baru saja memejamkan mata nya untuk istirahat,karena dia terus saja menghubungi Alex,saat Maryam meminta nya untuk mencari tahu kabar sang suami.


Kriing..


Kriing..


"Mas,ponsel mu berdering!"Istri Jerry masih memejamkan matanya.Namun,terganggu dengan suara ponsel milik sang suami.


"Tuan Alex!"Gumam Jerry,segera duduk dari tidur nya.


"Aku akan mengangkat nya sebentar!"Jerry segera keluar dari kamar menuju balkon.


"Tuan Alex!"Seru Jerry,


"Jerry,apa Kamu sudah tidur?"


"Tidak Tuan,Aku sedang menerima panggilan Anda!"


"Dapat kah Kamu,mengetahui keadaan istri Ku?Aku sudah menghubungi nya berulang kali.Namun,panggilan nya tidak terhubung!"


"Bisa Tuan,Aku akan pergi memeriksa nya segera!"Jerry melirik ke arah jam yang terpampang di dinding kamar.


Tepat jam 23:13.


"Tuan,ada iPad di koper milik Anda,dan itu terhubung dengan semua cctv yang ada di rumah utama.Anda bisa memeriksa nya,Aku lupa memberitahu Anda!"


"Baik,Aku akan memeriksa nya.Aku titip IstriKu,jaga Dia untuk Ku,mungkin besok Aku baru kembali!"


"Baik Tuan,Saya mengerti!"


Alex segera memutuskan panggilan tersebut.Alex meletakkan ponsel di atas ranjang milik nya.Lalu berjalan ke arah koper,dan membuka nya,benar saja disana ada iPad yang di simpan oleh Jerry.


Tanpa menunggu lama,Alex sudah membuka iPad tersebut dan memeriksa nya.


Alex sudah menemukan penyemangat hidup nya,ia melihat sang istri yang tertidur begitu pulas.Meskipun hanya terlihat samar,dari balik pintu balkon,tapi Alex dapat melihat kalau Maryam sedang tertidur.


"Kenapa Dia tidak menutup gorden nya!"Gumam Alex,saat ia melihat pintu balkon ke arah dalam kamar nya.


"Tapi dengan begini Aku bisa melihat nya!"Alex meletakkan iPad itu di dekat nya,sebelum ia memejamkan mata nya.


* * *


Ke esokan pagi nya. . .


Seperti biasa,Maryam selalu sarapan dengan teratur tiap pagi,begitu mengetahui Jerry sudah datang menemui nya,ia meninggalkan mangkuk berisi bubur di atas meja.


"Nyonya,Anda belum menghabiskan sarapan nya!"Seru Ayin,saat melihat Maryam berdiri.


"Aku mendengar suara mobil,seperti Jerry yang baru saja datang,tunggu disini,Aku akan keluar untuk berbicara dengan nya!"


Ayin mengangguk nya,sembari menoleh ke arah Caston.Maryam sudah pergi dari ruang makan.

__ADS_1


"Nyonya,Tuan Jerry di luar!"Ujar Pak Kim saat berpas-pasan dengan Maryam di depan ruang makan.


"Aku akan menemui nya!"


Pak Kim mengangguk nya,Maryam bergegas pergi menemui Jerry.


"Jerry!"Seru Maryam begitu tiba di teras rumah.


"Selamat pagi Nyonya,maaf Saya sudah mengangguk waktu Anda!"


"Tidak masalah,apa Kamu mendapat kabar Tuan?"


"Semalam Tuan menghubungi Saya,seperti nya Tuan juga menghubungi Anda.Namun,katanya panggilan nya tidak terhubung!"


"Aku lupa memeriksa ponsel"


"Saya sudah memeriksa cuaca di Inggris,semalam terjadi hujan badai,angin topan.Tuan Alex dan Tuan Dante terjebak di sebuah gedung rapat,sehingga tidak dapat segera menghubungi Nyonya,di tambah lagi,sinyal nya buruk!"Pungkas Jerry.


"Jerry,terimakasih,mengetahui kabar nya baik-baik saja,Aku lega!"Maryam tersenyum,terlihat dari netra nya yang melihat ke arah Jerry.


"Kalau begitu,Nyonya Saya permisi dulu,jika Anda butuh sesuatu ada Ayin dan Caston yang akan membantu Anda selama saya di Xander!"


"Baik!"


Jerry menundukkan kepala nya,lalu melenggang pergi dari hadapan Maryam.


Maryam melangkah masuk ke dalam rumah,baru saja sampai di dalam,Maryam di kejutkan dengan suara mobil.


"Jerry apa yang membuat mu kembali lagi?"Seru Maryam dan kembali keluar.


Ceklek !


Sang sopir turun dari mobil dan membuka pintu untuk Tuan nya.Maryam belum mengetahui siapa yang datang.


Namun,ada mobil lain di belakang mobil tersebut,beberapa orang dokter dan perawat turun dari mobil tersebut.Namun,tidak satu pun dari mereka yang Maryam kenal.


"Sandra!"Gumam Maryam,saat melihat orang terakhir yang turun dari dalam mobil itu.


Tap..Tap..Tap..


Pak Kim berlari keluar dari dalam,melewati tempat Maryam berdiri.


Pak Kim berdiri di depan pintu mobil,dan menundukkan kepala nya.


"Selamat datang Tuan Besar!"Ucap pak Kim memberi hormat.


'Tuan King!'Maryam terpaku dari tempat ia berdiri.


Tuan Besar,turun dari dalam mobil,pandangan nya langsung tertuju kepada Maryam yang berdiri mematung di teras.


"Selamat datang Tuan Besar!"Ucap Ayin dan Caston secara bersama,dan berdiri di sebelah Maryam.Ke dua nya menundukkan kepala nya.

__ADS_1


"Kenapa Aku tidak tau,kalau Tuan Besar akan berkunjung!"Bisik Ayin.


"Aku tidak mengetahui itu.Tapi,Aku sudah menghubungi Tuan Alex dan Jerry!"


Ayin dan Caston berdiri di samping Maryam.


Sandra langsung menghampiri Maryam yang berdiri di teras.


"Kak ipar,ini Tuan Besar,Ayah angkat dari suami Mu!"Ujar Sandra.


Maryam segera memberi hormat,ia ikut menundukkan kepala nya,meskipun tidak melakukan hal seperti Ayin dan Caston.


"Tuan Besar,silahkan masuk,Aku akan menyiapkan kamar untuk Anda!"Ujar Pak Kim.


"Tidak perlu!"Jawab nya singkat.


Baru pertama kali,Maryam dan Tuan Besar bertemu,ke dua nya terlihat begitu kaku.Apalagi,Maryam,Dia melihat Tuan King dengan wajah bringas nya.


"Apa Aku mengganggu pagi mu?"Ucap Tuan King,kini berdiri di depan Maryam.


"Tidak"Maryam menggeleng kepala nya pelan.


"Apa Kau tidak menyuruh Aku untuk masuk,Aku adalah tamu!"Suara Tuan King, terdengar begitu datar.


"Silahkan masuk Tuan Besar!"Sahut Caston,


"Aku tidak sedang berbicara dengan mu,disaat orang lain sedang berbicara jangan suka sekali menyela nya!"Ketus Tuan King dengan suara datar.Namun,terdengar notice penuh penekanan.


Caston tertunduk,tidak dapat membantah apa yang menjadi perkataan Tuan Besar.


Brruuummmm. . .


Sebuah mobil,masuk ke dalam halaman rumah,semua nya menoleh saat melihat mobil dengan suara yang cukup melengking.Pasti sudah melaju dengan kecepatan tinggi dari jauh.


Blam!


Jerry membanting pintu mobil,lalu berlari menghampiri mereka semua.


"Selamat datang di rumah utama,Tuan Besar!"Jerry memberi hormat kepada Tuan King.Pria Tua ini menatap nya dengan sinis.


"Sandra antar Aku masuk!"


"Baik Ayah!"


Sandra memegang lengan Tuan King,lalu membawa Pria itu untuk masuk.Sementara,beberapa dokter lain nya mengikuti mereka dari belakang.


Setelah semua nya masuk,kini hanya ada Jerry dan Caston serta Ayin berdiri bersama dengan Maryam.


"Apa Kau sudah menghubungi Tuan?"Tanya Ayin.


"Sudah Aku sudah menghubungi Tuan.Namun,tidak terhubung,Aku juga mengirim email untuk Tuan!"

__ADS_1


"Kenapa diantara Kita tidak ada yang tau kedatangan Tuan Besar?"Tanya Caston,menatap Ayin lalu berbalik melihat ke arah Jerry.


Maryam masih terlihat bingung dengan kedatangan,orang yang paling disegani dan di takuti oleh bawahan Alex.


__ADS_2