
Perempuan cantik,ibu dari anak yang di gendong Alex.Kini berjalan ke arah mereka.
"Mas,Aku akan menunggu Kalian di ruang makan !"
Maryam berbalik.Alex segera menarik tangan nya,ia tidak membiarkan Maryam pergi.
Maryam kembali menoleh ke arah Alex,yang sedang menahan dirinya.
"Tetap disini!"
Titah Alex,Maryam tidak menjawab ia patuh pada perkataan suami nya.
"Papa,siapa Dia?
Pertanyaan itu di dengar Maryam dari bi bir anak yang di gendong Alex.Namun,Alex memilih untuk tidak menjawab nya.
"Akhirnya,sampai juga ke tempat ini "
Ujar perempuan itu,yang kini berdiri di depan Alex dan yang lain.
Tangan yang awal menggenggam kuat tangan Maryam,kini perlahan melepasnya,saat ibu dari anak itu berdiri depan Mereka.
"Ayo sarapan bersama,Kami sudah lama menunggu Kalian!"
Ajak Alex,Alex segera berbalik,melewati tempat Maryam berdiri,dan perempuan itu juga ikut masuk ke dalam.
Dari belakang Maryam melihat ke arah mereka bertiga,sungguh seperti sebuah keluarga yang harmonis.
Tiba di meja makan.Alex segera duduk di kursi nya,begitu juga dengan Wanita itu duduk di tempat dimana yang biasa Maryam duduk.
Anak laki-laki itu duduk di atas pangkuan Alex dan tidak berpindah,seperti nya cukup nyaman duduk di sana.
"Biar Aku yang bantu ambil kan nasi Mas!"
Ujar Maryam,membuyarkan lamunan nya.Alex mengangguk nya.
Maryam segera mengambil nasi dan juga lauk yang telah di sediakan Pak Kim di atas meja.Memang tidak ada yang boleh berbicara selagi mereka sedang makan.
Ibu dari anak itu juga tidak berbicara sepatah kata pun,bahkan Maryam saat ingin mendengar sesuatu dari bi bir Mereka saat ini perasaan yang sedang di tahan Maryam sangat sulit untuk di ajak kompromi.
Setelah melayani sang suami,bahkan Maryam untuk makan sendiri saja sudah tidak berselera lagi.Tiba-tiba,nafsu makannya hilang.
"Sayang makan ini,ini enak!"
Wanita itu meletakkan rempelo ke atas piring nasi Alex,Maryam tertegun mendengar ucapan wanita itu.
Masih menyimpan tanda tanya,siapa Mereka, apa hubungan Mereka dengan suami nya.Namun,semua pertanyaan itu tidak pernah keluar dari mulut Maryam.
Alex melirik Maryam yang kini sedang menatap ke arah wanita di sebelah nya,Alex mengerutkan dahi nya melihat netra Maryam yang sedang menyimpan banyak pertanyaan.
"Pak Kim!"
Panggil Alex,Maryam tertegun dari lamunan nya,lalu melihat semua orang telah selesai sarapan.
"Iya Tuan!"
Pak Kim berdiri di belakang Alex.
"Bersihkan yang ada di atas meja,siang ini tidak perlu masak banyak Aku akan pergi bawa Mereka makan di luar !"
Ujar Alex,Pak Kim mengangguk nya.
__ADS_1
"Baik Tuan !"
Beberapa pelayan datang menghampiri meja makan,lalu membantu membersihkan semua yang ada di atas meja,tanpa bertanya Maryam sudah makan atau belum.Namun,kenyataan nya Alex tahu,kalau Maryam belum makan.
"Caston!"
Teriak Alex.
"Iya Tuan!"
"Antar Mereka ke kamar atas!"
"Baik Tuan !"
"Aku mau disini,mau sama Papa!"Rengek Anak itu.
"Istirahat dulu ya sayang,ikut Mama Mu,nanti siang Kita pergi makan di luar oke!"
Bujuk Alex begitu manis,belum pernah ia membujuk orang dengan begitu sabar.
"Bawa Dia ke kamar untuk istirahat !"
Titah Alex kepada Perempuan itu,perempuan itu tidak membantah ia segera membawa Anak nya ke kamar atas.
'Kamar atas?bukan kah itu kamar Kami,apa malam ini Mereka akan tinggal sama di kamar itu?'
"A-Aku juga akan ke kamar !"
Ujar Maryam,yang langsung pergi tanpa menoleh ke arah suami nya.
"Tunggu!"
Alex menyuruh nya berhenti.Namun, Maryam telah pergi,untuk menyembunyikan rasa sedih nya,rasa kecewa nya.
Kriiing...
Kriiing...
Tuan King (Ayah Angkat)
Ponsel Alex berdering,Tuan King memanggil.
"Hallo Ayah!"
"Mereka sudah sampai?"
"Baru saja selesai sarapan,sekarang sedang istirahat!"
"Jaga Cucu Ku baik-baik,jangan kecewakan Aku,ingat lah tanggung jawab Mu kepada Mereka!"
"Baik Aku mengerti!"
Tut...Tut..
Alex segera memutuskan panggilan itu,karena masih ada urusan lain yang harus ia urus.
Jerry sudah datang ke rumah utama,seperti yang di inginkan Alex,ia ingin informasi mengenai Pria yang bertemu dengan Maryam beberapa hari yang lalu di mall.
"Tuan Alex,Tuan Jerry di luar !"
"Baik,Aku akan menemui nya,Pak Kim boleh pergi!"
__ADS_1
"Baik Tuan!"
Alex segera pergi menemui Jerry yang sedang menunggu nya di luar.
"Selamat pagi Tuan !"
Jerry menunduk.
"Pagi!"
Sahut nya datar,sedatar wajahnya yang kusut itu.
"Aku sudah menyelidiki nya,dan ini hasil nya!"
Jerry menyodorkan selembar kertas ke pada Alex.
Wajah Jerry cukup lesu,terlihat sekali kalau semalam ia belum cukup tidur,mengerjakan tugas yang di berikan Alex.Butuj waktu semalaman untuk menemukan informasi itu.
"Kita bicara di ruang keluarga"
"Baik Tuan!"
Alex segera masuk kembali ke dalam dan di ikuti oleh Jerry di belakang.
"Katakan !"
Begitu sampai di ruang keluarga,Alex tidak ingin membuang-buang waktu nya,dan langsung bertanya mengenai hal itu.
"Saya awal nya ragu untuk percaya bahwa pria yang berhasil saya selidiki adalah seseorang yang Kita kenal!"
"Terus"
Sungguh saat di Jerry tidak dapat menggambarkan raut wajah yang di tampilkan Alex, itu bukan yang di inginkan pria ini,pria ini takut Bos nya mengamuk seperti tadi malam.
"Kembaran Revan yang bertemu dengan Nyonya beberapa hari lalu di mall!"
"Devano?"
Ketus Alex,Jerry mengangguk nya.
"Apa hubungan Mereka berdua?apa Mereka saling kenal ?"
Pertanyaan Alex,membuat Jerry sulit untuk menjelaskan,memang kedua nya memiliki masa lalu,tapi bukan dengan Devano melainkan dengan Revan.
Jerry mengangguk nya,"Nyonya dan Devano saling kenal satu sama lain,Saya telah menyelidiki latar belakang Mereka,Revan adalah senior di sekolah SMA Nyonya,tapi di masa lalu tidak ada hubungan nya Devano dengan Nyonya,hubungan masa lalu hanya ada Revan dan Nyonya saja!"
Pungkas Jerry,Alex mengepalkan tangan nya.
"Awasi Devano,Kita akan bahas ini nanti,dan satu lagi selidiki hubungan Revan dan Maryam!"
"Baik Tuan,Saya permisi!"
Alex mengangguk nya membiarkan Jerry pergi.
Maryam tiba di kamar nya yang berada di bawah,kamar yang pertama kali di berikan Alex untuk nya saat ia tinggal di rumah itu.
Kamar itu meskipun jarang di tempati sekarang namun terlihat begitu rapi,ada pelayan yang selalu membersihkan nya.
Barang -barang Maryam juga masih ada di kamar ini sebagian.
Ceklek !
__ADS_1
Pintu kamar terbuka,Maryam menoleh nya,itu Alex yang datang mencari nya.
Siapa ibu dan Anak itu?Apa hubungan Mereka dengan Alex?Tetap di novel ini ya,Kita akan crazy up mulai besok selama seminggu,jadi pantau terus ya ๐Salam sayang jangan lupa vote + beri hadiah ๐ค