
Maryam tersenyum kepada Alex ketika membantu Pria itu,berbaring kembali ke kasur.
Setelah membantu Alex,Maryam segera naik ke atas ranjang,dan berbaring di sebelah suaminya.
"Lebih dekat lagi!Aku akan memeluk mu!"
Ucap Alex,melihat ke arah Maryam,yang masih duduk diatas ranjang.
Deg..
Deg ..
Maryam memiringkan kepala nya menatap sang suami,apa yang membuat Alex hari ini begitu lembut.Maryam tersenyum tipis,untuk menghindari dari penglihatan Alex.
Maryam segera berbaring di samping Alex,lebih tepat nya kini berada di bawah tangan kekar sang suami.
Alex memeluk nya,meskipun tidak begitu erat,Maryam dapat mendengar detak jantung yang kian cepat di dengar nya.
Alex beberapa kali mengendus rambut Maryam,ia merasakan wangi tubuh istri nya yang membuat ia begitu candu.
"Kenapa tidak memakai baju yang di beli tadi siang!"
Deg...
Pertanyaan Alex membuat Maryam membulatkan mata nya ke kiri dan ke kanan.
"Baju itu sudah Aku cuci Mas,Aku akan memakai nya besok,untuk malam ini Aku hanya bisa memakai ini!"
Pungkas Maryam.
"Mari tidur,sebentar lagi subuh!"
Maryam mengangguk nya.
Meski ia berada dalam pelukan Alex.Namun,tidur nya tetap terlentang,ke dua tangan nya di dekap di dada,Maryam berusaha memejamkan mata nya untuk merasakan hangat nya pelukan suami.
Naluri Maryam berkata,begitu rasa nya dapat menemukan pria yang mungkin tidak sempurna,tapi berusaha untuk sempurna.Menerima segala kekurangan nya mungkin akan menjadi kelebihan untuk Nya.
Sampai saat ini Maryam masih berpikir,apa kekurangan Alex?
Alex memiliki semua nya,harta,tahta dan sekarang ia memiliki wanita,rupa nya tampan,tubuh nya kekar dan kuat,pribadi nya baik.
Apa yang kurang dari Alex?.Iman?
iya Alex kekurangan iman,iman nya belum begitu sempurna,terkadang ia masih melupakan kewajiban nya.
Alex masih sesekali mengabaikan perintah yang kuasa,apa yang akan di lakukan Maryam untuk menyempurnakan iman Alex,setidak nya ia patuh pada perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Di saat ini di dalam diri Alex ada dua hal yang bertentangan,yang pertama ia tidak patuh pada perintah-Nya,yang kedua ia mengabaikan larangan-Nya.
Begitulah Naluri Maryam saat ini,tentang Pria yang menyandang status sebagai suaminya.
***
Di dalam kamar yang besar milik Maryam dan Alex,terlihat ke dua nya yang sedang bersiap-siap untuk turun ke bawah.
"Mari Mas,Aku bantu!"
"Yang sakit perut Ku bukan kaki,Aku bisa sendiri!"
__ADS_1
Sahut Alex dengan datar.
Seperti biasa Pak Suami selalu bersikap acuh kepada sang istri,sehingga sesekali Maryam berpikir apakah suami nya punya dua sisi yang sulit untuk di tebak oleh orang?
Dzzzrt..
Dzzzrt..
Ponsel Maryam bergetar,ia segera meraih nya dari nakas.Alex melirik melihat ke arah Maryam,telah lama ia tidak melihat benda itu berbunyi.
"Nomer baru?"
Gumam Maryam.
"Ada apa?"
Alex melihat Maryam dengan raut wajah dingin.
"Gak tahu siapa yang telepon,nomer baru?dan juga privat number!"
Jelas Maryam,masih menatap layar ponsel nya.
"Number luar atau Number Indonesia?"
Mendengar pertanyaan itu,Maryam melihat ke arah Alex.
"Privat number!"
Sahut nya kesal,Maryam telah memberitahu kalau nomer yang menelpon nya adalah privat number,entah kenapa Alex tidak fokus malah kembali bertanya.
"Mau Aku bantu menjawab?"
Karena sebelumnya Maryam ingin pergi ke Mesir tapi malah di bawa Alex ke New York.
"Sudah mati?"
Maryam memperlihatkan layar ponsel nya kepada Alex.
"Mungkin ia lelah menunggu lalu mematikan nya !"
Goda Alex,lalu melangkah ke arah pintu kamar.
Maryam meletakan kembali ponsel diatas nakas,lalu ia menyusul Alex yang hendak turun ke bawah.
"Mau sarapan dimana?ditaman atau di ruang makan?"
Alex menoleh.
"Di taman boleh!"
Sahut Maryam,untuk menikmati udara pagi yang sejuk seharusnya di luar,pikir Maryam.
Alex mengangguk nya.
Tiba mereka di bawah,Ayin dan Caston sudah menunggu di depan tangga.
"Selamat pagi Tuan dan Nyonya!"
Sapa ke dua Nya serentak.
__ADS_1
"Selamat pagi Tuan dan Nyonya !"
Sapa semua pelayan.
"Tuan sarapan nya sudah siap,mau menu Indonesia atau LN !koki menyediakan dua menu"
"Indonesia!"
"Baik !"
"Tunggu!"
Pak Kim kembali menoleh,saat Alex menghentikan langkah nya.
"Kami sarapan di taman!".
Sambung Alex.
Pak Kim terkejut,sebelum nya Alex tidak mau sarapan di luar karena terlalu terbuka tempat nya.
"Tuan..."
"Saya tunggu menu nya dalam waktu 10 menit,jika telat Kalian semua di pecat!"
Semua pelayan bergegas ke dapur,Pak Kim yang barusan ingin bertanya mengurungkan kembali niat nya.
Alex segera berjalan ke arah pintu utama,Maryam mengikuti nya dari belakang,begitu juga Ayin dan Caston.
Tiba di taman,yang di kelilingi dengan bunga tulip dan mawar,terlihat ada satu barisan bunga lavender,itu cukup membuat kita sebagai wanita nyaman untuk melihat nya.
Ayin menarik kursi untuk Maryam dan Alex,Caston membantu menata menu yang di antar oleh pelayan.
Ayin dan Caston ikut duduk bersama dengan Mereka.
Menu di atas meja.
Banana pancake,kentang panggang keju,overnihht oats,dan ada satu lagi yang paling di sukai Alex soto ayam kuah susu,semua itu menu yang di siapkan oleh koki Indonesia.
Pak Kim datang untuk membantu mengambil sarapan untuk Alex,namun Alex melarang nya.
"Tinggalkan Kami,untuk pencuci mulut Aku minta di kupas kan melon dan bawa kemari!"
"Baik Tuan!"
Pak Kim segera pergi,meninggalkan mereka berempat.
Maryam berdiri kembali,Ayin dan Caston melihat nya.Maryam segera membalikkan piring untuk Alex dan juga mangkuk kosong,meletakan nya di depan Alex.
"Saya mau soto ayam kuah susu!dan sedikit kentang panggang keju!"
Maryam mengangguk nya,ia segera membantu Alex mengambil makan tersebut.
Setelah selesai melayani sang suami,Maryam kembali duduk,Ayin dan Alex segera sarapan tanpa berbicara setelah semalam di marahin abis-abisan oleh Bos nya.
Di saat sedang sarapan tidak ada yang berani berbicara,apalagi membual pembicaraan,itu adalah pantangan bagi Alex,mereka semua diam membisu.
Disaat Alex menyodorkan sendok berisi soto ayam kepada Maryam,Ayin dan Caston tercengang,Mereka berdua berpikir sejak kapan Tuan nya menjadi Pria yang suka berbagi.
Maryam melirik,ia tahu Alex ingin ia mencicipi nya,dengan sedikit rasa malu karena belum terbiasa Maryam memakan nya,sedikit susah karena ia mengenakan cadar.
__ADS_1
Alex kembali menghabiskan soto nya,setelah semua selesai sarapan,pelayan datang kembali membereskan semua hidangan nya,lalu menggantikan dengan buah melon yang telah di kupas dan di potong.