
Maryam segera memilih nya,ia sendiri sadar,tidak bisa keluar setiap hari,jadi ia akan nurut dengan perintah Alex.
Alex berjalan menelusuri toko itu,didalam nya ada beberapa pelayan toko yang hanya melihat nya saja,tidak berani berbicara dengan Alex.
Alex segera mengambil beberapa lingerie yang menurut nya bagus dan cantik,bahkan terlihat begitu se xy,rasa malu dan rasa penasaran nya lebih besar rasa penasaran nya,jadi Alex segera meletakan itu di depan Maryam.
"Apa ini Mas?"
Maryam melirik ke arah suaminya yang berdiri di samping nya.
"Aku membeli nya untuk Mu,jangan menolak!"
Alex kembali berbisik,Maryam mengangguk nya,dan segera membawa ke kasir.
Setelah semua nya lengkap,kini Alex segera mengajak Maryam untuk pulang.
Bugh !
"Astagfirullah "
Belanjaan Maryam terjatuh,tanpa sengaja seseorang menabrak nya.Maryam melihat Alex sudah sedikit jauh dengan nya ia segera memungut belanjaan nya.
"Maaf,maaf Saya benar-benar tidak sengaja!"
Pria itu ikut mengambil belanjaan Maryam,tapi Maryam segera merebutnya.
"Tidak masa....."
Barang belanjaan itu kembali terjatuh,saat Maryam melihat sosok pria yang ada di depan nya.
Lidah nya begitu kelu,bi bir nya kaku,ia bahkan tidak bisa bergerak dari tempat nya berdiri.
Nih!"
Pria itu memberikan kembali barang belanjaan kepada Maryam.Saat maryam mengambil nya,Pria itu melihat cincin merah delima di jari Maryam.
Hari ini Maryam hanya menggunakan handsok saja.
"Maryam !"
Gumam Pria itu,Maryam kaget,yang ia lihat benaran orang yang di kenal nya.
"Kenapa berhenti?"
Alex kembali lagi saat melihat Maryam yang tertinggal jauh.
Haaah.."
Maryam terkejut mendengar suara Alex yang berdiri di depan nya.Lalu ia menoleh ke belakang dan melihat ke samping.Maryam berusaha mencari sosok yang tadi menabrak nya,tapi orang itu telah pergi entah kemana.
"Ayo kembali,tidak aman terlalu lama di luar!"
Maryam mengangguk,ia segera pergi mengikuti suami nya menuju tempat parkir.
Maryam membawa belanjaan itu sendiri,dan sampai di mobil pun ia masih memegang nya.Maryam tidak ingin orang lain tahu.
"Nyonya letakkan saja di belakang,nanti waktu sampai biarkan Aku membawa nya turun !"
"Tidak,tidak perlu,ini tidak berat kok,Aku bisa membawa nya sendiri!"
Sahut Maryam yang sedang menahan rasa malu nya.
Alex melirik ke samping nya,sejak kembali dari tempat perbelanjaan,Maryam terlihat begitu gelisah.
"Sedang apa Dia disini?"
__ADS_1
"Apa ?Kamu mengatakan sesuatu?"
Alex melihat ke arah Maryam.Maryam menjadi panik saat Alex bertanya kepada nya.
"Ti..tidak,Aku sedang tidak berkata apapun !"
Maryam terlihat gugup.
"Jangan lupa singgah di Manhattan Masjid!"
Ujar Maryam.Alex kembali melirik nya.
"Baik!"
Sahut Caston,masih fokus menyetir.
Caston segera berbelok ke arah kanan,dan berhenti tepat di depan masjid Manhattan.
Meskipun terlihat seperti toko,itu adalah tempat tertutup di New York,tempat ibadah nya umat Islam.
"Mas,mau ikut sekalian?"
"Iya!"
Alex tidak bisa menolak nya,Ayin dan Caston pun tidak keberatan jika harus menunggu di mobil,sudah lama mereka tidak melihat Alex masuk ke dalam tempat itu,dan dirumah utama atau menara Alex juga jarang terlihat.
"Aku akan mengambil wudhu di tempat wanita,Mas ambil lah di tempat Pria !"
Alex mengangguk nya.
Maryam melihat suasananya yang sepi,ia segera menyibak cadar nya untuk mengambil Wudhu.
Setelah lima menit berlalu,Maryam kembali dengan tubuh yang sudah berwudhu,lalu ia menggunakan mukena yang tersedia di masjid itu.
Maryam dapat melihat Alex yang memasuki tempat itu,semua orang melihat ke arah nya,mungkin bagi Maryam itu adalah hal biasa.
Maryam atau pun Alex,langsung melakukan kewajiban nya sebagai umat Islam.
Caston dan Ayin masih setia menunggu nya di luar Masjid.
Dua orang yang berdiri di jendela masjid sangat mencurigakan,Caston segera turun dari mobil untuk memeriksa Pria itu.
"Mau kemana ?"
"Aku akan memeriksa Pria itu,Kamu tunggu disini!"
"Jangan!"
Caston menoleh,saat Ayin melarang nya pergi.
"Di dalam masih ada Nyonya Maryam,apa Kamu akan mengejutkan Dia lagi?ingat sebisa mungkin Kita menghindari Nya!"
"Eeem!"
Caston tetap saja fokus melihat ke arah Pria itu,namun tidak lama kemudian Pria itu segera pergi meninggalkan masjid.
"Ku bilang juga apa!"
Ketus Ayin,yang melihat Pria itu pergi.
"Aku tetap akan cari tau,Kamu yakin itu tidak mencurigakan?"
Caston menatap Ayin.
"Kamu tidak perlu cari tau,Aku sudah menyimpan plat mobil nya,kapan pun Kamu ingin tau,datang saja ke showroom mobil itu,Kamu akan tau itu milik siapa!"
__ADS_1
Pungkas Ayin,memperlihatkan gambar di ponsel nya.
"Aku salah telah meragukan kepintaran Kamu!"
Caston tersenyum.Ayin mengerutkan dahinya,lalu berpaling.
Maryam dan juga Alex,baru keluar dari masjid,Mereka berdua terlihat begitu serasi berjalan berdampingan,Caston dan Ayin menatap nya dengan serius.
"Ayin,apa Kau melihat nya?"
"Ya Aku melihat nya,apa itu benar Bos Kita?"
"Benar,tapi Kau harus tau sekarang Ayin,Bos sekarang punya dua sisi,satu sisi lembut satu sisi tetap kejam seperti dulu"
Pungkas Caston.
"Aku sudah tau jawaban nya,sisi lembut hanya berlaku untuk istri Nya,terhadap kita dan yang lain tetap sisi kejam nya,ya kan?itu kan yang mau Kamu kasih tau?"
Ayin melihat Caston dengan ujung mata nya.
Caston menaikan ke dua bahu nya,lalu kembali menyalakan mesin mobil.
Ceklek !
"Terimakasih!"
Ucap Maryam,saat Alex membuka pintu untuk nya.
Lalu Alex ikut masuk ke dalam mobil,dan duduk di sebelah Maryam.
Caston langsung memutar arah mobil,saat ke dua majikan nya telah berada di dalam mobil.
Ting !
Jerry Law
[Bos,Almond Grup meminta Kita untuk datang ke lokasi sekarang juga!]
Alex menerima pesan dari bawahan nya.
[Periksa lokasi nya,jika ada yang mencurigakan,siapkan beberapa pengawal di luar,sedikit jauh dari tempat lokasi,jemput Aku di jalan 30 meter dari masjid Manhattan Utara]
Ting !
[Baik!]
Alex menyimpan kembali ponsel nya,sedari tadi Maryam melirik namun tidak berani bertanya.
"Caston di depan ada toko kecil,berhenti disana,Jerry akan menjemput Ku!"
"Baik Tuan!"
Ckiiittt!
Caston menghentikan mobilnya.
"Caston antar Mereka dengan selamat sampai rumah,Aku akan kembali larut malam!"
Harus nya Maryam tahu jika ucapan terakhir itu tertuju kepada nya,ia tidak perlu menunggu Alex untuk pulang.
"Tuan,apa semua baik-baik saja?apa perlu Aku ikut?"
Caston menoleh.
"Aku akan ke lokasi Almond Grup,mereka meminta Kita untuk datang kesana!"
__ADS_1
Pungkas Alex,lalu mengeluarkan senjat* yang ia simpan di jok mobil,Alex memeriksa amunisi nya.