Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 60


__ADS_3

Albert sesekali melirik ke arah Ge yang tersenyum menundukkan pandangan nya.Berbeda dengan El yang terus menatap Al,lalu beralih untuk melihat Aisyah yang tertunduk.El dapat melihat jika saat ini Aisyah sedang menangis,dalam diam nya.


El berdiri dari tempat duduk nya,semua orang terkesiap dan melihat ke arah El.Begitu juga dengan Albert,ia mendongakkan kepala nya menatap El.


"Apa yang terjadi?kenapa dia berdiri?"


"Ia apa yang terjadi?"


"Kenapa jadi begini?kenapa pengantin laki-laki berdiri ?"


"Pasti ada sesuatu?"


Tidak sedikit dari mereka menebak-nebak apa yang telah terjadi kepada El,lalu El menatap ke arah MC mengisyaratkan MC tersebut untuk meminta mic yang di pegang MC.


Setelah El mendapat 'kan mic di tangan nya.Zayn,Alex dan yang lain,semua nya ikut berdiri,dan menatap tajam ke arah El.Begitu juga dengan Aisyah,yang sedari tadi tidak menyadari nya.Namun,disaat semua suara mulai terdengar gaduh di tempat itu,Aisyah segera mendongakkan kepala nya,dan menatap calon suami nya yang sedang berdiri dengan mic di tangan nya.


"Pernikahan ini tetap terjadi.Tapi,pengantin lelaki bukan Saya!"Tegas El,ia melihat ke arah Aisyah,yang menggelengkan kepala nya,untuk meminta El tidak melakukan itu.Semua orang terkejut,tidak terkecuali,bahkan Al lebih parah,ia merasa telah mengacaukan pernikahan itu.


"Jika Saya melanjutkan pernikahan ini,bukan saya saja yang merasa tersakiti,bahkan dua orang lain nya akan tersakiti dengan pernikahan ini!"Al sudah bersiap-siap untuk bergerak dan menghentikan El.Namun,Maryam melarang nya,ia mencengkram kuat lengan anak nya.


"Tidak ada yang salah di pernikahan ini,kita hidup di jaman moderen,seharusnya yang seperti ini tidak lagi terjadi,awal nya saya berpikir jika saya membatalkan pernikahan ini,maka para tamu undangan akan menghina dan mencaci maki calon pengantin wanita yang di tinggal saat hari H.Tapi,jika saya teruskan pernikahan ini,akan ada hati yang terluka,bagaimana Saya bisa bahagia,sedangkan Kakak saya terluka,saya bukan manusia yang minim ilmu,saya tidak akan bahagia diatas penderitaan orang lain!"El menatap ke arah Al,lalu beralih menatap Aisyah yang sudah menangis begitu tersedu - sedu,Ge menenangkan nya,bahkan Azizah ikut menghampiri Aisyah,dan menenangkan wanita itu.


"Pah,kenapa dia melakukan itu?"Tanya Al,Alex melirik Maryam.


"Umi tau,Kamu menyukai Ning,jadi Umi menceritakan semua nya pada El,dan begitu juga El sudah tau,saat ia datang ke pesantren mengambil bukunya,tanpa sengaja El menemukan surat Al di dalam nya!"


"Umi,bagaimana Umi melakukan itu,El itu mencintai Aisyah,dan tidak mungkin ia bisa merelakan wanita yang ia cintai kepada orang lain!"Al menatap dalam ke arah netra Maryam.


"Bagaimana dengan kamu?bukan kah,kamu mencintai nya?seperti Kamu datang menemui nya tadi malam?Aisyah juga mencintai mu,diantara kalian bertiga hanya El yang kurang beruntung,ia tidak mendapatkan cinta Aisyah,ia hanya mendapatkan separuh hati dan harapan dari Aisyah!"


Flashback kejadian semalam pun terlintas sekilas,selain Al,ada El dan Maryam disana yang berdiri sedikit jauh dari tempat itu.El dan Maryam mendengar semua percakapan antara Al dan Aisyah.Awal nya El ingin marah.Namun,ia sadar bahwa hati nya juga tidak sepenuh nya untuk Aisyah.


El turun dari Altar pernikahan,semua orang berdiri dan melihat ke arah pria berpakaian serba putih dan sorban di kepala nya,berjalan ke arah ke dua orang tua nya,yang saat ini sedang melihat nya.


"El"Lirih Maryam,El segera memeluk Maryam,lalu di peluk oleh Alex dari belakang.Zayn menepuk pelan bahu Al.


"Mari Saya antar Al ke altar pernikahan!"Ujar Zayn,sekali lagi membuat Al terkejut,kalau Zayn juga mengetahui hal itu,berarti semua orang tahu tentang perasaan nya kepada Aisyah,hanya mereka berdua yang belum menyadari nya.Al melihat ke arah Aisyah,begitu juga Aisyah,ia memberanikan diri untuk mengangguk pelan,kalau dirinya sudah setuju dengan pernikahan itu akan di lanjutkan oleh Al.


"Kak Al,Aku titip Aisyah kepadamu,Aku yakin dia lebih bahagia bersama mu!"Ucap El,Al segera memeluk adik nya itu.


Zayn menuntun Al menuju altar pernikahan,semua orang melihat ke arah Al,dan mereka semua mengembangkan senyuman bahagia untuk semua calon pengantin.


El duduk di tengah-tengah Alex dan Maryam.


"Sayang,Kamu sudah melakukan yang terbaik,Umi bangga kepada mu!"Ujar Maryam,


"Papa juga bangga kepada mu!"Mereka semua menyaksikan pernikahan itu berlangsung.


* * *


Satu jam telah berlalu. . . .

__ADS_1


Semua para tamu undangan di persilahkan untuk mencicipi hidangan yan tersedia disana.Foto sesi keluarga pun telah selesai.


El yang duduk di meja paling belakang di tempat perjamuan tamu,menatap lama ke arah dua pasangan yang sedang berbahagia itu,ada Ge dan Al disana,ke dua saudara nya yang telah memilih pendamping hidup mereka.


"Kita bertemu lagi,Saya tidak menyangka hadir begitu terlambat di acara ini!"Seru seseorang yang duduk di depan meja El.Pria itu langsung melirik ke arah wanita yang bermata biru.


"Khadijah?"Lirih El,wanita itu mengangguk nya.Khadijah itu sifat nya hampir sama seperti Ge,meskipun pakaian tertutup namun tidak bisa diam untuk hal yang membuat ia penasaran.


"Saya pikir hari ini ada tiga pasangan yang akan menikah,ternyata hanya dua !"Ujar Khadijah,sembari melirik ke arah dua pengantin yang baru saja sah menjadi suami istri.


"Jika Anda berkenan untuk menikah sekarang,maka akan ada satu pengantin lagi!"Tegas El,Khadijah tersenyum,menganggap ucapan El adalah sebuah candaan.


"He..He..Tuan Muda El,bisa aja!"Khadijah mencicipi desert yang ada di depan nya.


"Sayang Kamu disini?"Seru Abizar yang melihat Anaknya berbicara dengan El.Alex dan Maryam juga menghampiri mereka.


"Tuan Abizar?"El terkejut,karena tidak pernah tahu jika Abizar adalah Ayah dari Khadijah.Namun,Al tahu itu saat mereka bertemu di langit asuhan Xander.Abizar tersenyum,lalu menyapa mereka berdua.


"Tuan Alex,saya akan sangat merasa terhormat jika Anda mau besanan dengan Saya!"Ujar Abizar melihat ke arah Alex,tapi pandangan Alex,justru melihat ke arah Maryam.


"Kenapa mas melihat Aku"!Bisik Maryam,


"Kamu nggak ingat,dia terus saja membuat Aku kesal waktu di NY!"Alex juga ikut berbisik kepada Maryam.Abizar yang melihat itu hanya tersenyum saja melihat sifat Alex yang tidak pernah berubah dari dulu,selalu saja posesif kepada Maryam.


"Selamat ya Nyonya atas pernikahan ke dua Anak Anda!"Ungkap Ming Hao,yang mengulurkan tangan nya ke arah Maryam.Dan di sambut ramah oleh Maryam.


"Terimakasih,ayo di cicipi hidangan nya!"Abizar dan Ming Hao mengangguk bersamaan.Lalu Abizar berjalan menghampiri Alex."Aku serius soal perkataan ku tadi,Aku mengharapkan Calon menantu yang seiman dan seagama,Tuan pasti tau,El adalah tipe idaman Saya.Saya pernah melihat nya sekali di Mesir saat ia mewakili pesantren ini!"Bisik Abizar.


"Pah,kenal 'kan,Tuan Abizar ini donatur paling besar di NY.Dia yang menangani pertemuan waktu itu,Aku pernah bertemu dengan nya.Namun,tidak sempat mengobrol banyak,tidak disangka Papa dan Tuan Abizar saling kenal!"Imbuh El,yang ikut berdiri.Alex menatap malas ke arah Abizar yang terus mendesak nya.


Jerry Law


Alex melihat nama yang tidak asing di layar ponsel.Benar saja itu Jerry law yang menelpon.


"Eeeem"Jawab Alex,ketika panggilan itu terhubung.


"Tuan,Nyonya Sandra,di sandera oleh Big dan Peter,Kami sudah mengerahkan seluruh pengawal untuk melacak lokasi Sandra.Namun,Kami tidak dapat menemukan nya!"Ungkap Jerry yang panik.


"Kapan kejadian?dan kenapa itu bisa terjadi?bukan kah di Mansion King masih banyak pengawal ?"Semua orang yang ada disana melihat ke arah Alex dengan raut wajah yang panik.


"Aku juga tidak menyangka ini akan terjadi.Ternyata Nyonya Sandra masih berhubungan dengan Peter.Kata pelayan satu hari sebelum kejadian itu,Peter datang ke mansion,yang mengajak Nyonya Sandra untuk pergi ke tempat proyek baru mereka,setelah itu Nyonya Sandra tidak pernah kembali.Aku baru mengetahui tadi malam saat Big mengirim Vidio itu kepada Kami.Tuan,hanya Anda yang dapat melacak lokasi Big,Saya mohon selamat 'kan Nyonya Sandra!"Terdengar suara gemetar Jerry di balik telepon.


"Aku akan segera kesana!"Tegas Alex,lalu memutuskan panggilan itu.


"Pah,apa yang terjadi?kenapa raut wajah papa begitu panik?"


"Mas,apa yang terjadi?"Tanya Maryam memegang lengan Alex.


"Sandra di culik,dan di sandera oleh Big,lokasi nya belom di ketahui,hanya Aku dan Albert yang bisa melacak lokasi mereka!"


"Apa yang terjadi?"Tanya Ge,yang menghampiri mereka.

__ADS_1


"Albert!"Lirih Alex,berjalan ke arah Albert."Ibu mu di culik oleh Big!"


"Mama!"Albert menatap nyalang ke arah Alex.


"Kita harus bisa menyelamatkan Mama Pa,Papa tau 'kan,hanya Mama yang Albert punya!"Tegas Albert,Alex melirik ke arah Ge."Enggak,maksud Albert selain orang yang ku cintai,Aku masih punya mama satu lagi,Aku harus bisa menolong nya!"Raut wajah Albert panik.


"Kita akan kembali bersama ke NY!"Ujar Alex.


"Mas,Aku ikut!"Sambung Maryam,yang memegang lengan Alex.


"Aku juga!"Ketus Ge,menatap kesal ke arah Albert yang tidak mengajak nya sekalian.


"Sayang,Kamu tidak bisa ikut,disana terlalu berbahaya!"Ujar Albert,yang berbicara begitu lembut kepada Ge.Ge yang mendengar itu awalnya tegang dengan berita penculikan,malah tersipu malu pertama kali di panggil sayang oleh Albert.


"Kita semua akan pergi!"Tegas Maryam.


"Pakai jet pribadi Ku saja,jadi kalian tidak perlu memesan tiket!"


"Terimakasih!"Sahut Alex seadanya.


"Apa sih yang enggak,Kita 'kan besan !"Gumam Abizar.Namun,masih bisa di dengar oleh Alex,langsung saja raut wajah nya berubah drastis.


* * *


Di Aula pesantren Al-kitab. . .


Setelah sholat,semua orang berkumpul di aula,begitu juga dengan pengantin baru.Alex menjelaskan kepada semua keluarga nya,termasuk kepada Zayn,kenapa ia mengumpulkan semua orang disana.


"Jadi Al,Kami akan kembali ke NY untuk menyelesaikan masalah itu,Kami juga berharap masalah itu segera selesai,dan kita bisa berkumpul kembali!"Ujar Alex,yang melihat kearah Al.


"Bagaimana bisa Kalian pergi begitu saja,Al juga harus ikut!"


"Tidak sayang,Kamu baru saja menikah,sekarang Kamu tidak sendiri,ada Aisyah istri yang harus Kamu lindungi,biarkan masalah ini Umi dan Papa yang tangani,disisi


lain Albert juga akan ikut,disana banyak pengawal Papa jadi Kamu tidak perlu takut!"Sambung Maryam.


"Kami sudah menyiapkan tiket bulan madu untuk kalian ke Swiss jadi lebih baik Kalian pergi kesana,biarkan urusan di NY Aku yang urus !"Tegas Alex sekali lagi.


"Pa,Umi,Aku berharap yang terbaik,semoga semua nya baik-baik saja!"Ujar Al,kini memeluk Alex,dan juga Maryam.Setelah memeluk ke dua orang tua nya,Al berjalan ke arah El,dan memeluk adik nya itu.


"Kamu harus kembali,Aku masih ingin melihat Kamu menikah!"Bisik Al,


"Tentu,El juga ingin melihat keponakan El yang tampan dan cantik - cantik!"Jawab El dengan senyuman di bi bir nya,semua orang tertawa kecil mendengar ucapan El,hanya Aisyah yang malu dan tersipu mendengar ucapan itu.


"Zayn,Saya titip anak Saya dan menantu Saya!"Ujar Alex,yang memeluk Zayn.


"Saya pasti akan menjaga mereka berdua!"


Setelah berpamitan,semua nya berjalan ke arah mobil yang terparkir disana.


"Biar Saya saja yang mengantar nya!"Seru Ustaz Zaki berjalan kearah mereka.

__ADS_1


"Terimaksih banyak Ustaz!"El tersenyum,ustaz Zaki hanya mengangguk pelan sembari masuk ke dalam mobil nya.


Dua mobil pergi meninggalkan tempat tersebut.Ada Al dan Aisyah,serta Zayn dan Azizah yang melihat kepergian mereka,Mereka masih melambaikan tangan meskipun bayangan mobil itu sudah hilang.


__ADS_2