Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Dapur


__ADS_3

Sampai di lantai bawah,dengan nampan masih di tangan.


"Pak Kim...!"


Teriak Alex dengan kencang.


"Iya Tuan !"


Pak Kim segera menghadap Alex yang berdiri di dekat tangga.


"Bawa makanan ini kebelakang,apa yang Kau sajikan kepada IstriKu,Dia tidak berminat untuk memakan nya!"


Pak Kim segera mengambil nampan di tangan Alex,tangan nya gemetar memegang nampan tersebut.


"Maaf Tuan,Koki hanya memasak ini untuk makan malam!"


Ujar Pak Kim.


"Panggil Koki Indonesia kesini!"


Titah Alex dengan nada tinggi.


"Ba-Baik Tuan !"


Pak Kim segera kembali ke belakang,tepat nya ke kamar Koki.


Dua menit kemudian dua orang Pria, lengkap dengan pakaian koki nya,berdiri di depan Alex.


"Diantara Kalian siapa yang bisa memasak ikan pepes?"


Pak Kim melongo,melihat ke arah Alex.


"Apa yang sedang Kau liat?"


"Enggak Tuan !"


Pak Kim kembali menundukkan kepala nya.


"Saya Tuan !"


Sahut salah satu pria yang berdiri di depan Alex.


"Baik,Kamu tolong masakan ikan pepes salmon,pilih daging yang terbaik yang ada di freezer,Saya tunggu dalam waktu 10 menit,tidak boleh lebih!"


"Tuan,di dapur Kita tidak menyediakan daun pisang,bukan kah ikan pepes Indonesia memakai daun pisang?"


Mendengar itu,Alex kembali bingung,lalu berpikir sejenak.


"Apa ada cara lain?"


"Ada Tuan,pakek minyak saja,rasa nya juga gak jauh beda!"


Saran Koki tersebut.


"Baiklah!begitu juga boleh,Saya tunggu dalam waktu 10 menit !"


"Baik Tuan,Saya permisi!"


Alex mengangguk Nya,Mereka bertiga segera pergi.


Ceklek !


Alex segera menoleh,saat mendengar seseorang baru saja masuk.


"Tuan Alex!"


Caston memberi hormat kepada Alex sembari menunduk.


"Bagaimana sudah take off Sandra?"


"Sudah Tuan,dua jam yang lalu!"


"Eemm..Alex tolong Kamu periksa apa yang di lakukan Lion akhir-akhir ini,ia tadi mengirim undangan pertemuan untuk Ku!"


Pungkas Alex,


"Saya juga menerima nya Tuan,seperti nya ini berhubungan dengan karung yang Kita kirim ke markas Mafia Guntur;"


"Atur jadwal nya,Aku akan datang bertemu dengan Nya,seperti nya hari Minggu pagi Aku memiliki jadwal kosong!"

__ADS_1


"Baik Tuan,Tuan bagaimana keadaan Nyonya?"


Caston terlihat begitu khawatir dengan keadaan Maryam.


"Kenapa ?kenapa Kamu bertanya tentang istri Saya?"


Alex menatap Caston dengan nyalang,Pria itu menelan ludah nya saat mendengar suara dingin Alex.


"Sa-Saya hanya ingin tau saja Tuan!"


Sahut Caston gemetar.


"Istri Ku tidak butuh perhatian Mu,ada Aku yang menjaga Nya!"


Tegas Alex.


"Maaf Tuan"


"Eeemmm,besok pagi ada meeting di kantor,siapkan berkas untuk besok,bawa ke kamar Ku,Aku akan memeriksa nya nanti!"


"Baik Tuan !"


Alex segera pergi ke dapur untuk melihat masakan yang ia pesan sama Koki barusan.


"Tuan Alex!"


Sapa Pak Kim,yang sedang memantau Koki di dapur.


"Bagaimana sudah siap?"


Alex berdiri di ambang pintu,sembari melihat kesibukan di dapur.


"Sudah Tuan !"


Koki tersebut memberikan satu nampan berisi ikan pepes dengan nasi di dalam piring.Nasi tersebut di cetak berbentuk hati,sehingga membuat Alex marah.


"Apa-apaan ini,kenapa Kau membuat nya begini?"


Alex menatap koki itu dengan tajam.


"Tuan,Anda bilang ikan ini untuk istri Tuan,jadi saya membuat nya sebaik mungkin,dan membuat nasi berbentuk hati!"


"Salman,Kamu itu hanya seorang Koki,tidak perlu memberikan perhatian Mu kepada istri Ku.Ada Aku yang akan perhatian kepada Nya!"


Tegas Alex,dengan nada tinggi,Koki itu menunduk dengan rasa takut.


"Ganti nasi nya dengan cetak yang lain!"


"Ba-Baik Tuan !"


Salman segera menggantikan dengan nasi yang baru,setelah itu baru memberikan nya kepada Alex lagi.


Alex segera pergi,dan membawa nampan berisi nasi ke kamar nya.


Ceklek !


Alex melangkah masuk ke dalam kamar,ia melihat Maryam yang duduk di balkon.


Alex meletakan nampan di atas nakas,lalu menghampiri Maryam yang ada di balkon.


"Sedang apa Kamu disini,udara nya begitu dingin,nanti membuat Mu sakit!"


Ujar Alex,mengingatkan sang istri.


Maryam menoleh,melihat Alex yang berdiri di samping nya.Alex tertegun melihat Maryam.


Pipi mulus dan putih itu basah karena air mata,Alex merasa hati nya sakit,saat melihat mata itu di penuhi dengan air mata yang sudah mengumpul di pelupuk mata.


"Sayang,apa yang terjadi?"


Alex berjongkok di depan Maryam,yang duduk di kursi,Alex memegang lutut Maryam.


Maryam tersenyum tanpa menjawab.Alex menyeka air mata itu.


"Apa yang membuat Mu menangis?"


Tanya Alex lagi,Maryam masih terdiam.


"Maaf,kalau Aku banyak permintaan,tapi jujur Aku memang sedang ingin makan ikan pepes!"

__ADS_1


Ucap Maryam dengan suara serak nya akibat menangis begitu lama.


"Sayang !"


Alex kembali menyeka air mata itu.


"Sayang,maaf,Aku tidak marah kepada Mu,hanya saja,Aku benci pada diriku sendiri yang tidak bisa memenuhi keinginan Mu itu,bahkan Aku tidak tau apa yang ingin Kamu makan.Tolong jangan menangis lagi!"


Alex merebahkan kepada nya di lutut Maryam,dan terus saja mengulang kata-kata maaf.


Maryam mengusap nya dengan lembut,membuat Alex mendongakkan kepala nya,menatap sang istri.


"Ayo makan,Kamu harus minum obat agar cepat sembuh!"


Ujar Alex,membantu Maryam untuk berdiri.


Maryam mengangguk nya,Alex segera menuntun sang istri untuk duduk di sofa yang ada di dalam kamar.


"Tunggu disini,Aku akan membawa nasi nya kemari!"


Maryam mengangguk nya.


Alex segera kembali dengan nampan di tangan.


Alex membuka penutup nasi dan juga ikan,serta sup ikan salmon.


"Wangi sekali,apa ini !"


Tanya Maryam yang belum melihat nya dengan jelas.


"Pepes tumis!"


Ucap Maryam dengan riang.


"Nih sendok nya!"


Alex memberikan sendok kepada Maryam.


Tanpa menunggu aba-aba dari Alex,Maryam segera mengambil ikan pepes dan mencicipi nya.


"Enak!"


Gumam Maryam.


"Pelan-pelan,semua ini milik Mu enggak ada yang mau rebut juga!"


Ketus Alex dengan geram,melihat tingkah lucu sang istri.


"Ini milik Ku enggak !"


Tanya Maryam menunjuk ke arah Alex.


Wajah Alex memerah mendengar pertanyaan Maryam yang sedang menggoda nya.


"Semua yang ada di tubuh Ku milik Mu sayang !"


Jawab Alex.


"Termasuk yang di bawa sana!"


Sambung Alex berbisik di telinga Maryam.


"Iiih,me-sum!"


Ketus Maryam yang merona.


"He...he...hee..Aku hanya bercanda!"


Alex menyentuh kepala sang istri,lalu mengusap nya dengan lembut.


"Makan yang banyak,biar cepat sembuh!"


Alex meletakan beberapa butir obat diatas piring kecil,lalu memberikan nya kepada Maryam.


"Terimakasih Mas!"


Alex tersenyum,lalu memberikan gelas berisi air mineral untuk Maryam.


Tinggalkan Vote+ beri hadiah 🥰

__ADS_1


__ADS_2