
Tiba di restoran koring...
Albert dan Ge segera masuk ke dalam restoran tersebut,dan di sambut ramah oleh pelayan disana,tentu saja dengan tanda pin yang di kenakan Albert di jas nya.
"Selamat datang Tuan Albert!"Sapa Tuan Aros yang segera berdiri dan mengulurkan tangan nya kearah Albert.
"Terimakasih atas penyambutan nya!"
Rossa segera berdiri dan menyapa Albert.
"Silahkan di nikmati hidangan nya Tuan muda Albert"
"Terimakasih"Jawab Albert,tapi Pria ini tetap melihat ke arah Ge yang berdiri di sebelah nya.
Albert dan Tuan Aros segera membahas tentang pekerjaan yang baru saja di tanda tangani oleh Albert.Rossa sejak Ge dan Albert duduk di kursi mereka ia terus saja memandangi suami istri itu,yang terlihat begitu serasi.
"Apa ada yang salah dalam proposal ini?"
"Tidak,semua terlihat bagus dan normal,Saya harap Anda bisa melakukan pekerjaan ini dengan baik,agar memudahkan kerjasama antara perusahaan Anda dengan Perusahaan saya"Ujar Albert,memberikan map biru di tangan nya kepada Tuan Aros.
Tuan Aros segera memeriksa ulang map yang di berikan Albert kepada nya barusan.
"Saya permisi ke toilet sebentar!"
"Silahkan "Albert segera berdiri dari tempat duduk nya,"Sayang,Aku ke toilet dulu,kamu tunggu aku disini"
"Baik Mas"Setelah berpamitan dengan istri nya,Albert segera pergi ke toilet,meninggalkan Geisha bersama dengan mereka.
Rossa terus saja memperhatikan Ge yang duduk di depan nya.Lalu,ia segera berdiri.
"Papa,Aku ke toilet sebentar"
"Iya sayang"Rossa segera ke toilet,Ge melihat nya dengan malas.
"Saya tidak menyangka kalau Tuan Albert telah menikah,saya sudah mengenal dengan dia sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar,dulu satu sekolah dengan anak saya"Ungkap Tuan Aros dengan ramah,Ge menanggapi nya dengan senyuman.
"Dari penampilan kamu,kamu terlihat berasal dari desa ya?"Lanjut Tuan Aros,Ge mengerutkan dahi nya.
'Sombong sekali'Batin Ge melihat ke arah Tuan Aros.
"Iya,saya berasal dari Indonesia,saya besar disana,dan lulus universitas kedokteran juga disana.Namun,sekarang kami sudah tinggal di LA,orang tua saya tinggal di NY"
__ADS_1
"Orang tua kamu tinggal di NY?"
"Iya,Papa punya perusahaan disana,jadi masih mengelola bisnis nya,di Xander!"
"Xan-Xander King?"Ucap Tuan Aros terbata,
"Iya benar,Anda kenal?Tuan Alex, papa saya!"Ungkap Ge dengan senyuman manis nya.
"Kenal,Saya pernah mendengar nama nya.Perusahaan nya tergolong perusahaan susah di ajak kerjasama dengan perusahaan di LA,Tuan Alex,hanya akan menerima perusahaan besar saja"
"Begitu lah kira-kira"Sahut Ge dengan bangga,ia sengaja bersikap begitu,saat melihat sikap Tuan Aros yang semula nya sedikit sombong.
Di tengah perbincangan mereka,semua orang tiba-tiba berlari ke arah toilet.Dan membuat Tuan Aros dan Ge ikut terkejut dengan apa yang mereka lihat di depan mata.
"Apa yang terjadi?kenapa semua orang berlari ke arah toilet?"Seru Ge,
'Bukan kah mas Albert juga disana?'Batin Ge,ia segera berdiri dari tempat duduk nya.
"Saya permisi dulu"Ge segera pergi ke toilet.
Semua orang berkerumun di depan lorong toilet,Ge berusaha untuk menerobos untuk melihat apa yang tejadi.
"Kok bisa ya?laki-laki nya terlihat tampan,wanita itu juga,kalau memang suka 'kan bisa langsung bicara baik-baik,kenapa harus di toilet?"Ucap Seseorang di antara kerumunan itu,Ge dapat mendengar itu.
"Diam!apa yang kau katakan,apa kau gila?bukan kah, kau sendiri yang datang kemari?"Teriak Albert.
"Apa yang terjadi?"Tanya Geisha,Albert segera menoleh dan terkejut,mendapati Ge sedang melihat ke arah nya.
"Sayang"Albert malah menghampiri Geisha dan meninggalkan Rossa yang tengah menangis.
"Apa yang terjadi mas?"Tanya Geisha,
"Seperti yang kamu liat,wanita itu sedang memainkan drama nya!"Ujar Albert santai,
"Apa yang terjadi?"Tanya Tuan Aros,
"Papa..."Rossa segera berlari ke pelukan Tuan Aros.
"Apa yang terjadi?"Tanya Tuan Aros kembali kepada Anak nya.
"Tu-Tuan Albert,mau mele-cehkan Rossa pa!"Hiks..Hiks..
__ADS_1
Wanita itu kembali membenamkan wajah nya dalam pelukan Tuan Aros.
"Heeh,Ayo sayang kita pulang,untuk apa melayani wanita sampah ini"Ujar Albert yang menahan emosi nya,ditempat itu,Albert segera menarik Geisha untuk keluar dari kerumunan orang tersebut.
"Tunggu,Tuan Albert,kamu tidak bisa pergi begitu saja,bagaimana dengan Rossa"Teriak Tuan Aros,Albert tidak memperdulikan itu,ia segera pergi.
Sampai di mobil,Albert segera menyuruh Ge untuk masuk.
Blam!
Albert membanting pintu mobil,Ge hanya melihat nya saja tidak berani untuk bertanya.
Bruuuummm....
Albert segera melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi,terlihat raut wajah nya yang begitu memerah.
"Mas,pelan 'kan mobil nya,kamu membuat mu takut"Teriak Geisha,saat melihat mobil dengan kecepatan begitu tinggi.
Ckkiiittt!
Albert menghentikan mobil nya di pinggir jalan.
"Mas..."Ge memegang lengan Albert,pria ini segera menoleh.
"Sayang,kamu harus percaya pada ku,Aku tidak mungkin melakukan itu"Tegas Albert memegang tangan Geisha.Kejadian itu cukup membuat Albert khawatir.Albert takut Geisha akan marah,dan mempercayai itu semua.
"Mas,Aku percaya padamu,Kamu tidak akan mungkin melakukan hal kotor itu!"Ujar Ge,memegang wajah Albert,"Ayo kita pulang!"Ajak Ge.
"Baik"Albert menurut saja apa yang di katakan istri nya,ia pun kembali melajukan mobil nya ke arah jalan pulang.
Di Mansion,Sandra sudah menunggu mereka begitu lama,karena Tuan Aros sudah menelpon Sandra lebih dulu,sebelum Albert tiba di mansion.
Melihat mobil Albert sudah memasuki halaman mansion,Sandra segera berdiri dari tempat duduk nya dan menunggu Albert di depan teras.
Ceklek !
"Ma.."Seru Albert saat melihat Sandra sedang menunggu nya dengan cemas.
"Apa yang terjadi?kenapa Tuan Aros menelpon mama dan marah-marah,katanya kamu perlu tanggung jawab!"Cetus Sandra,menatap Albert,ia mencari jawaban atas pertanyaan nya disana.
"Tanggung jawab apa sih ma,Aku tidak melakukan apapun yang merugikan orang lain"Albert segera melangkahkan kaki nya menuju teras.
__ADS_1
"Ge,apa yang terjadi?"
"Tidak ada apa-apa ma,mereka hanya mempersulit 'kan mama saja,mas Albert dapat mengatasi nya Mama tidak perlu cemas oke,ayo kita masuk"Geisha segera membawa ibu mertua nya masuk ke dalam rumah.