
Di taman hiburan Della sama sekali tidak bertemu dengan Jesi bahkan Roy juga menghilang dari pandanganya dan yg bersanya hanya seorang yg deso dimana itu pertama kalinya Abraham Ke sana karna dulu pada saat masih pacaran dengan Tiara ia selalu menolak untuk ke Taman hiburan karan menurutna taman hiburan adalah tempat untuk anak anak ternyata tebakanya salah, Justru banyak kekasih dan suami istri yg membawa anak mereka ke sana. Windi berhenti karna lelah berjalan tak sengaja di depan mereka ada yg menjaual permen kapas, Abraham sebenarnya penasarn dengan rasanya namun ia gengsing mengatakanya pada Windi,"Ada juga yah orang-orang yg menjual makan aneh seperti itu." Windi menatap ke arah mata Abraham "Emang kamu pernah coba??" Abraham dengan santai menjawab "Belum sih , tapi aku bisa menebak rasanya pasti gak enak." Windi matap heran suaminya itu dan berguma dalam hati 'Bilang aja mau.' Windi pun langsung berbicara "Aku mau makan itu, tolong belikan satu aku terlalu lelah berjalan ke sana." Abraham menatap istrinya itu "Gak boleh, makana itu gak baik bagi kesehatan mu ada pegwetnya." Windi menaap suaminya itu "Orang makanya sekali kali aja gak papa." Windi pun menatap suaminya seperti tatapan memohon.
__ADS_1
Dengan terpakasa Abraham mengiyakan permintaan Windi, "Baikalh tapi sekali ini aja." Abraham pun menghampiri penjual tadi lalu membeli "Permisi mas mau beli bolanya satu berapa." Sang pejual terkejut "Mas ini bukan bola , tapi ini namanya permen kapas." Abraham menjawab "Sama aja. Berapa satunya??" Penjual itu pun menjawab "Sepuluh ribu mas." Peria tadi pun segera membuatkan untuk Abraham setelah selesai ia pun menyerahkan permen kapas yg sudah jadi tadi lalu Abraham juga langsung membayarnya pada saat penjual tadi sibuk mencarai angsulan karan uangan Abraham tadi sebanyak 100 ribu namun Abraham sudah menghilang sontak Penjual tadi terkejut "Eh mas tadi ke mana yah??".
__ADS_1
Abraham segera memberikan permen kapas tadi pada Windi dengan bahagia Windi menerimanya lalu memakanya , Abraham diam diam melirik Windi ia menelan silfiahnya karan sebenarnya ia kepo dengan rasanya namun gengsi untuk berbicara. Della yg sadar langsung menoleh oada suaminya itu "Mau??" Abraham langsung menjawab "Gak itu makanan anak kecil." Windi tersenyum lalu mengambil sedikit permen kapasnya dan langsung dia masukan ke dalam mulut Abraham. "Enak gak??" Ini pertama kalinya abraham merasakan makanan manis dan ketika di masukan ke dalam mulut langsung meleleh Abraham terdiam sejenak sepertinya ia sangat menikmatinya.
__ADS_1
Pada saat pacaran denga Tiara dulu ia tak pernah merasakan hal ini, bahkan sejak kehadiran Windi egonya yg dulu kini perlaham memudar dan ia mulai sadar bahwa uangan atau harta kekayan tidak berati apa apa jika di bandingkan dengan kehidupan sederhana yg penuh dengan kebahgian, Windi terus saja berbicara tanpa sadar tiba tiba Abraham mencium pipinya sontak ia terkejut lalu megang pipinya yg Windi lalu menatap suaminya itu "Barusan tadi itu apa??" Abraham tersenyum laiu terus mendekat pada istri dan mencium kembali pipi kirinya yg tidak di tutup sontak wajah Windi memerah lalu hari itu mereka lewati dengan menikmati makanan yg ada di taman hiburan.
__ADS_1
Bersambung....
__ADS_1