
Tak terasa sudah seminggu Windi di panti jompo, kini adalah hari chek up Abraham ,Hari ini Abraham menjemput Windi di panti jompo dan mereka berasama sama ke rumah sakit.
"Sayang, di mana Roy??"
"Roy ku tugaskan ke kantor dulu, karna ada rapat".
"Oh"Mobil mereka pun terhenti karna lampu merah,Abraham pun menyempatkan mengelus perut Windi,"Anak papa yg baik jangan nyusahin mama yah ,papa memang sibuk bekerja, tapi ini semua buat masa depan kalian",Windi pun ikut memegang perutnya"Papa gak perlu kawatin, si kembar gak pernah nyusahin mamanya" Abraham menoleh ke arah Windi dan tersenyum,Windi pun membalas senyuman Abraham,Lampu merah berubah kuning kini Abraham kembali ke posisinya.
Pada saat lampu kuning sudah berubah hijau kini mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka ke rumah sakit.Di rumah sakit Abraham melakukan prosedur Kemo trapi dan sebagainya, setelah selesan mereka ke ruang dokter, "Bagai mana ke ada aan suami saya dok??".
"Selamat tuan ,nona,tumor otak pada tuan Abraham kini berangsur membaik jadi tidak perlu ada yg di kawatirkan,Ini kasus kangker pertama yg saya tangai yg cepat mengalami pemulihan".
"Syukurlah".
"Walau sudah berangsur membaik, tapi Tuan Abraham harus tetap rutin minum obat ".
__ADS_1
"Baik dok".
"Terima kasih dok"Windi tersenyum,Dokter itu hanya membalas dengan senyuman, setelah itu mereka segera keluar dari ruang dokter,
Di perjalanan Windi tiba-tiba merasa lapar,"Sepertinya, aku jadi ingin makan nasik goreng".
"Baiklah mari kita cari nasik goreng".Mereka pergi ke sebuah rumah makan yg menjual nasik goreng,Abraham terlebih dahulu memarkirkan mobilnya di pinggir lalu mereka berdua turun dan masuk ke dalam rumah makan tersebut.
Setelah selesai memesan Abraham dan Windi menunggu di sebuah meja,Orang-orang di sana tak henti melihat Abraham ,Karna Abraham adalah orang Kaya No.1 di tanah air dan No.4 Dunia, bagai mana tidak mengenal seorang Abraham putra yg bahkan sering terlihat di TV,"Sayang, kenapa mereka melihat kita terus??".
"Hiraukan saja".
"Mau kita pindah tempat??".
"Jangan lah".Seorang wanita datang dengan membawa dua piring Nasik Goreng dan 2 minuman Ice Teh,Windi segera menikmati Nasik Gorenya begitu juga dengan Abraham,Makanan Windi lebih dulu habis namun Abraham yg begitu menikmati makananya belum habis,"Sayang, cepat makannya ".
__ADS_1
"Kenapa harus cepat-cepat, lagi pula menikmati makanan lebih baik".
"Sayang, kamu gak risih di lihat orang terus??".Abraham menggeleng,"justru, aku sudah biasa".
"Kalok gitu aku bayar makanannya dulu".Windi segera berdiri dari duduknya dan segera pergi membayar.
Tiba-tiba hp Windi bergetar Abraham mengambil hp Windi dan melihat ada sebuah telfon masuk dan nama penelfon,"Perawat cantik",Namun Abraham tidak sempat menjawabnya karna sudah mati,
Tak lama kemudian Windi datang,"Sayang, tadi ada telfon masuk ,awalnya ingin ku jawab, tapi gak sempat",Windi segera mengambil hpnya dan menelfon kembali no tadi,"Halo mabak, ada apa...".
Tiba-tiba Windi terdiam, air matanya pun mulai keluar dan suaranya mulai berat ,Abraham segera mengakhiri makannya,
Setelah telfon tadi mati Windi segera merapikan barang barangnya,"Ada-apa sayang???".
"Mama masuk R.S xxxx, karna terjatuh dari tempat tidur.. hik".
__ADS_1
"Apa!!!"Mereka segera naik ke mobil setelah itu mereka pergi ke R.S xxxx.
Bersambung......