
Tak lama pesanan mereka di antar sesuai dengan permintaan mereka dan yg menerima adalah Windi "Terima kasih.." setelah pegawai itu pergi windi segera menaikan kaca mobil lalu ia pun membuka isi bungkusan yg cukup banyak itu "Oh ini berger punya mu, berati yg satunya punya aku." Windi memberikan berger milik suaminya, dan windi pun menaruh minuman mereka di tempat simpan minuman yg ada di tengah mereka , windi membuka dua kotak yg berisi ayam lalu memberikan milik suaminya "Ini punya mu dan ini punya ku." Abraham menerimanya lalu mereka mulai makan begitu juga dengan windi, di sela makan mereka windi mulai bertanya "Kita nanti jalan ke mana??" Abraham berpikir sejenak namun tak ada tempat yg bagus yg terlintah di pikiranya "Emang tempat, menurutmu bagus ke mana??" Windi tersenyum lalu menjawab "Kita ke taman hiburan aja, dulu kan kita pernah ke sana tapi waktu itu aku masih hamil dan sekarang mari kita pergi bersama anak anak, ku dengar ada banyak permainan baru di sana."Abraham yg mendengar saran bagus dari istrinya mengangguk "Iya juga." Lalu ia kembali memakan bergernya sedangkan windi ia melihat makann suaminya membuatnya tergoda "Sayang boleh coba dong punya mu." Abraham menoleh pada istrinya lalu ia menyuapi istrinya dan windi dengan senag hati melahap pingir berger tersebut.
__ADS_1
"Wah ini enak sekali, tukar dong sayang boleh kan." Abraham tersenyum lalu bertukar dengan istrinya dan windi terlihat senag ketika memakan berger milik suaminya sedangkan Abraham curi curi pandang pada istrinya dan berguma dalam hati 'Imutnya istri ku ini.' Dan windi yg sadar di tatap suaminya dari tadi lantas kenoleh "Sayang kamu kok gak makan bergernya, gak enak yah??, kalok gak enak aku beli yg baru lagi deh karna punya mu sisa sedikit." Tanpa windi sadari ada pecahan kecil daging yg menempel di pipinya, abraham tersenyum lalu mendekat wajahnya pada wajah istrinya sontak windi terkejut apa lagi peria itu tersenyum manis membuat jantung windi seakan ingin keluar dari tempatnya sontak ia menutup matanya lalu Abraham menjilat pecahan daging yg kecil tadi dari pipi istrinya dan windi yg sadar sontak mebuka matanya dan Abraham tersenyum mengoda pada istrainya sedangkan windi langsung mengalihkan pandanganya dan Abraham yg melihat hal itu berusaha menahan tawanya, ia yg tadi kesal kini di hibur dengan tingkah istrinya bodoh itu, windi segera menghabiskan bergernya setelah itu ia beralih memakan ayamnya dan bagaikan sebuah lomba makan yg pasti saja akan di menangkan Windi karna wanita itu tak butuh waktu lama menghabiskan ayamnya sedangkan suaminya yg masih memakan berger dan selesai makan windi keluar untuk mencuci tanganya.
__ADS_1
Tam lama terdengar lagi dia yg membuka belakang mobil dan ia mengambik dua saset makanan bayi lalu ia menuangkan air panas yg kebetulan ia bawa dari rumah lalu di aduknya hingga mengental, setelah selesai ia membereskan tempat itu lalu menutupnya dan hanya membawa satu mangkuk makanan bayi dan sebuah botol yg mirip dot yg di mana ujungnya terdapat sebuah sendok yg di mana ketika di tekan dot tersebut akan mengelurkan air, lalu windi ke tempat anak anaknya berada, abraham yg baru memakan ayamnya sontak menoleh pada istrinya yg ada di belakang "Apa mereka sudah akan makan??" Windi mengangguk lalu mulai menyuap mereka, untungnya anak anak itu belum tidur, selama menyuap anaknya entah kenapa putranya Farel terlihat sendu mungkin kini ia sedang mengantuk padahal hanya di suap makan, dan ketika suapan terakhir yg seharusnya di berikan pada Farel namun anak itu malah tidur karna kenyang "Loh, udah tidur aja kakak."windi mendekatkan sendoknya namun tak ada respon, sedangkan Abraham yg melihat hal itu langsung mengabadikan momen itu dengan mengambik gambar anaknya yg berdampingan, akhinya suapan terakhir itu di berikan untuk anaknya yg kedua yaitu Rafayel "Yaudah buat adek aja."
__ADS_1
Windi berpikir sejanak "Ia juga sih, kalok gitu aku pakai wig aja nanti."abraham bertanya "Emang kamu mau cosplay siapa." Windi dengan semangat berbicara "Bapak barunya anak anak dong." Abraham yg mendengar hal itu hanya bisa mengangguk karna istrinya itu dan lampu pun berubah hijau lalu ia menjalankan mobilnya "Terserah kamu saja sudah." Windi senang mendengarnya "Apa kamu mau lihat wajahnya??" Abraham menggeleng "Gak ah, paling gak nyata juga." Windi menjawab suaminya "Sipa bilang gak nyata ini." Windi mengarahkan hpnya apada suaminya dan Abraham menoleh pada hpnya seketika ia menginjak rem mobilnya dadakan untungnya dia ada di pingir jalan dan di belakangnya tak ada motor maupun mobil jadi sedikit aman, abraham mengambil hp istrinya "Siapa ini, cepat katakan. Aku akan mendatanginya dan menghajarnya , berani sekali dia mengoda istri seorang Abrham putra." Dan windi yg mendengar kekesalan abraham malah tertawa sontak Abraham menoleh pada istrinya "Kok ketawa sih aku beneran lo." Windi tersenyum mengejek pada suaminya "Selamat anda kena preng, April mop." Abraham yg mendengar hal itu akhinya bisa menghela napas untungnya ini hanya prank padahal ia benar benar sangat marah tadi, "Dari mana kamu mendapat foto ini??" Windi menjawab "Kebetulan ada lewat ig mu tadi jadi aku ss setelah itu aku kirim ke nomor ku dan aku edit." Abraham kembali melihat gambar itu lagi dan ketika lama lama melihat gambar itu dan ia baru sadar bahwa orang dalam foto ini tak asing baginya"Oh iya.." abraham tersenyum bahagia "Akhinya aku tau bagai mana cara mendapat info mereka." Abraham menoleh pada sitrinya yg tak mengeri apa yg di bicarakan suaminya "Makasih yah sayang." Abraham memeluk istrinya ia begitu bahagia.
__ADS_1
Bersambung.....
__ADS_1