Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 75.Menemui Anastasia


__ADS_3

Apa,papa meminta kak Bambang untuk menjauhi Ana..".


"Sayang kamu harus mengerti memgenai kondisi ayah mu saat ini, kini ayah mu sedang banyak pikiran, saat itu ia tak berpikir jernih. Jadi kamu tak perlu marah pada ayah mu." Anastasia yg mendengar hal itu berusaha menerimanya. "Maa ada hal yg iangin ku beri tau tentang anak ini" ibunya terkejut karna wajah Anasasia terlihat serius "Apa sayang??".


"Anak yg aku kandaung bukan anak Bambang" sontak ibunya terkejuta" lalu siapa ayah anak ini??" Anastasia berusaha menahan air matanya "Ini anak kak Micael"sontak air mata Anastasia kembali membasahi pipinya "Apa, jadi anak ini anak....".


"Benar ma,ini anak kak. Saat itu dia datang ke apar temen ku dengan keadan mabuk,aku juga sudah menusinya namun apa daya aku wanita lemah ini,ia meniduri ku dan pergi seperti orang yg tidak berdosa. Namun Bambang mau mempertahankan anak ini dan menjadi ayah untuknya."


Anastasia terus menagis, ibu Amastasia yg tau kebenaran hal itu segera memeluk putrinya "Mam merasa gagal sebahgai seorang ibu, seharusnya mam menjaga mu."

__ADS_1


*******


Setelah mengantar Windi pulang Bambang kembali masuk kedalam kamar dan membuka peperbek yg di bawa Windi, Bertapa terkejutnya ternyata di dalamnya ada cat air kuas paler dan kertas cold Lalu Bambang pun melukis wajah Anastasia ia mengingat momen-momen bahagia bersama Anastasia yg membuat ia kembali bersemangat.


Bambang yg sudah selesai melukis segera keluar dari dalam kamar dan menemui Roy "Kawan aku keluar sebentar. Aku pinjam mobil mu sebentar sebentar." Roy yerlihat terkejut "Kamu gak berpikir untuk bunuh diri mengunakan mobil ku kan??" Bambang tersenyum "Untuk apa aku bunuh diri tentu saja aku mau bertemu wanita ku".


Roy merasa tengan lalu melem parkan kunci mobilnya pada Bambang "Hati  hati kawan, semoga berhasil." Bamabng tersenyum lalu menganguk pelan setelah itu segera pergi.


Sesampai di depan kamar Anastasia terlibat ayah Anastasia yg duduk di luar segera berdiri lalu menghampiri Bambang "Berani sekali kamu kembali..."Ayah anastasia langsung menghajar wajah Bambang.

__ADS_1


Bambang terlihat kesakitan namun dia tetap meminta izin pada ayah Anastasia untuk kembali bersama putrinya. Ayah Anastasia yg marah karna keras kepala bambang langsung menghajar Bambang terus menerus Seorang syster yg lewat terkejut dan langsyng memangil Bantuan untuk melerai mereka sedankan Anastasia dan ibunya yg mendengar keributan di luar langsuk ikut ke luar juga Ibu Anastasua yg melihat suaminya yg tak henti me gajar Bambang  langsung menghampirinya lalau menahan tanya "Sayang suadah..." namun denga  kasar Ayah Anastasia menepis tangan istrinya itu dan tak sengaja mendorongnya hinga terjatuh.


Anastasia yg mendengar syara ibunya yg terjatuh dengan kasarnya mencabut infusnya lalu segera keluar dari ruang rawat tersebut,walau dalam keadan lemah.


Para penjaga yg sudah sampai segera memisahkan mereka."Apa yg kalian lakukan,lepaskan aku.Apa kalian tidak tau apa siapa!!!".


Bambang segera  bangkit dari duduknya namun tiba tiba Anastadia berlari lalu memeluk Bambang. "Bambang aku merindukan mu..".


"Aku juga sangat merindukan mu"Pada saat tangan bambang akan memegang tangan Anastasia tiba tiba  Anastasia kesakitan.

__ADS_1


Paa saat Bambang melihat tanya yg sakit,bertapa terkejunta ternyata tempat infus Anastasia berdarah Sontak Bambang terkejut dan segera membawa Anastasia ke mabali ke dalam ruang rawat Sedangkan ibu Anastasua mengikuti suminya yg di tarik menjauh dari rauangan Anastasua.


Bersambung.....


__ADS_2