Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 90.Kotak P3K


__ADS_3

Setelah dari kantor Abraham ke kamar di kamar Windi yg melihat luka pada tangan suaminya sontak menghampirinya"Ada apa dengan tangan mu??".


Abraham mengangkat tanya"Oh ini, ini hanya luka kecil". Darah Abraham terus menetes ke lantai sontak Windi menarik Abraham ke kursi untuk duduk dan langsung mengambil kotak P3K dan mengobati tangan Abraham.


"Kenapa tangan mu bisa begini, bukanya tadi pagi masih baik baik saja..."Abraham menatap Windi yg sedang mengobati tanya tanpa mendengar ocehannya.


Windi menoleh pada Abraham "Apa kamu mendengarkan ku??" Abraham tersadar dari lamunanya "Emang tadi kamu bicara apa??" Windi begitu kesal karan Abraham tidak mendengar satu pun perkatanya tadi.


"Gak usaha, gak jadi" setelah melilit tangan suaminya Windi memukul pelan tangan Abraham yg terluka, hinga Abraham merintih ke sakitan "Aw...apa yg kau lakukan, apa salah tangan ku pada mu??" Windi menatap sinis suaminya "Yg salah itu mulutmu."


"Tapi mengapa tangan yg kamu pukul, klok yg jelas salah itu mulut??"


"Kalok tangan yg aku pukul mungkin kamu bakal jera, tapi kalok mulut gak bakal bisa jera kamu sih punya mulut kayak ular." Windi bangkit dari duduknya dan pada saat akan pergi di tahan oleh Abraham.

__ADS_1


Windi menoleh ke belakang "Sayang mau ke mana, sama aku aja di sini..." Abraham menepuk nepuk tempat kosong di sampinya , Windi menoleh pada tempat yg Abraham katakan lalu kembali menoleh pada suaminya itu "Buat apa??".


"Ada sesuatu yg mau ku tanyakan pada mu" Windi bingung karna wajah suaminya terlihat serius "Baiklah.." Windi pun duduk di samping Abraham "Apa yg ingin kamu tanyakan pada ku".


"Aku mau tanya soal, teman masa kecil mu yg itu hari kita ketemu di restoran Ramen."


"Ya,Emang apa yg pengen kamu tanya??" Abraham memegan tangan Windi lalu mereka saling berhadapan "Apa kamu tau dia punya kembaran" Windi menganguk "Emang kenapa??" Abraham tiba tiba terlihat serius "Apa kamu tau perbedaan mereka atau cici mereka. Tolong katakan pada ku semua yg kamu tau tentang mereka."


Windi menjadi binggung "Tumben sekali kamu bertanya tentang peria pada ku, apa sekarang kamu gak cemburuan lagi".


Abraham terlihat kebingungan untuk mencari alasan lagi . Guma Abraham 'Kemana otak pintar ku, kenapa otak ku sulit sekali berpikir...'


Tak lama kemudian Windi tersenyum "Apakah tertarik padanya, oke lah akan ku beri tau semua yg aku tau." Abraham terlihat tenag.

__ADS_1


'Guma Abraham'


Untung istri ku tidak sepintar yg ku bayangkan,aku jadi hawatir bagai mana nanti anak-anak ku di masa depan. Apakah akan pintar seperti ayahnya atau sebodoh ibunya.


"Kita cerita mulai dari mana dulu??..".


"Terserah kamu saja aku akan mendengar cerita mu."


"Tungu sebentar." Windi berdiri dari duduknya lalu berlari ke lemari dan mengambil makanan yg ada di sana dan menaruhnya kemeja lalu ia kembali duduk Abraham terlihat kebingungan "Ini untuk apa."


Windi membuka salah satu "Untuk di makan sambil aku cerita lah.." Abraham hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah laku istri imutnya Windi pun mulai bercerita.


Bersambung.....

__ADS_1


Maaf tadi kemaren gak sempat Up , karna sakit. Mohon para pembaca bisa memaklumi🙏🏻😊.


__ADS_2