
Seorang wanita cukup tua sedang berbelanja di sebuah Mall,"Akhirnya, aku bisa belanja tanpa harus di tegur lagi, Ketika Jordan masih memimpin di perusahaan uang saku ku selalu tidak banyak, kini setelah Jordi yg menduduki posisi peresiden direktur aku menjadi bisa berbelanja banyak ".
"Nona, kita akan ke mana lagi".Tanya sang pelayan"Aku sudah lapar, jadi mari kita mencari makan".
Pada saat mereka akan masuk ke Restoran cepat saji di Mall, mereka melihat Windi dan Bambang yg terlihat dari luar diam-diam kelara mengambil foto mereka."Mungkin jika aku kirim ini pada Abraham apa kah akan ada pertunjukan yg membuat ku terhibur lagi ,tapi aku tidak punya No Abraham,mungkin Jordi punya"Kelara segera mengirimkan foto tadi kepada Jordi.
Jordi yg sedang berbaring di kasur bersama ke kasihnya karna lelah setelah permainan panjang, terkejut melihat ada pesan dari ibunya,"Tumben amat mama chat".Pada saat Jordi membuka pesan ibunya, tiba-tiba ia tersenyum,"Mama, kamu mendapatkan umpan yg pas untuk menarik harimau keluar dari kandang",Tampa basa basi lagi ia mengirim foto tadi pada Abraham.
Abraham yg melihan pesan masuk, mengira Windi mengirim pesan, tampa basa basi langsung di bukanya,Bertapa terkejutnya Abraham melihat Windi yg sedang berdua dengan seorang peria asing, dan bahkan pria itu menyentuh wajah Windi.
Kini Abraham begitu marah ia awalmya ingin menelfon Windi namun tertahan,"Jika aku telfon untuk segera pulang dia pasti akan pulang sendiri,namun jika aku tidak telfon maka pria itu pasti akan datang.mengantar istri ku"Setelah melihat pesan dari Jordi Abraham menjadi tidak fokus pada pekerjaanya dan masih menunggu istrinya pulang.
Tak terasa sudah senja dan kini terlihat sebuah mobil tak di kenal berhenti di depan rumah, Abraham tanpa berpikir panjang Abraham yg sudah termakan emosi segera menghampiri pemilik mobil tersebut dan menghajarnya, Abraham yg termakan emosi terus menghajar Bambang.
__ADS_1
Namun setelah mendengar ke jujuran dari Windi Abraham terdiam dan setelah Windi pergi kini dia yg di hajar.Setelah Bambang pergi, Abraham yg masih terdiam kini berusaha memikirkan apa salahnya dan ingatan, kata-kata yg kejam yg pernah ia ucapkan di ruamh sakit dan di dengar Windi terlebih juga kata katanya yg lain.
Tama berpikir panjang, Abraham segera berlari ke rumah dan menemui Windi yg sudah di kamar, dan bahkan kini sudah mengemas pakaianya,
"Sayang kamu mau ke mana??".
"Kamu tak perlu tau".Pada saat Windi akan melewati Abraham, dengan cepat Abraham menahan tangan Windi."Maaf...."
"Maaf untuk apa!!! ",Abraham segera berbalik dan memeluk Windi dari belakang.
"Maka dari itu jangan tingalkan aku,aku tidak ingin kehilangan kamu".Kini mereka saling berpelukan dan saling mengeluarkan isi hati mereka,Tak lama setelah mereka sudah tenag kini tangan Windi menyentuh pipi suaminya, Abraham tidak ingin melepaskan tangan windi dari pipinya kara ia merasa tenag seperti itu,"Tolong, katakan seperti waktu di luar".
"Tapi aku..".
__ADS_1
"Tapi kenapa??".
"Aku malu..".
"Untuk apa malu, orang di sini hanya kita berdua".Windi meliht sekeliling lalu mencoba tenang, "Aku mencintai mu".
"Aku juga".Sontak wajah Windi memerah dan
Tanpa basa basi Abraham langsung mencium istrinya itu,Windi awalnya terkejut namun kini dia menikmati ciuman panas itu,Karna terlau lama berciuman Windi hampir kehabisan napas dan langsung memukul mukul dada suaminya.
Abraham yg mengerti pun melepas cimuan panas mereka,"Ayo kita tidur kamu pasti lelah"
Windi mengangguk pelan dan malam itu mereka tidur sambil berpelukan.
__ADS_1
Bersambung.....