Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 73.Berakhir


__ADS_3

Ayah laura yg mendengar hal itua langsung menghajar wajah Bambang. "Berani sekali kamu menghamili laura,sedangkan kalian belum resmi Menikah". Bambang hanya bisa terdiam dan tidak melawan sama sekali. "Maaf.." Ayah Anastasia yg kesal dengan jawaban Bambang kembali menghajar wajanya.


"Dasar peria tak tau malu..". Ibu  Anastasia mencoba menenagkan suaminya. "Sayang tenag dulu,jangan seperti ini. Kita sedang berduka atas kepergian putra kita dan sekarang putri kita saat ini butuh dukungan kita saat ini".


"Ah.....Aku mau kau jauhilah putriku,jika aku melihat kamu berani mendekatinya lagi. Maka akan ku pastikan bayi yg ada dalam kandungan putri ku sekarang tiada".Ibu Anastasia yg mendengar hal itu sangat terkejut "Sayang jangan ngomong seperti itu..". Ayah

__ADS_1


Anastasi yg sedang marah ini tidak bisa berpikir jernih lagi karna ia tak menyangka hari ini adalah hari terburuk baginya dimana musibah terjadi pada kedua anaknya,


Sontak Bambang langsung berlutut di kaki ayah Anastasia "Om..ku mohon jangan apa apa kan anak saya om,aku rela melalukan apa pun yg penting anak Saya dan Ana tetap hidup".  Bambang terus memohon di kaki ayah Anastasia."Kalok begitu, pergilah ke tempat di mana putriku tidak pernah bertemu kamu lagi". Ayah Anastasia segera meninggalkan ruang rawat tersebut dan kini hanya meninggalkan Bambang dan ibu Anastasia. "Mama terimakasih untuk segalanya ,tanpa anda saya tidak mungkin bisa bersama Anastasia sampai sekarang." Bambang segera berbalik lalu menatap Anastasia yg terlihat tertidur lelap. "Terimakasih sayang,untuk segala cinta yg sudah kau beri selama sembilan tahun kisa cinta kita. Aku akan pergi namun tetaplah ingat bahwa 'Cinta Ku Pada Mu Tak Akan Berubah Sampai Aku Tua Dan Pada Saat Aku Harus Meninggalkan Dunia Ini Suatu Saat Nanti'." Bambang mencium pipi Anastasia serta keningnya, kini air mata Bambang tidak bisa tertahan kan lagi ia menagis sambil membelai wajah Anastasia Setelah cukup lama Bambang berbalik lalu menghapus air matanya dan mencoba tersenyum,sontak ibu Anastasia memeluk Bambang "Jangan menagis nak,mama yakin ini hanya coban. Munkian suatu saat nanti kalian bisa kembali bersama" Ibu Anastasia kembali menangis.Setelah cukup lama usaha ibu tiri Anastasia untuk menguatkan Bambang,kini Bambang meminta izin untuk pulamg,karna kini tugasnya sebagai tunangan Anastasia benar nenar berakhir.


Keesoakna Anasrasia sadar dia melihat kanan kirinya ternyata ia di rumah sakit, lalu ia merasa sakit di bagian tanya Ia melihat tana tanya di infus ia segera duduk. "Kenapa aku di rumah sakit dan dimana Bambang". Anastasia berusia turun dari ranjangnya tiba tiba pintu terbuka. "Syang kamu..." Anastasia terhenti karna yg atang bukan Bambang melinkan kedua orang tuanya. "Mama,papa..". Mereka segera berlari Anastasia. "Sayang kamu gak papa??" Anastasia terdiam "Kenapa mama dan papa bisa di sini juga bagai mana dengan kakak??"

__ADS_1


"Kamu istiraat saja, Kamu sudah dua hari tertidur" Sontak Anastasia terkejut "Bagai mana pemakaman kakak" Ibu dan ayanya terlihat sediah "Kemarin kakak mu sudah di makamkan. Yg penting sekarang kamu dan anak mu sehat saja udah cukup untuk papa dan mama" Anastasia terkejut. "Apa papa dan mama udah tau tentang anak ini??".


"Iya papa dan mama udah tau,yg penting kamu istirahat saja dulu. Ini semua demi kesehatan mu dan anak mu." Anastasia merasa tenag karana kedua orang tuanya masih mau menerima dia dan anaknya "Mama di mana kakak Bambang??".Ayahna yg mendengar putrinya masih mencari peria yg telah ia tudauh telah mengahmili putrinya sebelum pernikah ,sangat marah.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2