
Abraham yg kesal mendengar penjelasan polisi hampir menghajar salah satu petugas polisi, namun segera di tahan Roy,"Tuan tenag,aku percaya pada tuan,Jadi saya mohon lepaskan tuan",Abraham pun mengurungkan niatnya untuk menghajar salah satu petugas tersebut,"Aku akan tunjukan pada kalain semua di sini, bahwa istri ku itu masih hidup ",Abraham pun segera meninggalkan para petugas tersebut dan masuk ke dalam mobil di ikuti Roy, "Mereka yg menculk istri ku pasti memiliki banyak kaki tangan,mereka tidak akan mendapat informasi rinci kecuali memiliki banyak kaki tangan , karna jika mereka mencoba meriset sesuatu yg berkaitan dan informasi perbiadi ku atau perusahan ku pasti ada pemberitahun di komputer ku.",Tiba-tiba Roy teringat kejadian di kantor,"Oh iya tauan, aku sempat melihat seorang ob yg terlihat menguping di di depan ruangan mu tuan,ku kira dia ingin bertemu dengan mu tuan, tapi ternyata dia malah pergi, Sepertinya dia ketakutan ketika melihat ku ",Abraham yg mendengar hal itu langsung menyalakan mobinya lalu dengan celat mereka pergi,Sesampai di depan kantor,tanpa harus memarkirkan mobil terlebih dahulu Abraham segera turun dan masuk kedalam kantor di ikuti Roy, orang-orang terus melihat mereka berdua karana mereka tidak mengenakan pakaian kerja hanya mengunakan pakian biasa,
Mereka pun menghampiri salah satu ob dan bertanya dimana keberadan peria tadi,"Oh dia,dia baru saja berhenti".
"Apa,kapan dia berhenti??".
"Baru saja,mungin dia belum jauh dari sini", Dengan cepat Abraham berlari ke dalam lift dan menuju parkiran, Pada saat lift terbuka Abraham segera berlari ke mana mana mencari keberadaanya, tiba-tiba sebuah motor dengangan kecepat tingi hampir menbarak Abrham ,ia berhasil mengelak lalu motir itu pun pergi ,Abraham dari belakang kembali mengejar motor tersebut dari parkiran tiba-tiba terdengar suara seperti ada yg terjatuh,Sesampai di sana terlihat lelaki tadi tersungkur di tanah dan kedua tanya sudah di tahan Roy,Abraham melihat sebuah kursi yg salah satu kakinya patah di dekat motor peria tadi,"Kerja bagus Roy".
"Terima kasih taun",Seorang sakuriti pun berlari dan memberikan sebuah tali pada mereka ,lalu di ikatkan pada tangan peria tadi, setelah itu mereka bawa ke gudang,Mereka menaruhnya ke sebuah kursi lalu kembali mengikat dia,"Apa yg kamu dengar pada saat di depan ruangan ku!!!".
__ADS_1
"Aku tidak mendengar apa-apa".
"Jangan bohong ,lalu kenapa kamu lari".
"Karna ku kira kalian penjahat".
"....."
" Jika kau tidak ingin menjawabnya maka..",Roy mengeluarkan sebuah pistol lalu menodongkanya di kepala peria tadi,"Satu...",
__ADS_1
Lelaki itu masih berpikir,"Dua ,hitungan ke tiga kau tembak dia Roy".
"Baik tuan."Roy pun menarik pelatuk pistol tersebut ,sontak membuat peria tadi ketakutan,"Akan ku katakan, tapi ku mohon jangan bunuh aku".
"Cepat katakan!!".
"Tuan Andra yg meminta ku untuk mencari informasu tentan nona Windi".
Bersambung.......
__ADS_1