Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 79.CEO Bakti Grup


__ADS_3

"Bukanya ini foto, waktu aku belanja ke Mall dua hari yg lalu,siapa yg mengirim foto ini!!" Abraham terlihat masih memijat kepalnya "Aku saja tidak tau, Roy sudah mencari tau dimana orang yg mengirimkan suarat ini, namun tukan pos yg mengantar baru saja di temukan tiada di Jalan xxx".


"Sayang aku mau kamu tetap di sampingku jangan ke mana mana, aku kawatir terjadi seduatu hal yg buruk lagi pada mu". Windi yg melihat Abraham yg terlihat sangat kawatir mengangukan kepanya.


"Bagus lah..." Windi pun kembali ingat, ia datang ke kantor untuk membawa makan sianga untuk Abraham "Sayang aku ke sini membawa makan siang buat kamu.." Windi pun membuka bekal makan siayang yg ia bawa.


"Kenapa banyak sekali, tentau saja ini untuk kita berdua" Abrahat terlihat kembali tersenyum. Mereka pun menikmati makanan tersebut.


******


Jesi dan Keristin yg meminta izin untuk libur hari ini memutuskan untuk ke sebuah rumah makan yg berada berseberangan dengan perusahan Bakti Grup.

__ADS_1


"Kris,ini rumah makan yg kamu bilang enak itu??" Keristin tersenyum "Tentu saja, tempat ini sangat starategis, jika kita beruntung makan di sini mita akan di suguhkan dengan CEO Bakti Grup dan sekertarisnya juga".


Jesi tersenyum "Jadi gantengan sekertaris yg ini dari pada Roy, kalok gitu Roy buat aku aja.." Sontak Kristin menoleh pada Jesi "Gak gak, tentu saja jika di banding dia Roy masih tanpan, dia itu cuman pelarian ku doang " Jesi tertawa "Terserah kamu  aja deh".


"Yaudah deh aku pesan dulu, kamu mau apa??" Jesi tersenyum " Samain aja sama pesanan mu". Keristin pun segera pergi memesan sedangkan Jesi duduk di sebuah meja yg mengahadap depan Tak lama kemudian sebuah mobil mewah datang dan berhenti di depan perusahan tersebut.


Namuan masih terlihat jelas oleh Jesi siapa yg keluar dari dalam mobil " Wah.. Tampan sekali, mungkin saja itu CEO Bakti Grub..." tiba tiba seorang peria keluar lagi lalu mengikuti CEO tadi Jesi yg melihat tadi terdiam tak percaya karna orang yg keluar itu tidak lain adalah Rudi.


"Apa mungkin dia turun dari mobil Rolls-Royce sweptail seperti milik tuan Abraham kan??" Keristin terkejut "Ya kamu benar, jadi barusan kamu lihat . Wak berutung sekali..."


"Emang kamu gak pernah lihat??".

__ADS_1


"Bukanya gak pernah lihat, tapi aku sudah dua kali melihat. Itu sebanya aku tau itu CEO Bakti Grup.",Guma Jesi 'Tak ku sangka dia menjadi seorang sekertaris, dulu ia juga sering mendapat nilai tingi tapi sifatnya yg bandel membuat dia selau di hukum.'


Tanpa Jesi sadri Rudi sudah menyadari bahwa ada Jesi di rumah makan yg ada di sebrang jalan Dari lantai paliang atas ia melihat ke bawah.


"Apa yg kamu lihat dari tadi ??".


"Tentu saja kekasih ku..." Peria itu tertawa " Aku tak menyankan kamu menyukai teman sekelas mu waktu SMA itu". Rudi tersenyum "Tentu saja, karna dia banyak berubah. Dulu dia terlihat culun namun sekarang dia merias dirinya, sepertinya ada peria yg ia suka." Tiba-tiba wajanya berubah dingin


Peria tadi pun tertawa "Kau boleh saja memilikinya dengan cara apa pun, tapi ingat jangan sampai karna wanita itu rencana ku untuk mendapatkan Windi yg ke dua kalinya Gagal,kamu mengerti."


Rudi tersenyum "Tentu saja tua  Robet Ananta , aku akan melaksanakan tugas lebih baik dari pada Andra dan Jordi yg hanya bisa menyusahkan kita." Robet tersenyum "Apa kamu sudah mengurimkan polisi palsu itu??" Rudi tersenyum "Sudah tuan, kita hanya perlu menungu beritanya keluar nanti besok".

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2