
Pada saat Bambang sadar ia melihat di sekelilingnya."Ana... Ana...",ia pun mencabut alat bantu pernapasnya dan mencobat turun ia pun terjatuh dan pada saat itu Windi dan Roy datng sontak merka menghampirinya ."Kak Bambang!!!".(Windi),pada saat tangan Windi akan memegang Bambang langsung di hentikan Roy,dan dengan cepat Roy mengankat Bambang kembali ke temat tidurnya kembali,dia sempat menolak sambil berteriak "Aku ingin mencari Ana.....,lepaskan aku b4j!ng4n!!!".
"Bang tenag."
"Gak ,gak mungkin aku bisa tenag.Kalian gak ngerti apa yg aku rasakan!!!!".Pada saat Bambang akan kembali turan Roy langsung menahanya dengan memeluk tebunya agar tidak turun dan membuat Bambang semakin berterika keras sambil meronta ronta yg membuat dokter dan suster yg bertugas mengurusnya langsung datang Dengan cepat dokter tadi segera menyuntikan obat penenang pada Bambang yg awalnya masih meronta ronta dan berterik kini mulai tertidur Roy kini mulai tenag dan demikian juga dengan Windi yg tadinya sangat kawatir pada Bambang kini merasa tenag ."Kalok boleh tau tuan dan nona ini siapa tuan ini".
"Oh kami sahabatnya,kedua orang tua pasian berada di luar negeri dan dia di sini bersama tuanganya."
"Oh ,apakah tadi tuan yg ini sedang bertengkar dengan pasian??".Roy pun menjelaskan semua yg terjadi pada dokter."Oh ,untung tuan mencegatnya karna kondisi pasin masih belum setabil jadi dia perlu istirahat,kalok gitu saya permisi dulu."Dokter dan suster tadi pun langsung keluar dari ruangan."Nona apa nona sudah menelfon Anastasia??".
__ADS_1
"Aku suadh menelfonya berulang kali namun nomornya tidak aktif,jadi aku hanya mengirim pesan padanya."
"Baguslah,entah apa yg terjadu pada mereka berdua".Roy pun menolah ke arah Bambang yg tengan tertidur.
Di bandara Anastasia yg tengah menungu psawat berikutnya tiba tiba mendapat pesan dari Windi setelah 20 kali pangilan tak terjawab yg memang sengaja tidak dia angkat.
Sonrak Anastasia berdiri dari tempat duduknya dan pada saat dia akan pergi ,pesawat yg akan dia tumpangi sudah akan pergi.
'Guma Ansatasia dalam hati'
__ADS_1
Bagai mana ini...
Setelah terdiam lama Anastasia pun memutuskan untuk kembali ke tujuan utamanya namun hati kecilnya kembali menguatkanya untuk kembali Ia pun berabalik dan beralari ke lauar bandara lalu menaiki taxsi menuju rumah sakit yg di katakan Windi.Di pertangahan jalan tiba-tiba ia berpikir "Apa yg aku lakukan ,harusnya aku pergi menjauhi dia.Bertapa bodonya aku".Pasa saat Anastasia akan memintai untuk berbalik kembali ke bandara tiba tiba hati kecilnya kembali berbicara."Bambang maksuk rumah sakit karna ku,masak aku dengan tanpa dosanya membiarkan dia aku harus bisa bertangung jawab dengan apa yg aku buat dan aku bisa pergi setelah dia kembali sembuh".
"Baiklah,aku sudah mengambil keputusan".
Sekian lama perjalanan kini sudah sampai di Ruamah Sakit xxxx Anastasia segera turun dengan membawa kopernya,Lalu masuk ke dalam ruamah sakit lalu ia bertanya pada Administrasi tentang dimana Bambang di rawat setelah sudah tau di mama tempat Bambang Anastasia pun segera pergi ke tempat yg di beri tau.
Bersambung.....
__ADS_1