Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan

Kontrak Nikah Dengan CEO Tampan
Bab 49.Hari yg membahagiakan


__ADS_3

Melepas pelukanya lalu menoleh ke arah samul."Jesi jangan sampai tertipu oleh peria aneh seperti dia...",Samuel pun menoleh ke arah Abraham "Apa apa aan sih kamu???".


"Kalok gitu akan ku telfon Simon dan memberitahunya bahwa kamu diam-diam menggoda wanita di luar".Sontak mereka semua yg ada di sana ke heranan namun Roy dan Abraham bersikap biasa saja."Apa 'Simon'???"Jesi begitu terkejut."Ya karna samuel pecinta sesama jenis".


"Jangan percaya pada Abraham,kekasih ku itu memeng peria tapi dia dulunya seorang wanita kok,dan juga lagi pula dia hanya mengganti jenis kelaminya...".Mereka semua terkejut kecuali Abraham dan Roy."Astaga ini tidak seperti yg kalian bayangkan".


"Sudah sudah ,ayo kita pulang.Aku sudah lapar".


"Tapi jalan masih di tutup nona".


"Tenang saja Windi akan ikut aku".

__ADS_1


"Emang kamu bawa mobil sayang".


"Emang aku datang ke sini jalan kaki???".


"Siapa tau kamu naik taxsi".


"Gak usah di bahs lagi ayo pulang,mungkin para tamu undangan sudah menunggu kita", Abraham pun menarik Windi,sedngkan lainya mengikuti mereka dari belakang. Windi, Abraham,Roy dan Jesi mengunakan mobil Abraham dan sisanya ikut bersama samuel sesampai di hotel terlihat banyak wartawan tadi yg menungu di luar kini berlari mengahmpri Abraham dan Windi yg datang sambil bergandengan tangan Merek tidak mempedulikan para wartawan tersebut dan tetap lewat karna di sekeliling mereka banyak Bodyguard yg menjaga mereka hinga ke dalam.


"Mereka itu memeng Bodyguard ku,emang kenapa??".


"Kok aku baru tu yah??",Abraham menoleh ke arah Windi lalu mengacak acak ramutnya.

__ADS_1


"Apa kamu sudah melupakan jasa mereka yg sudah menolong mu di pulai itu tadi".


"Oh,jadi mereka orang orang mu".


"Ya begitu lah".Mreka pun sampi di depan pintu tempat di mana acaratersebut di selanggarakan Windi segera memperbiki rambutnya yg kusut, Setelah selesai pintu pun terbuka dan memperlihatkan banyak tamu tamau yg menoleh ke arah mereka dan terdengr sura pembaw acara yg mengtakan.


"Inilah istri dari tuan Abraham,tidak lain adalah 'Nyonya Windi' ",semua tamu di sana bertepuk tangangn Windi hanya membalas dengan snyuman sambil memegang erat tangan Abraham karna merasa gugup.Pembawa acara tersebut pun memberikan mik kepada Abraham


"Terim kasih atas kesempatan ini,seperti yg di katakan pembawa acara kita bahwa wanita yg di sebelah saya adalah istri sya yg pertama dan yg terakhir ....".Sontak Windi terkejut lalu menoleh ke Abraham dan mata mereka saling bertemu,ternyata selama Abraham berbicar ia terus menoleh ke arah Windi."Walu maut yg memisahkan, aku akan tetap mencitai mu dan anak anak kita nanti.Slamat ualngtahun sayang yg ke 22 dan semoga kita kan terus bersama hinga tua nanti".Sontak Windi terkejut dari dulu yg selalu mengingat hari ulangtahunya hanya ibu dan ayahnya, ketika dia mendengar ungkapan selamat dari Abraham sontak ia menagis lalu memeluk Abraham.Abraham mengembalikan mik tadi pada pembawa acara lalu membalas pelukan windi.Lalu ia membisikan sesuatu di telinga Windi."I really really love you".Dan di balas Windi "Me too", semua tamu yg meliht mereka pada terharu,begitu juga degan simon,Roy dan Jesi yg datang dari tidak dari pintu utama .Abraham melepas pelukan mereka lalu menatap Windi lalu perlahan menghapus airmatanya setelah itu ia mencium keningnya."Kamu sudah laparkan ,ayo kita makan"Windi menganguk pelan lalau mereka pun segera pergi kesebuah meja yg sudah di persiapkan khusus untum mereka dan para tamu undangan kembali menikmati hidangan yg sudah di hidangkan.


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2